Kasus Oknum TNI Tembak Warga di Tanah Bumbu Masuk Babak Baru Sopir PT BKB Ditemukan Tewas di Tapin, Diduga Korban Pembunuhan Duh, Nelayan Dirgahayu Kotabaru Lenyap di Perairan Samber Gelap Rujuk Ditolak! Pemuda di Kelua Tabalong Jambret Ibu Muda Viral, Foto Anji Tersenyum Usai Ditangkap Polisi karena Narkoba

Realisasi DAK Fisik Kalsel dari APBN Baru 6 Persen

- Apahabar.com Sabtu, 5 Juni 2021 - 00:40 WIB

Realisasi DAK Fisik Kalsel dari APBN Baru 6 Persen

Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar. Foto-Humas Pemprov Kalsel

apahabar.com, BANJARBARU – Realisasi dana alokasi khusus (DAK) fisik di Banua yang bersumber dari APBN tahun ini cukup rendah, yakni baru 6 persen.

Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalsel, Sulaimansyah mengatakan, pagu DAK fisik untuk Kalsel tahun ini sebesar Rp1.446.485.313.000, namun baru terserap Rp86.584.323.432.

Rendahnya realisasi DAK fisik ini, menurut Sulaiman lantaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terlambat dalam melaksanakan lelang pengadaan barang serta ada tahapan lelang yang masih dalam proses sanggah.

“Selain itu, karena spesifikasi barang yang dibutuhkan tidak ada dalam e-catalog, dan data DAK fisik yang direkam oleh OPD pada aplikasi OMSPAN masih ada yang direview oleh APIP,” katanya, Jumat (4/6).

Disarankan Sulaiman, agar DAK cepat terserap maka proses pelaksanaan lelang pengadaan barang bisa dilaksanakan pada akhir tahun sebelumnya, setelah pagu definitif ditetapkan.

“Serta berkoordinasi dengan LKPP untuk pemenuhan barang yang belum ada di e-catalog, dan review oleh APIP terhadap data DAK fisik agar menjadi prioritas,” tandasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Roy Rizali Anwar mengingatkan pejabat satuan kerja (Satker) di jajarannya untuk tidak ragu, apalagi takut dalam mengelola kegiatan bantuan bersumber dari APBN.

Peringatan Roy, sangat beralasan mengingat hingga Mei 2021 progres belanja kegiatan pembangunan bersumber dari APBN penyerapan anggarannya masih rendah.

“Melihat data dan penjelasan Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalsel, penyerapan anggaran yang dikelola SKPD sebagian besar masih rendah. Lelang terlambat, anggarannya terlambat akhirnya perkembangan ekonominya terlambat juga,” ujarnya.

Dia mengingatkan, terkait e-catalog, lelang, dan sebagainya. Selama ada di e-catalog, tinggal klik maka barang akan datang setelah negosiasi. “Apa susahnya? yang penting kita tidak ada permainan,” ujar Roy.

Sepanjang kerja dilakukan dengan baik dan sesuai ketentuan dan aturan mainnya sudah jelas ujarnya, tidak ada masalah. “Jika ada pejabat yang sengaja tidak mengusulkan proyek dan tidak mengusulkan kegiatan DAK, tolong laporkan. Dinas apa?” tegasnya.

Dia juga mempersilakan pejabat mundur apabila hanya menginginkan jabatan, namun takut mengusulkan proyek dengan alasan tidak mau diperiksa. “Kita akan cari orang yang berani,” tuntas dia.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemprov Kalsel

Paman Birin Ingin Kalsel Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional Tahun Depan
apahabar.com

Pemprov Kalsel

HUT Kalsel ke-70 dan Momentum Pembangunan Banua yang Lebih Baik
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Kalsel Cetak Ribuan Petani Milenial, Kadis Pertanian: BPP Homebasenya
Pj Gubernur Kalsel

Pemprov Kalsel

Berkarir di Pemerintahan, Simak Tips dari Pj Gubernur Kalsel
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Apresiasi Pengembangan Profesionalisme Guru di Kalsel, Paman Birin Puji PGRI
bpbd kalsel

Pemprov Kalsel

BPBD Kalsel Terima Donasi Rp100 Juta Dari Telkomsel untuk Penanggulangan Banjir
Stok Gula

Pemprov Kalsel

Stok Gula dan Daging di Kalsel Aman hingga Idul Fitri
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Serahkan Penghargaan WCD, Paman Birin Harap Banjarbaru Jadi Pemantik Pengelolaan Lingkungan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com