Siap-Siap, Perpanjangan PPKM Level IV Banjarbaru Diputuskan Hari Ini POPULER SEPEKAN: Pilgub Kalsel Berakhir, ‘Musuh Harat’ LAPAN Ungkap Fenomena Matahari Memutih Sebab Suhu Dingin Indonesia PPKM Level IV, Sejumlah Cafe hingga Rumah Makan di Banjarmasin Didatangi Petugas Salut! Bukan Sarjana, Pria Banjarmasin Ciptakan Alat Deteksi Vaksinasi

Sekolah Bakal Gelar Pembelajaran Tatap Muka, Dewan Minta Skemanya Ditaati

- Apahabar.com     Rabu, 16 Juni 2021 - 13:34 WITA

Sekolah Bakal Gelar Pembelajaran Tatap Muka, Dewan Minta Skemanya Ditaati

Komisi IV DPRD Kalsel Wahyudi Rahman.

apahabar.com, BANJARMASIN – Awal Juli 2021 nanti, Pemprov Kalsel bakal ikut melakukan pembelajaran tatap muka perdana di tengah pandemi Covid-19.

Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nadiem Makarim mengatakan durasi pembelajaran tatap muka mengacu pada Surat Keputusan Bersama 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.

Dalam SKB itu juga diterangkan pembelajaran dilaksanakan maksimal dua jam selama dua hari per minggu dengan kapasitas siswa 25 persen per kelas.

Kebijakan itu mendapat respons positif dari anggota Komisi IV DPRD Kalsel, Wahyudi Rahman.

“Mengingat situasi pandemi Covid-19 masih terjadi, rencana pembelajaran tatap muka mulai 1 Juli 2021 sesegeranya akan kami bahas bersama SKPD terkait dan Satuan Tugas Penanggulangan Pandemi Covid-19,” katanya, Rabu (16/6).

Menurut politisi muda PDIP, terkait rencana pembelajaran tatap muka di SMA/SMK saat ini, baru dalam tahapan menerima usulan yang disampaikan kepala sekolah kepada Dinas Pendidikan Kalsel.

“Usulan tersebut pada minggu pertama Juni akan dibahas bersama dengan SKPD terkait dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kalsel. Selanjutnya dari hasil pembahasan minggu kedua Juni akan disimulasikan di lapangan,” kata Wahyudi.

Jika memenuhi syarat, ujarnya, maka usulan tersebut pada minggu ketiga Juni diteruskan kepada Pj Gubernur untuk mendapatkan persetujuan.

“Apabila memperoleh persejuan maka tahun ajaran baru 2021/2022 kegiatan Pembelajaran Tatap Muka secara bertahap dan terbatas bisa dimulai,” jelasnya.

Wahyudi mengatakan keputusan akhir pelaksanaan PTM berada di tangan Satgas Covid-19, baik di tingkat provinsi maupun di kabupaten/kota.

“PTM untuk tingkat SMA/SMK harus persetujuan Satgas Tingkat Provinsi setelah berkoordinasi dengan Dinkes dan Disdik, untuk SMP/Madrasah di Satgas kabupaten/kota,” ujarnya.

Terkait program vaksinasi Covid-19 tenaga pengajar atau guru di Kalsel, kata Wahyudi, berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan, belum rampung karena kurangnya vaksin.

“Info dari dinas kesehatan, vaksin untuk tenaga pengajar belum datang. Vaksinasi Covid-19 masih berfokus pada lansia,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Muslim, ketika dikonfirmasi mengatakan realisasi guru yang telah divaksin Covid-19, tahap I sebanyak sebanyak 53 persen, dan tahap II sebanyak 27 persen.

“Jumlah guru di 13 kabupaten/kota di Kalsel sebanyak 105.116 orang. Yang sudah tervaksin sebanyak 55.671 orang,” ujarnya.

Muslim mengatakan rencana pembelajaran tatap muka tidak harus dilaksanakan serentak, tapi melihat pada kategori zona Covid-19. Jika suatu daerah berada di zona hijau, kemungkinan pembelajaran tatap muka besar untuk dilaksanakan.

Sementara guru yang akan mengikuti pembelajaran tatap muka harus sudah mengikuti vaksinasi.

Saat PTM, kata Muslim, protokol kesehatan harus dijalankan para tenaga pengajar, dan siswa secara disiplin, serta fasilitas prokes juga harus tersedia.

Oleh karena itu, menurut Kadinkes, para guru harus memiliki pengetahuan tentang Covid-19, sehingga bisa memberikan pembelajaran tambahan kepada siswa.

“Jika ditemukan ada gejala, paling tidak bisa memberikan penanganan agar risiko penularan dapat dicegah,” katanya.

Muslim mengatakan, meski masih di tengah pandemi Covid-19, aktivitas dan kegiatan pada prinsipnya bisa berjalan namun koridor prokes benar benar harus dijalankan,

“Kita sudah hidup berdampingan dengan Covid-19, lambat laun kita akan menang, kalau kita menjalan koridor dengan benar,” tutupnya.

 

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Gas

Kalsel

Gelapkan Puluhan Tabung Gas Bersubsidi, Oknum Pegawai Pangkalan di HST Dipolisikan
apahabar.com

Kalsel

Bantah Prostitusi Online Marak, Pemkot Banjarmasin: Kami Belum Temukan
apahabar.com

Kalsel

Karhutla Kalsel 2019, Terparah Dalam Empat Tahun Terakhir
apahabar.com

Kalsel

Pejuang Medis Batola Digoyang Isu Insentif Rp5 Juta
PPKM

Kalsel

Sempat Diguyur Hujan, Petugas Tetap Antusias Atur Jam Malam PPKM Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Amankan Malam Natal, Anjing Pelacak Turut Diturunkan
Ovie

Banjarbaru

Sukses Antarkan Ovie Menangi Pilwali Banjarbaru, Harlah ke 48 PPP Istimewa
apahabar.com

Kalsel

Kemenkumham Sosialisasi Layanan Kewarganegaraan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com