Jenderal Lapangan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Terluka, Tangan-Kepala Berdarah VIDEO Momen Polisi Banjarmasin Kena Pentung Saat Ricuh #SaveKPK Jilid II Aksi #SaveKPK Banjarmasin Panas, Kepala Petugas Kena Pentung Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Memanas Lagi, 7 Mahasiswa Dirawat! Gugatan Korban Banjir Vs Gubernur Kalsel, Pemprov Sibuk Siapkan Tangkisan

Oknum ASN PUPR Tapin dan Kontraktor Terdakwa Korupsi Proyek Tebing Siring Kembalikan Kerugian Negara

- Apahabar.com Jumat, 11 Juni 2021 - 15:02 WIB

Oknum ASN PUPR Tapin dan Kontraktor Terdakwa Korupsi Proyek Tebing Siring Kembalikan Kerugian Negara

Kepala Kejari Tapin, Zaenul Abidin Nawir saat konferensi pers, Jumat (11/6/2021). Foto: Apahabar.com/Sandy

apahabar.com, RANTAU – Terdakwa kasus korupsi proyek Tebing Siring Atalaut di Kecamatan Bungur, seorang oknum ASN Dinas PUPR Tapin dan kontraktor mengembalikan kerugian negara.

Hal ini ditegaskan Kepala Kejaksanaan Negeri (Kejari) Tapin, Zaenul Abidin Nawir, saat menggelar konferensi pers, Jumat (11/6/2021).

Zaenul Abidin Nawir mengatakan bahwa terdakwa telah mengembalikan kerugian negara sebesar Rp522 juta.

“Perkara tindak pidana sementara berjalan di Pengadilan Negeri Tipikor Banjarmasin sudah memasuki tahap pemeriksaan terdakwa,” ujar Zaenul.

Oknum ASN PUPR Tapin dan Kontraktor Terjerat Kasus Korupsi Ratusan Juta

Adapun uang kerugian negara sebesar Rp 522.749.800 rencananya pada hari Senin (14/6) depan akan disetorkan ke kas negara sebagai bukti bahwa tindak pidana korupsi telah terjadi.

“Terkait angka itu merupakan audit dari BPKAD Kalsel. Ada kemungkinan tuntutan yang diajukan ke majelis hakim akan dipertimbangkan Kejaksaan Negeri Tapin,” ungkapnya.

Meski demikian, kata dia, ancaman penjara tetap ada. “Kalau kemungkinan bebas Insya Allah tidak ada, karena dengan pengembalian uang ini adalah bukti bahwa terjadi tindak pidana korupsi,” lanjut dia.

Pantauan apahabar.com, di lokasi proyek siring tersebut rimbun dengan semak-semak tak terurus dan kondisi siring masih belum diperbaiki.

Padahal runtuhnya siring jembatan Sungai Ataluat itu terjadi pada awal tahun 2019 lalu.

Diwartakan sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Tapin melakukan pengungkapan tahap II pelimpahan berkas tersangka dan barang bukti kasus korupsi proyek pembangunan tebing siring Atalaut di Kecamatan Bungur.

Dari kasus itu, dua orang tersangka FF (37) dan RJS (37) merugikan uang negara sebanyak Rp522 juta.

FF (37) seorang kontraktor dan RJS (37) sorang oknum ASN, pejabat pembuat komitmen (PPK) di Dinas PUPR Tapin.

Kedua tersangka dikenakan Pasal 2 dan Pasal 3 UU No. 31 Tahun 1999 jo UU No. 20 Tahun 2001. Ancaman hukuman di pasal 2 paling singkat 4 Tahun dan paling lama 20 tahun penjara.
Sedangkan di pasal 3 ancaman hukuman paling singkat 1 tahun dan paling lama 20 tahun.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Malam Takbiran, Mayat Mengapung Gegerkan Warga Cempaka Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Diduga Kelaparan, Segerombolan Kera Liar Teror Warga di Banjarmasin Selatan

Kalsel

Tenaga Medis Tapin Meradang Dituding Dapat Duit, Pakar: Harusnya Berbalas Komentar
apahabar.com

Kalsel

Terdampak Bangunan IFK Dinkes Banjar, Ngudiyo Minta Keadilan
Hujan

Banjarmasin

Cuaca Kalsel Hari Ini, 11 Wilayah Waspada Hujan Disertai Petir

Kalsel

Dua Kali Dijebol, Portal Jejangkit Diperbaiki Lagi
SPBU

Kalsel

Honda Mobilio Terbakar di SPBU HST, Polisi Telusuri Dugaan Kelalaian
Pandemi

Kalsel

Program Akhir Tahun CSR BAF Peduli “Caring for Children”, Wujud Tanggung Jawab Sosial untuk Anak Indonesia yang Terdampak Pandemi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com