Heboh Dikira Disembunyikan Makhluk Gaib, Ibu Muda di HST Akhirnya Ditemukan BREAKING! Warga “Bagandang Nyiru” Cari Ibu Muda yang Hilang di Cukan Lipai HST Kades-BUMDes Saradang Tabalong Ancam Polisikan Warga Penyebar Berita Bohong Kalah 39 Ribu Suara, H2D Pinta MK Kesampingkan Ambang Batas Pacu Sinergitas, Bjb Sekuritas Tandatangani PKS dengan Mandiri Sekuritas

Pemprov Keluarkan Aturan Baru Masuk Kalteng Selama Pandemi Covid-19

- Apahabar.com Kamis, 3 Juni 2021 - 07:00 WIB

Pemprov Keluarkan Aturan Baru Masuk Kalteng Selama Pandemi Covid-19

FOTO: Ilustrasi sejumlah pemudik berjalan di area keberangkatan Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya. Foto-Antara

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) mengeluarkan peraturan baru terkait orang masuk ke wilayah tersebut.

Peraturan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Pemprov Kalteng nomor 443.1/69/Satgas Covid-19, berlaku sejak Selasa (2/6/2021).

“Untuk masuk Kalteng menggunakan hasil tes antigen bisa, PCR bisa, GeNose juga bisa, silakan dipilih, karena sudah ada evaluasi,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kalteng Yulindra Dedy dilansir Antara, Selasa malam.

Diberlakukannya surat edaran baru ini, maka Surat Edaran Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 443.1/40/Satgas Covid-19 tanggal 13 April 2021 tentang ketentuan khusus perjalanan orang masuk wilayah provinsi dalam masa pandemi telah dicabut atau tidak berlaku lagi.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kalteng Kalteng Agus Siswadi menambahkan, dengan adanya SE baru itu, maka ketentuan orang masuk Kalteng lebih dilonggarkan.

Dalam artian diberikan sejumlah pilihan, baik bagi mereka yang merupakan pelaku perjalanan darat, udara maupun laut. Ada pun aturan itu sebagai berikut:

Pelaku perjalanan darat, udara maupun laut, untuk masuk ke Kalteng dapat menggunakan surat keterangan negatif hasil tes PCR, atau antigen yang sampelnya diambil dalam rentang waktu maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan, atau menggunakan surat keterangan negatif tes GeNose C19 sebagai persyaratan melanjutkan perjalanan.

Pelaku perjalanan pelayanan distribusi logistik maupun anak-anak di bawah usia 5 tahun, tidak diwajibkan menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes PCR, antigen ataupun tes GeNose C19 sebagai syarat perjalanan.

Pelaku perjalanan wajib menjalani karantina di tempat yang disediakan atau ditentukan pemerintah daerah, perusahaan, badan usaha, maupun swasta dengan biaya mandiri selama 5×24 jam.

Hal yang sama berlaku bagi pelaku perjalanan warga negara asing, namun perbedaannya adalah pada waktu karantinanya yakni 10×24 jam.

Ketentuan wajib karantina dikecualikan bagi mereka pelaku perjalanan pelayanan logistik maupun perjalanan dengan keperluan mendesak.

Selanjutnya pelaku perjalanan yang menginap di hotel, penginapan, wisma maupun fasilitas sejenisnya wajib menunjukan surat keterangan negatif tes PCR atau antigen atau tes GeNose C19.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

KPU Kalteng Siap Gelar Debat Perdana Pilgub
apahabar.com

Kalteng

Resmi, Jumlah DPT Kapuas untuk Pilgub Kalteng 258.524 Orang
apahabar.com

Kalteng

Alhamdulillah, Korban Kebakaran Pasar Pujon Kapuas Terima Bantuan
apahabar.com

Kalteng

Sungai Barito di Kalteng Kembali Surut, Angkutan Air Terganggu
apahabar.com

Kalteng

Belasan Orang Utan di Nyaru Menteng Terserang ISPA
apahabar.com

Kalteng

Kepincut Hutan, Raja dan Ratu Belanda ke Kalteng Maret

Kalteng

Tingkatkan Layanan Kesehatan, Kecamatan Kapuas Timur Gelar Rapat Lintas Sektor
apahabar.com

Kalteng

Wing Air Buka Rute Muara Teweh-Banjarmasin, Cek Jadwal dan Harga Tiketnya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com