Cuaca Kalsel Hari Ini: Cerah Berawan, BMKG Minta Waspada Karhutla! Siap-Siap, Perpanjangan PPKM Level IV Banjarbaru Diputuskan Hari Ini POPULER SEPEKAN: Pilgub Kalsel Berakhir, ‘Musuh Harat’ LAPAN Ungkap Fenomena Matahari Memutih Sebab Suhu Dingin Indonesia PPKM Level IV, Sejumlah Cafe hingga Rumah Makan di Banjarmasin Didatangi Petugas

Salut! Belakangan Ini, Warga Banjarmasin Antusias Donor Darah

- Apahabar.com     Sabtu, 19 Juni 2021 - 11:32 WITA

Salut! Belakangan Ini, Warga Banjarmasin Antusias Donor Darah

Ilustrasi donor darah. Foto: pmi.or.id

apahabar.com, BANJARMASIN – Antusias warga Kota Banjarmasin dalam mendonorkan darahnya terbukti nyata.

Selama dua hari belakangan ini, bingkisan yang disediakan Unit Donor Darah (UDD) PMI Banjarmasin mampu mendatangkan 389 pendonor. Mereka mendonorkan darah dalam momen Hari Donor Darah Sedunia.

Kepala UDD PMI Kota Banjarmasin, dr Aulia Ramadhan Supit menjelaskan, bahwa pihaknya mampu mendistribusikan ratusan kantong darah ke sejumlah rumah sakit (RS) di Banjarmasin, selama beberapa hari ke depan.

“Ya, stoknya cukup untuk satu atau dua hari ke depan,” ujarnya, Minggu (19/6).

Rama mengatakan bahwa metode dengan memberikan bantuan sembako kepada pendonor memang sudah sering dilakukan pihaknya.

Namun, metode tersebut tak bisa terus-terusan dilakukan lantaran ketersediaan sembako juga bergantung bantuan para donatur.

Sehingga, ia pun berharap ke depannya ada donatur yang bisa kembali membantu menyediakan sembako.

“Kami akui UDD PMI sendiri tidak memiliki budget untuk pengadaan sembako. Budget yang ada hanya bisa untuk biaya pengolahan darah dan gaji pegawai,” ungkapnya.

Selain itu, dr Rama juga menerangkan bahwa sejak berdiri, UDD PMI Kota Banjarmasin belum pernah disubsidi oleh pemerintah daerah.

Hal ini menurutnya berbeda dengan UDD PMI di daerah lain, yang tiap tahun mendapatkan subsidi dari pemerintah daerahnya. Meskipun, subsidi yang diberikan bukan dalam bentuk pendanaan.

“Tapi dalam bentuk barang. Misalnya pembelian kantong darah, pembelian pemeriksaan reagen untuk pengolahan darah. Jadi UDD PMI tinggal menerima alatnya,” jelasnya.

Andai UDD PMI Kota Banjarmasin disubsidi pemerintah daerah, dr Rama meyakini bahwa setidaknya itu bisa membantu kesejahteraan UDD PMI Kota Banjarmasin.

Sehingga budget yang biasa dialokasikan untuk biaya pengolahan darah, akhirnya juga bisa dialokasikan untuk penyediaan sembako atau souvenir bagi para pendonor.

“Kalau tidak pernah dibantu oleh pemerintah daerah, ya akan terus kesulitan,” tambahnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Rapat DPRD Kalsel Dipenuhi Kursi Kosong Lagi
apahabar.com

Kalsel

Demi Lihat Orang Utan, Pasangan Bule Ini Menabung 11 Tahun
Tabalong

Kalsel

Terkuak, Motif Suami Tega Bunuh Istri di Takulat Tabalong
Banjir Kalsel

Kalsel

Momen Haru Rian D’Masiv Pulihkan Senyum Anak Korban Banjir Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Siap-siap, PDAM Intan Banjar Akan Stop Distribusi Air
apahabar.com

Kalsel

Jabatan Wabup Kosong, Ormas Desak Chairansyah Putuskan Dua Nama
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kotabaru: Bertambah 7 Positif, 5 Sembuh
apahabar.com

Kalsel

Pascabanjir, BPBD Tala Masih Lakukan Validasi Data Kerugian
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com