VIDEO Momen Kasatlantas Banjarmasin Kena Pentung Saat Ricuh #SaveKPK Jilid II Aksi #SaveKPK Banjarmasin Panas, Kepala Kasatlantas Kena Pentung Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Memanas Lagi, 7 Mahasiswa Dirawat! Gugatan Korban Banjir Vs Gubernur Kalsel, Pemprov Sibuk Siapkan Tangkisan Investasi Rp 300 Triliun Oman di Kotabaru Dinanti Ratusan Pencari Kerja

Perpisahan Siswa Dilarang, Disdik Banjarmasin Temukan Sekolah Bandel!

- Apahabar.com Jumat, 4 Juni 2021 - 14:12 WIB

Perpisahan Siswa Dilarang, Disdik Banjarmasin Temukan Sekolah Bandel!

Sejumlah sekolah di Banjarmasin masih kedapatan menggelar perpisahan sekolah. Foto ilustrasi: apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Pengumuman kelulusan siswa SMP di Kota Banjarmasin dilaksanakan pekan ini.

Jadwal bergantung satuan pendidikan. Dinas Pendidikan telah memberikan seluruh hak metode pengumuman dan perpisahan kelulusan siswa ke sekolah.

Yang penting, sekolah harus mengatur untuk pengumuman tidak mengumpulkan orang banyak sehingga berpotensi penularan Covid-19.

“Kalau dilaksanakan terbatas, online dan offline tidak menimbulkan kerumunan yang banyak. Itu boleh boleh saja,” ujar Kepala Disdik Banjarmasin, Totok Agus Daryanto, Jumat (4/6).

Namun, dia tetap mengimbau supaya sekolah tidak menggelar perpisahan siswa. Meski begitu, nyatanya masih saja ada sekolah yang tidak patuh.

Totok mengatakan jajarannya menemukan beberapa sekolah swasta yang menggelar perpisahan siswa dengan pihak tenaga pendidik dan kependidikan.

Alasan yang disampaikan sekolah lantaran pihaknya terlanjur membooking tempat dan jadwal kegiatan perpisahan.

Lantas, apa sanksi bagi mereka? sekolah swasta tentu saja bukan ranah Disdik.

“Saya kira kembalikan ke Satgas Covid-19. Kalau dia memberikan izin dan dia bisa jamin protokol kesehatan (prokes) dipenuhi, saya silakan aja,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala SMP 7 Banjarmasin, Kabul mengatakan bahwa tidak pernah melaksanakan perpisahan siswa selama pandemi Covid-19.

Pembagian pengumuman kelulusan siswa dilakukan secara daring melalui web khusus milik sekolah.

Praktis, mereka hanya memasukkan nomor induk siswa ke dalam web tersebut. Metode ini juga dilaksanakan tahun kemarin. Dan, dinilai efektif untuk mengantisipasi kerumunan dan potensi Covid-19.

“Begitu dimasukkan pengumuman bisa diunduh. Alhamdulillah masyarakat sudah cerdas, kalau orang tua tidak bisa masih ada anak yang bisa,” pungkasnya.

Metode lain diterapkan untuk pembagian rapot kepada siswa kelas 9. Berkas rapot yang terlalu tebal tidak bisa dimasukkan ke dalam web sekolah. Alhasil, SMP 7 Banjarmasin melakukan pembagian rapot secara offline.

Untuk menghindari kerumunan, pihaknya membagikan sif kepada orang tua murid. Satu hari terdapat 3 sesi.

“Rapot dibagikan secara manual karena itu dijadikan siswa untuk mendaftar ke SMA atau SMK,” katanya.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Aksi Dukung Palestina

Banjarmasin

Aksi Dukung Palestina di Banjarmasin Long March hingga Galang Dana
Kodim 1007/Banjarmasin

Banjarmasin

Amankan Paskah, Puluhan Prajurit Kodim 1007/Banjarmasin Diterjunkan
Kalsel Cerah

Banjarmasin

Kalsel Cerah, BMKG: Waspada Karhutla

Banjarmasin

H2D Tegas Lanjut ke MK, Pengamat Politik Beri Apresiasi
solar

Banjarmasin

Warga Amanda Permai Banjarmasin Keluhkan Tumpahan Solar dari HBI, Bau Menyengat!
Pencuri kambuhan diamankan polisi setelah ketahuan mencuri burung warga Banjarmasin Selatan. Foto-Istimewa

Banjarmasin

Sikat Burung Warga Banjarmasin Selatan, Pencuri Kambuhan Diamankan Polisi

Banjarmasin

Polisi Banjarmasin Tangkap Jambret Berkedok Ojek Online
Rekapitulasi PSU

Banjarmasin

Rekapitulasi PSU Pilgub Kalsel di Banjarmasin Selatan: KPU Hadapi Sejumlah Kendala
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com