Armada Batu Bara Nebeng Fasum, Puluhan Pemuda Kotabaru Turun ke Jalan Megaproyek 4 Smelter Haji Isam, Prof Mutia Bilang Begini  Kata Pemprov Soal Megaproyek 4 Smelter Haji Isam di Kalsel Bersih-bersih Badut Jalanan di Kapuas, Satu dari Banjarmasin Terjaring Resmi Dubes, Pengganti ‘Urang Banua’ Jadi Jubir Jokowi Masih Tanda Tanya

Ribuan Orang di Kalsel Divaksin, Perhatikan 5 Hal Penting Usai Disuntik

- Apahabar.com     Sabtu, 26 Juni 2021 - 21:42 WITA

Ribuan Orang di Kalsel Divaksin, Perhatikan 5 Hal Penting Usai Disuntik

Vaksinasi massal yang digelar di Banjarmasin, Sabtu (26/6). Foto-Antara

apahabar.com, BANJARMASIN – Hari ini ribuan orang di Kalsel mengikuti vaksinasi massal.

Pemprov Kalsel sendiri menargetkan 18 ribu orang perharinya.

Vaksinasi massal sendiri digelar hampir diseluruh 13 kabupaten/kota, Sabtu (26/6).

Di Banjarmasin, warga yang mengikuti vaksinasi massal berjumlah 6 ribu lebih hari ini.

Vaksinasi di GOR Hassanudin diikuti sebanyak 1.350 orang.

Di Mahligai Pancasila sebanyak 1.635 orang. Kemudian di Gedung Sultan Suriansyah sebanyak 2.291 orang.

Lalu, di Aula Mathilda Polda Kalsel 600 orang dan di Rumah Sakit TPT sebanyak 724 orang.

Sasarannya, para lansia, kelompok pelayanan publik dan masyarakat umum berusia di atas 18 tahun.

“Kalau kelompok pelayanan publik ini luas, ada tukang ojek hingga pedagang,” kata Kadinskes Kalsel, Muslim.

Terkait realisasi vaksinasi, Muslim menyebut secara keseluruhan baru 36 persen.

Dengan rincian, tenaga kesehatan 98 persen, petugas publik 63 persen dan lansia 5,4 persen.

Terlepas dari itu, apa yang perlu diperhatikan setelah divaksin Covid-19?

Melansir laman halodoc.com, ditinjau oleh dr Kevin Adrian, adapun langkah yang perlu diperhatikan sebagai berikut:

1. Perhatikan Efek Samping Vaksin

Berbagai jenis vaksin, termasuk vaksin Covid-19, dapat menimbulkan beberapa efek samping ringan berikut ini:

Nyeri dan bengkak di lokasi suntikan
Demam
Menggigil
Lelah atau tidak enak badan
Sakit kepala

Walau sangat jarang terjadi, vaksin kadang bisa menimbulkan efek samping berbahaya, seperti reaksi alergi, sesak napas, dan anafilaksis.

Oleh karena itu, setelah mendapatkan vaksin Covid-19, Anda akan diminta untuk tidak meninggalkan fasilitas kesehatan di mana Anda menerima vaksin selama kurang lebih 30 menit.
Tujuannya adalah agar dokter bisa memastikan Anda tidak mengalami efek samping tersebut.

2. Redakan Efek Samping Vaksin

Untuk meredakan nyeri atau efek samping vaksin Covid-19 yang dirasa mengganggu, Anda disarankan untuk beristirahat yang cukup, memberi kompres dingin pada area suntikan, dan lebih sering menggerakkan lengan yang disuntik.

Anda juga bisa menggunakan obat pereda nyeri yang dijual bebas, seperti paracetamol, untuk mengurangi nyeri. Namun, sebelum menggunakan obat tersebut, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

3. Tetap Terapkan Prokes

Meski sudah mendapat vaksin Covid-19, bukan berarti Anda sepenuhnya terhindar dari infeksi virus Corona.

Orang yang sudah divaksin Covid-19 tetap bisa terkena penyakit ini, bahkan menularkannya kepada orang lain.

Oleh karena itu, tetaplah menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah Covid-19, seperti:

Mengenakan masker saat berada di luar rumah.

Menjaga jarak minimal 1,5–2 meter dari orang lain.

Mencuci tangan dengan air dan sabun selama 20 detik atau menggunakan hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60%.

Beristirahat di rumah ketika merasa tidak enak badan

4. Siapkan Diri untuk Vaksinasi Kedua

Vaksin Covid-19 harus diberikan dalam 2 dosis agar bisa menghasilkan reaksi imunitas yang optimal terhadap virus Corona.

Jadwal pemberian vaksin Covid-19 kedua akan ditentukan pelaksana setelah pemberian dosis pertama.

5. Muncul Penyakit Lain usai Vaksinasi Covid-19

Setelah mendapatkan vaksinasi Covid-19, Anda sebaiknya menunda pemberian vaksin untuk penyakit lain. Seperti vaksin flu dan vaksin hepatitis B.

Jarak waktu penundaan vaksinasi untuk penyakit lain setelah mendapatkan vaksinasi Covid-19 adalah sekitar 2–4minggu.

Untuk menentukan jadwal pemberian vaksin Covid-19 dan vaksin lainnya, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter.

Setelah mendapatkan vaksin Covid-19, hasil rapid test antigen dan antibodi Covid-19 Anda mungkin bisa menunjukkan hasil reaktif, tetapi jangan panik.

Ini bisa jadi disebabkan oleh reaksi tubuh terhadap vaksin.

Untuk memastikan apakah hal tersebut merupakan reaksi terhadap vaksin atau memang karena Covid-19, Anda dapat berkonsultasi ke dokter.

Bila perlu, dokter mungkin akan menyarankan pemeriksaan PCR untuk memastikan diagnosis Covid-19.

Itulah hal-hal yang perlu dilakukan setelah vaksinasi Covid-19.

Secara umum, vaksin Covid-19 yang kini disediakan pemerintah cukup aman dan efektif untuk mencegah infeksi virus Corona.

Namun, apabila setelah divaksin Anda mengalami keluhan tertentu, seperti sesak napas, sakit kepala berat, wajah dan tenggorokan bengkak, muncul ruam kemerahan di kulit, atau jantung terasa berdebar, segera periksakan diri ke dokter dokter untuk mendapatkan penanganan.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tambah 127 Positif Covid-19, Kasus Terbanyak Hari Ini Datang dari HSU
apahabar.com

Kalsel

Bupati HST Tidak Tahu Jika Dipolisikan Terkait Cawabup
apahabar.com

Kalsel

Duh, Napi Cantik Kalsel Cuci Uang Narkoba Rp5,2 Miliar
apahabar.com

Kalsel

Milad ke-21, BSM Cash Outlet Banjarmasin Hasan Basri Bantu Yatim dan Dhuafa

Kalsel

Bulan Kemerdekaan, Pedagang Bendera di Tanbu Mulai Ramai
apahabar.com

Kalsel

Tewas Kehabisan Darah, Keluarga Suami di Martapura Disebut Ikhlas
Hujan lebat

Kalsel

Debit Sungai Tabalong Meningkat Akibat Hujan Lebat, Warga Diminta Waspada
apahabar.com

Kalsel

Diduga Cacat Formil, Aktivis Kembalikan Surat Panggilan Polda Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com