UPDATE! Tunggu Supian HK, Massa #SaveKPK di Banjarmasin Ngotot Bertahan Jenderal Lapangan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Terluka, Tangan-Kepala Berdarah VIDEO Momen Polisi Banjarmasin Kena Pentung Saat Ricuh #SaveKPK Jilid II Aksi #SaveKPK Banjarmasin Panas, Kepala Petugas Kena Pentung Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Memanas Lagi, 7 Mahasiswa Dirawat!

Positif Covid-19 di Indonesia Bertambah 5.832, Kasus Kematian Naik 163

- Apahabar.com Minggu, 6 Juni 2021 - 17:50 WIB

Positif Covid-19 di Indonesia Bertambah 5.832, Kasus Kematian Naik 163

Ilustrasi tenaga medis. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Kasus positif virus corona (Covid-19) bertambah 5.832 pada hari ini. Dengan demikian, total kasus positif virus corona di Indonesia menjadi 1.856.038 sejak pertama kali diumumkan Presiden Joko Widodo pada awal Maret 2029 lalu.

Melansir CNN Indonesia, dari total kasus positif itu, sebanyak 1.705.971 di antaranya telah sembuh. Pasien yang sembuh dari infeksi virus corona bertambah 4.187 dari hari sebelumnya.

Kemudian, dari total kasus positif, 51.612 di antaranya meninggal dunia. Pasien yang meninggal dunia usai terinfeksi Covid-19 bertambah 163 dari hari sebelumnya. Jumlah spesimen yang diperiksa ada sebanyak 64.223. Kasus positif kini menjadi 98.455 usai bertambah 1.482 pada hari ini.

Sejauh ini, pemerintah pusat dan daerah masih terus berupaya menanggulangi pandemi virus corona di tanah air. Berbagai kebijakan telah dikeluarkan guna menekan laju penularan. Mulai dari pembatasan kegiatan masyarakat hingga program vaksinasi.

Pembatasan kegiatan masyarakat kini berlaku di skala mikro. Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro berlaku di seluruh wilayah Indonesia dengan tingkat risiko tinggi penularan virus corona.

Sementara itu, kasus positif virus corona melonjak tinggi di sejumlah daerah, yakni Kabupaten Kudus, Jawa Tengah dan Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto kini memimpin rapat penanggulangan Covid-19 di Kudus. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala BNPB Ganip Warsito serta Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo turut dalam rapat.

Mengenai lonjakan kasus di Bangkalan, pemerintah kota Surabaya memutuskan untuk melakukan penyekatan di Jembatan Suramadu. Warga Madura yang menuju Surabaya harus menjalani tes swab antigen. Terutama mereka yang tidak membawa surat negatif Covid-19.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Baku Tembak di Intan Jaya, Dua Nyawa Melayang
apahabar.com

Nasional

Telur Asin Kini Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia
Prokes

Nasional

Prokes Covid-19, Kepala Daerah Diminta Jalankan Instruksi Mendagri
Keputusan MA Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Dinilai Tepat

Nasional

Keputusan MA Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Dinilai Tepat
apahabar.com

Nasional

Heboh Kasus Penjualan Bayi di Medan, 2 Bidan Jadi Tersangka
apahabar.com

Nasional

Bantuan Masyarakat Terdampak Covid-19 Harus Tepat, Ini Saran HMR
apahabar.com

Nasional

Asik Mancing, Seorang Remaja Tewas Diterkam Buaya
apahabar.com

Nasional

Menhub: Seluruh Moda Transportasi Akan Dibuka Kembali Esok
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com