[FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah Detik-detik Tabrakan Horor di Balikpapan: 5 Tewas, Belasan Luka-Luka Ini Daftar Korban Kecelakaan Beruntun di Balikpapan

Penertiban Lapak Liar Pasar Pandansari Balikpapan, Pedagang Adu Mulut

- Apahabar.com     Rabu, 23 Juni 2021 - 14:23 WITA

Penertiban Lapak Liar Pasar Pandansari Balikpapan, Pedagang Adu Mulut

Petugas gabungan melakukan penertiban pedagang di area luar Pasar Pandansari. Foto-Riyadi

apahabar.com, BALIKPAPAN – Petugas gabungan melakukan penertiban besar-besar terhadap lapak liar di area Pasar Pandansari pada Rabu (23/6) mulai pukul 09.30 wita. Petugas pun mengangkut dan membongkar lapak pedagang yang berdiri di atas fasilitas umum (fasum).

Penertiban ini sesuai Surat Keputusan (SK) Wali Kota tentang penertiban pedagang serta Perda Penertiban Umum (Tibum). Para pedagang pun sempat kucing-kucingan dengan petugas lantaran lapak jualannya diangkut. Bahkan tak sedikit dari mereka yang adu mulut dengan petugas.

“Jangan cuma disini aja Pak, itu yang disana juga ditindak, harus adil,” ujar Rusdi, salah seorang pedagang ayam yang sempat bersitegang dengan petugas.

Memang polemik Pasar Pandansari ialah adanya ratusan pedagang yang memilih berjualan di jalan lantaran mudah mendapatkan kembali. Kondisi ini membuat pedagang yang masih berada di dalam gedung pun merugi lantaran pembeli banyak memilih berbelanja di luar.

Alhasil sejumlah pedagang sempat mendatangi pejabat yang menghadiri dalam hal ini Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan Arzaedi Rachman dan Kepala Satpol PP Kota Balikpapan Zulkifli. Para pedagang meminta pemerintah harus tegas menyikapi persoalan para pedagang liar tersebut.

“Jangan dibiarkan lah Pak, ditindak, kalau mau ya semuanya masuk kedalam (gedung) kita bertaruh (jualan) sama-sama kan enak. Jangan semua diluar, ya rugi kita di dalam,” tutur Dahlan, pedagang telur.

Sementara itu Kepala Satpol PP Kota Balikpapan Zulkifli mengatakan bahwa untuk jalan utama memang sudah tidak boleh lagi dimanfaatkan sebagai lapak berjualan. Pihaknya akan terus melakukan penindakan bila masih ada pedagang yang nekat membuka kembali lapak di atas fasum.

“Saya berharap penertiban di jalan utama bisa bertahan selamanya, yang lain kita upayakan untuk menyesuaikan,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Arzaedi Rachman mengatakan bahwa para pedagang yang ditertibkan berjumlah 521 pedagang. Ia meminta semua pedagang untuk berjualan di dalam agar area pasar nampak asri dan bebas macet.

“Jumlah pedagang itu semuanya ada 521 yang ditertibkan. Pokoknya sudah tidak boleh lagi berjualan di atas fasum, kami sudah menyiapkan sanksi kepada pedagang dan pembeli yang masih bandel yakni denda Rp 5 juta,” bebernya.

Para pedagang diminta masuk ke dalam gedung lantaran kapasitas di dalam gedung Pasar Pandansari masih banyak yang kosong.

“Di dalam ini yang kosong masih ada 971 lapak. Sementara yang ditindak tadi ada 521, jadi ya masih muat. Silahkan aja masuk ke dalam karena biayanya cuma Rp100 sampai Rp150 ribu, daripada di luar bayarnya mahal,” pungkasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kaltim

Truk Pengangkut Elpiji Hilang Kendali di Samboja Kukar, Sopir Tewas
Pemulung di Samarinda

Kaltim

Ambil Besi Dalam Air, Pemulung di Samarinda Ditemukan Tewas
Situasi didepan Kantor PPA Polresta Balikpapan, nampak Sutrisno (kanan) dan ayah korban, Malik (kiri) tengah menunggu Zahra yang diperiksa psikologinya oleh petugas. Foto-istimewa

Kaltim

KRONOLOGI Ditemukannya ZR Korban Penculikan Anak di Balikpapan

Kaltim

Ratusan Ikan Muncul ke Permukaan Sungai Mahakam, Warga Langsung Rebutan

Kaltim

Terungkap Buronan Kalsel Beraksi di Belasan TKP, Spesialis Kantor Pemerintahan

Kaltim

Cerita Mistis di Balik Penemuan Jasad Pelajar SMK Balikpapan
Tim SAR melakukan evakuasi mayat di Perairan Sungai Mahakam, Tenggarong. Foto-Istimewa

Kaltim

Pasien RSJ Kukar Melompat ke Sungai Mahakam Ditemukan Mengambang

Kaltim

Ratusan Burung Dilepas di Kawasan Hutan Ibu Kota Negara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com