Heboh Dikira Disembunyikan Makhluk Gaib, Ibu Muda di HST Akhirnya Ditemukan BREAKING! Warga “Bagandang Nyiru” Cari Ibu Muda yang Hilang di Cukan Lipai HST Kades-BUMDes Saradang Tabalong Ancam Polisikan Warga Penyebar Berita Bohong Kalah 39 Ribu Suara, H2D Pinta MK Kesampingkan Ambang Batas Pacu Sinergitas, Bjb Sekuritas Tandatangani PKS dengan Mandiri Sekuritas

Polda Kalsel Temukan Alat Berat Saat Patroli di Wilayah PKP2B PT. SKB

- Apahabar.com Jumat, 4 Juni 2021 - 22:03 WIB

Polda Kalsel Temukan Alat Berat Saat Patroli di Wilayah PKP2B PT. SKB

Pihak kepolisian saat lakukan pembongkaran bangunan diduga milik penambang ilegal. Foto: apahabar.com/Sandy

apahabar.com, RANTAU – Polda Kalimantan Selatan melakukan patroli untuk menjaga wilayahnya dari aktivitas penambang ilegal di salah satu perusahaan Tambang batu bara di Kabupaten Tapin.

Penyisiran tersebut dilakukan tim gabungan direktorat objek vital Polda Kalsel dan Polres Tapin bersama pihak perusahaan di lokasi yang rawan adanya penambang ilegal atau tanpa ijin (PETI).

“Patroli kali ini kami lakukan di area PKP2B PT. Sumber Kurnia Buana (SKB). Patroli rutin kami laksanakan jam nya tidak tentu, karena kalau dijadwalkan pasti dibaca lawan (PETI),” ujar Kanit 1 VIP Direktorat Obvit Polda Kalsel, AKP Adenan, Jumat (4/6).

Saat di lokasi anggota kepolisian berhasil mendapati beberapa pondok bekas digunakan pelaku tambang ilegal. Dalam pondok sendiri ditemukan kompor, tempat memasak, kasur, dan lainnya.

“Kita temukan 4 gubuk atau pondok yang diduga milik penambang liar. Kita laksanakan penghancuran dengan cara dibongkar dan ada juga yang dibakar,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, petugas juga mendapati satu unit alat berat yang telah ditinggalkan operatornya.

“Untuk alat berat excavator itu diduga sudah lama, 3 hari sebelumnya tidak di situ alatnya jadi bergeser. Namun karena melihat kami, dia kabur meninggalkan tempat,” ujarnya.

AKP Adenan mengatakan untuk excavator nanti pihaknya akan berkoordinasi bersama Polres Tapin dan perusahaan untuk diamankan.

Sementara, Corporate Legal PT. SKB, Erwin Hutadjulu mengatakan adanya aktivitas PETI sangat merugikan negara dan perusahaan.

“Karena ada beberapa lubang yang telah direklamasi dibongkar kembali oleh pihak yang tidak bertanggung jawab (PETI),” ungkapnya.

“Saya berharap tidak ada PETI lagi, karena mereka hanya mengambil batu baranya tanpa ada tanggung jawab sama lingkungan dan kelestarian alam di sini,” lanjutnya.

Erwin mengatakan pihaknya sebenarnya sudah lama berkomitmen untuk menyanggah aktifitas tambang tersebut namun kemarin sifat persuasif.

“Tetapi kalau ada masih melanggar maka akan kita tindak tegas. Kami sangat berterima kasih kepada pihak kepolisian karena turut membantu pengamanan sehingga PETI tidak ada lagi,” tutupnya.

Polda Kalsel

Pihak kepolisian saat mengamankan satu unit alat berat excavator diduga milik penambang ilegal. Foto: Apahabar.com/Sandy

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tapin

TNI-Polri Jaga Ketat Misa Jumat Agung di Tapin
Ground Breaking

Tapin

Ground Breaking Pembangunan RSUD Baru, Bupati Tapin Akan Siapkan Dokter Spesialis
Vaksinasi

Tapin

Vaksinasi Perdana di Tapin, Sejumlah Pejabat Malah Darah Tinggi
Olahraga Panjat Dinding

Tapin

Baru Sebulan, Atap Sarana Olahraga Panjat Dinding di Tapin Rusak Diterjang Angin
Pasar Ramadan

Tapin

Pasar Ramadan di Tapin Ditiadakan, Kadisdag: Silahkan Jualan di Depan Rumah
Kodim 1010/Rantau

Kalsel

Ratusan Anggota Kodim 1010/Rantau Sudah Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua
apahabar.com

Tapin

Jalan Hauling PT AGM Ditutup Warga, Ada Apa? 
rsud datu sanggul rantau

Kalsel

April 2021, RSUD Datu Sanggul Rantau Akan Buka Pelayanan Hemodialisis
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com