Lebarkan Sayap, bjb Sekuritas Rambah Investasi Pasar Modal Jabar Siswa Tenggelam di Siring Banjarmasin Akhirnya Ditemukan Gugatan Jilid II Denny Indrayana Rontok, MK Kuatkan Kemenangan BirinMu Coffee Shop Banjarmasin Dibobol Maling, Terekam CCTV Pelaku Telanjang Bulat PPKM Level IV, Covid-19 di Banjarmasin-Banjarbaru Malah Naik….

Pencarian Nelayan Dirgahayu Kotabaru yang Lenyap di Perairan Samber Gelap Berlanjut

- Apahabar.com     Senin, 14 Juni 2021 - 12:48 WITA

Pencarian Nelayan Dirgahayu Kotabaru yang Lenyap di Perairan Samber Gelap Berlanjut

Tim Gabungan kembali turun tangan melakukan pencarian nelayan yang diduga terjatuh saat melaut. Foto: Koes Adi for apahabar.com

apahabar.com, KOTABARU – Pencarian nelayan bernama Anang (45) warga asal Pulau Laut Utara yang diduga tenggelam beberapa hari yang lalu di perairan Pulau Samber Gelap, Kotabaru terus berlanjut.

Pencarian hari kedua ke Pulau Samber Gelap ini kembali dilakukan oleh tim gabungan, Senin (14/6).

Kapolres Kotabaru, AKBP Andi Adnan Syafruddin, melalui Kasat Polair, Iptu Koes Adi Dharma, memastikan pencarian korban yang diduga tenggelam dilanjutkan.

“Iya. Hari ini, kami tim gabungan kembali terjun melakukan pencarian korban,” ujar Koes Adi, dikontak apahabar.com, Senin (14/6) siang.

Hal serupa juga diungkapkan Kepala Pos SAR Kotabaru, Teguh. Ia menyatakan bahwa anggotanya sedang melakukan pencarian bersama tim lainnya.

“Sekarang anggota kami masih di lokasi, Mas,” ujar Teguh.

Diwartakan sebelumnya, seorang nelayan asal Desa Dirgahayu, Kecamatan Pulau Laut Utara dikabarkan lenyap diduga terjatuh dari kapal saat melaut.

Informasi dihimpun apahabar.com, nelayan itu bernama Anang berusia 45 tahun. Ia dikabarkan terjatuh di kawasan perairan Pulau Samber Gelap.

Kapolres Kotabaru, AKBP Andi Andi Adnan Syafruddin, melalui Kasat Polair, Iptu Koes Adi Dharma membenarkan adanya informasi itu.

Informasi awal ihwal adanya nelayan terjatuh dari kapal diproleh dari media sosial Facebook, lantas dilakukan penyeledikan.

Korban melaut tidak sendiri. Namun bersama empat orang rekannya. Mereka berangkat menuju ke perairan Pulau Samber Gelap pada Jumat, (11/06).

Koes Adi bilang, sebelum korban terjatuh, pada Sabtu (12/06) sekira pukul 11.00 Wita, kapal tengah berlabuh di perairan Samber Gelap untuk dilakukan perbaikan jala.

Saat itu, korban kemudian menuju ke buritan kapal untuk memperbaiki jala yang rusak.

Namun, nahkoda kapal, dan rekan baru merasa curiga, lantaran korban lama tidak kembali.

Dalam kondisi panik, para rekan korban bergegas mencari ke buritan kapal. Namun, korban sudah tidak ada.

“Kala ity, nahkoda bersama rekan korban melakukan pencarian. Namun, belum membuahkan hasil,” ujar Kasat.

Koes Adi, menyebutkan tim gabungan telah terjun melakukan pencarian ke kawasan perairan Pulau Samber Gelap.

“Siang tadi, tim gabungan telah berangkat ke Pulau Samber Gelap melakukan penyisiran. Tapi, korban belum ditemukan sampai saat ini,” pungkas Koes Adi, Minggu (13/6) malam.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Saudi Setop Umrah, Penerbangan dari Kalsel Belum Reguler

Kalsel

Hadirkan Penyintas Kekerasan Wartawan, Pekan Jurnalistik LPM Lentera Uniska Segera Digelar
apahabar.com

Kalsel

Kemenag Kalsel Pantau Hilal Melalui Metode Hisab Rukyat
Baramarta

Kalsel

Eksepsi Ditolak, Eks Direktur Baramarta Siap Buka-bukaan di Persidangan
Mudik

Kalsel

Soal Larangan Mudik, 3 Kabupaten Kota di Kalsel Tak Lakukan Pembatasan
apahabar.com

Kalsel

Pilih Banjarmasin, Trakindo Dukung Peningkatan Prestasi Operator Alat Berat Indonesia
apahabar.com

Kalsel

Satgas TMMD Bagikan Sembako ke Warga Pinggiran Sungai
apahabar.com

Kalsel

Sambangi Kalsel, Wamen PUPR RI John Wempi Wetipo Akan Tinjau Sejumlah Proyek
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com