Tok! Banjarmasin Esok PPKM Level IV, Berikut Ketentuannya Meninggal di Rumah, Guru Khalil Sempat Tak Sadarkan Diri Sejak Kamis Dikenal Karismatik, Alumni Ponpes Darussalam Sukses Jadi Bupati Banjar Kini Telah Tiada Ibnu Sina Ingin Penerapan PPKM Level IV Banjarmasin Lebih Humanis Perkelahian di Lapo S Parman Banjarmasin, Seorang Pemuda Tertusuk

Perjuangan Ridwan Temani Istri Melahirkan, dari Meratus ke Pusat Kota HST

- Apahabar.com     Sabtu, 26 Juni 2021 - 13:29 WITA

Perjuangan Ridwan Temani Istri Melahirkan, dari Meratus ke Pusat Kota HST

Ridwan saat mengurus kepesrtaan JKN-KIS di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Barabai./Foto: Feri for apahabar.com.

apahabar.com, BARABAI –Rasa syukur terpancar dari keluarga M Ridwan (20) setelah anak pertamanya berhasil lahir dengan kondisi sehat dan selamat.

Pria dari Lereng Meratus, Desa Hinas Kiri, Kecamatan Batang Alai Timur (BAT) di Hulu Sungai Tengah (HST) ini, mengingat kembali perjuangan menunggu kelahiran sang buah hati.

Ridwan mengungkapkan jarak yang ditempuh untuk mencapai RS tidaklah dekat. Mereka harus menempuh perjalanan 1,5 jam atau sejauh 45 kilometer untuk tiba di rumah sakit.

“Anak saya lahir pada 10 Juni 2021 kemarin di Rumah Sakit Damanhuri Barabai. Istri dan anak saya semuanya dalam keadaan sehat dan selamat,” ucap Ridwan.

Sehari sebelum kelahiran, kata Ridwan, istrinya mengalami tanda-tanda. Lewat bidan desa dan petugas Puskesmas Tandilang, ditentukanlah istrinya harus dirujuk ke RS untuk proses persalinan.

Karena memilik Jaminan Kesehatam Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), Ridwan tak perlu lagi memikirkan biaya persalinan.

Berbekal surat rujukan dan pendampingan dari bidan desa, dia dan keluarga dengan mantap menuju rumah sakit di pusat Kota HST.

“Awalnya ditanya juga oleh keluarga soal jaminan, tapi saya yakin karena saya dan istri punya KIS. Jadi yakin pasti ada jaminan untuk kelahiran,” tutur Ridwan.

Selama di rumah sakit, Ridwan mengaku tidak dipungut biaya sama sekali. Dia dan istrinya bahkan merasa dilayani dan dirawat dengan sangat baik.

“Pelayanannya yang kami terima sangat baik walaupun kami hanya peserta BPJS Kesehatan yang ditanggung pemerintah,” terang Ridwan.

Pascakelahiran, sang bayi pun langung bisa dicover pelayanannya oleh BPJS Kesehatan.

“Saya langsung mendaftarkannya (sang bayi) ke kantor BPJS Kesehatan Cabang Barabai. Saya dibantu dan didampingi bidan desa dari awal sampai akhir. Semuanya berlajan dengan lancar,” kata Ridwan.

Ridwan merasa lega karena KIS menjamin seluruh pelayanan untuk istri dan anaknya. Andai Ridwan tidak memilik KIS, bisa saja pembiayaan yang dikeluarkan akan berat baginya.

“Luar biasa rasanya selembar kartu ini jadi jaminan pelayanan kesehatan keluarga saya yang mungkin nominalnya cukup besar,” tutup Ridwan.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

HST

Nekat Langgar Protokol Kesehatan di HST, Siap-Siap Sanksi Menanti
PDAM

HST

Dugaan Korupsi di PDAM HST, Kejari Segera Ekspose Hasil Penyidikan
Chairansyah

HST

Usai Nyoblos Bersama Istri, Chairansyah Monitoring Beberapa TPS di HST
apahabar.com

HST

Ribuan Warga Barabai Terima Jaring Pengaman Sosial Tahap 1
apahabar.com

HST

PKK HST Bergerak Memutus Penyebaran Covid-19
Togel Online

HST

Jual Togel Online, Pemilik Warung di Kambat HST Diciduk Polisi
vaksinasi covid-19

HST

Siap-Siap, Tahap Pertama Vaksinasi di HST Digelar Februari
paripurna

HST

DPRD HST Gelar Rapat Paripurna, Aulia-Mansyah Segera Dilantik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com