Cuaca Kalsel Hari Ini: Tak Ada Peringatan Dini, Semua Wilayah Cerah! Cari Keadilan untuk Rekannya, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kejati Kalsel Akhirnya, Pelaku Pembunuhan Guru di RM Wong Solo Tanbu Tertangkap Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta

Penipuan Modus Ngeprank, Polisi Balikpapan Ringkus Wanita Berinisial DW

Jajaran Satreskrim Polresta Balikpapan, Kaltim, berhasil meringkus seorang wanita berinisial DW (34) di Samarinda.Setelah DW melakukan aksi
- Apahabar.com     Senin, 21 Juni 2021 - 20:12 WITA

Penipuan Modus Ngeprank, Polisi Balikpapan Ringkus Wanita Berinisial DW

Pelaku penipuan modus ngeprank diringkus jajaran Satreskrim Polresta Balikpapan. Foto-Istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – Jajaran Satreskrim Polresta Balikpapan, Kaltim, berhasil meringkus seorang wanita berinisial DW (34) di Samarinda.

Setelah DW melakukan aksi penipuan dengan modus ngeprank korban.

Bermula saat korban berinisial TA (37) dihubungi pelaku yang mengaku teman arisan ibunya.

Sebelum memulai aksinya, pelaku melakukan penelusuran di media sosial terhadap calon korbannya itu.

Korban pun percaya begitu saja lantaran mengaku teman arisan ibunya.

“Nomor anak korban dia dapat dari media sosial. Jadi sebelumnya pelaku ini melakukan profiling di media sosial,” kata Waka Polresta Balikpapan, AKBP Sebpril Sesa kepada media, Senin (21/6).

Pelaku yang menghubungi korban ini meminta korban untuk membantunya melakukan prank terhadap ibunya.

Yakni dengan skema berpura-pura telah terjadi aksi pencurian di rumah korban.

Dari sinilah korban diminta membungkus barang berharga di rumahnya dan mengirimkannya ke rumah korban di Samarinda.

“Barang dimasukkan ke dalam kertas kado. Habis itu disuruh serahkan ke jasa pengiriman yaitu Maxim. Setelah itu dikirim ke terminal untuk dikirim ke Samarinda. Sampai Samarinda dikirim lagi ke tempat pelaku melalui Maxim,” terangnya.

Lantaran percaya, korban pun melakukan apa yang diminta pelaku.

Sejumlah barang berharga dirumahnya pun dibungkus dan dikirim ke tempat korban.

Namun bukannya melanjutkan aksi prank, korban akhirnya tersadar bahwa dirinya sedang ditipu.

Ia pun langsung melapor ke Polresta Balikpapan dan ditindaklanjuti oleh jajaran Satreskrim.

“Adapun kerugian korban senilai Rp 800 juta,” sebut Sesa.

Petugas pun melakukan penyelidikan dengan memeriksa rekaman CCTV dekat rumah korban.
Dari situ didapati rekaman aktivitas jasa pengirikan yang membawa barang, lengkap dengan nopol kendaraannya.

Petugas pun langsung mendatangi jasa pengirim tersebut untuk mendapati identitas pelaku termasuk bukti transfer yang menggunakan rekening atas nama pelaku.

“Setelah dilacak pelaku rupanya berada di Samarinda. Tim berangkat ke sana untuk melakukan penangkapan. Diamankan juga beberapa barang bukti, salah satunya gelang berlian dan cincin permata,” ujarnya.

Pelaku pun diamankan ke Mapolresta Balikpapan untuk diperiksa lebih lanjut.

Akibat perbuatannya pelaku disangkakan Pasal 378 KUHP dengan ancaman pidana empat tahun penjara.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kaltim

Manggarsari Balikpapan Dilanda Banjir, Warga Minta Evakuasi

Kaltim

Dikira Motor Sengaja Ditinggal, Ternyata Pemilik Tewas Hanyut ke Parit
Pencabulan

Kaltim

Trauma! Kondisi Pelajar SMP Korban Pencabulan Mantan Bacalon Wali Kota Balikpapan
apahabar.com

Kaltim

Pemerintah Targetkan 126 Juta Hektar Lahan di Kaltim Dilindungi

Kaltim

PMI Balikpapan Kekurangan Stok Plasma Konvalesen, Penyintas Covid-19 Enggan Mendonor
apahabar.com

Kaltim

Tim Medis Nyatakan Wagub Kaltim Sembuh dari Covid-19
CPNS Penajam

Kaltim

CPNS Penajam, Ratusan Pelamar Tak Penuhi Syarat

Kaltim

Bertahan Hidup Saat Pandemi, Lewat Kain Perca Raih Pundi-Pundi Rupiah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com