Mulai Esok, RS Idaman Banjarbaru Kembali Terima Pasien Baru PPKM Level IV: Banjarmasin Jauh Lebih Boros Ketimbang Banjarbaru Ssttt.. Satu Pembunuh Perawat RSDI Banjarbaru Lolos Penyergapan di Jawa Laut Cerita Relawan Banjar: Pahitnya Daun Sungkai Bisa Menyembuhkan Bantu Pasien Isoman, Menteri Muhadjir Pantau Asman Toga di Banjarmasin Utara

Open BO Lewat Whatsapp, Mucikari Ini Diringkus Polisi

- Apahabar.com     Senin, 28 Juni 2021 - 15:46 WITA

Open BO Lewat Whatsapp, Mucikari Ini Diringkus Polisi

Mucikari dua wanita yang ditawarkan melalui whatsapp diringkus polisi. Foto-apahabar.com / Riyadi.

apahabar.com, BALIKPAPAN – Seorang pria berinisial JR (41) tertunduk saat digiring jajaran Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polresta Balikpapan pada Senin (28/06). Rupanya JR menjadi mucikari dari dua orang wanita yang dijualnya melalui whatsapp.

JR sendiri diamankan di salah satu hotel berbintang di Balikpapan pada Rabu lalu (23/6). Kala itu petugas melakukan penyamaran untuk menyelidiki pelaku dengan memesan dua wanita melalui pesan whatsapp.

Kedua wanita tersebut berusia sekitar 24 dan 29 tahun. Setelah melakukan negosiasi harga, pelaku pun sepakat dan mengatur janji untuk transaksi.

“Anggota melakukan penyamaran dan ketemu untuk transaksi di hotel. Setelah diserahkan, anggota membuka penyamaran dan langsung mengamankan pelaku beserta barang bukti,” ujar Kasat Reskrim Polresta Balikpapan, Kompol Rengga Puspo Saputro saat press rilis di Mapolresta Balikpapan siang tadi.

Keterangan yang dihimpun oleh pelaku, ia menawarkan dua wanita kepada pria hidung belang dengan tarif masing-masing Rp 1,5 juta untuk satu kali main. Dari tarif tersebut pelaku mengambil untung sebesar Rp200 ribu per wanita yang dijualnya.

“Satu wanita dia dapat Rp200 ribu. Jadi total keuntungannya sebesar Rp400 ribu,” tuturnya.

Rengga mengatakan pelaku merupakan perantara dari wanita yang bisa di BO (Booking). Dia menawarkannya melalui whatsapp. Pelanggannya rata-rata orang umum atau swasta,” pungkasnya.

Alhasil, pelaku dijerat Pasal 2 atau Pasal 9 UU RI No 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang atau Pasal 296 KUHP atau 506 KUHP ancaman pidana enam tahun.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kaltim

Respons Panggilan Darurat Hanya 10 Menit, Polresta Balikpapan Ujicoba Layanan 110
apahabar.com

Kaltim

Pertagas Niaga Alirkan Gas ke 4.500 Sambungan di Samarinda
Double L

Kaltim

8.000 Butir Double L Dikirim Lewat Jasa Pengiriman di Balikpapan, Pemilik Diringkus
apahabar.com

Kaltim

Bantu Tangani Covid-19, Ketua RT di Balikpapan Dijanjikan Insentif Rp 1 Juta

Kaltim

Kasus Positif Covid-19 Balikpapan Bertambah 22 Orang, 5 Anak Tertular
apahabar.com

Kaltim

Bertambah 1, Postif Covid-19 di Kaltim Jadi 154 Kasus

Kaltim

Jatanras Polda Kaltim Ringkus Sindikat Curanmor Antarkota di Balikpapan
PMI Balikpapan

Kaltim

PMI Balikpapan Tak Terima Bantuan Pakaian Bekas untuk Korban Banjir Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com