Lebarkan Sayap, bjb Sekuritas Rambah Investasi Pasar Modal Jabar Siswa Tenggelam di Siring Banjarmasin Akhirnya Ditemukan Gugatan Jilid II Denny Indrayana Rontok, MK Kuatkan Kemenangan BirinMu Coffee Shop Banjarmasin Dibobol Maling, Terekam CCTV Pelaku Telanjang Bulat PPKM Level IV, Covid-19 di Banjarmasin-Banjarbaru Malah Naik….

Seminggu Buron, Kakak-Adik Pembunuh Nenek Kandung Ditangkap di Kutai Barat

- Apahabar.com     Jumat, 18 Juni 2021 - 15:11 WITA

Seminggu Buron, Kakak-Adik Pembunuh Nenek Kandung Ditangkap di Kutai Barat

Hajeryanor (32) dan Reviyani (24), kakak-adik berstatus tersangka pembunuh nenak Hj Kamriah saat diamankan petugas. Foto-Istimewa

apahabar.com, MUARA TEWEH – Setelah seminggu buron, polisi akhirnya sukses menangkap Hajeryanor (32) dan Reviyani (24), kakak-adik, tersangka pembunuh nenek kandung, Hj Kamriah (36).

Warga Jalan Inpres RT 03, Kelurahan Jingah, Kecamatan Teweh Baru, Barito Utara itu ditangkap di sebuah rumah di Camp Tanaig Desa Besig, Kecamatan Damai, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, Jumat (18/6) sekitar pukul 03.30 Wita.

Penangkapan dilakukan Unit Buser Satreskrim Polres Barut bersama dengan anggota Unit Buser Satreskrim Polres Kutai Barat dibantu anggota Polsek Teweh Timur.

Kapolres Barito Utara AKBP Dodo Hendro Kusuma SIK melalui Kasat Reskrim AKP Tommy Palayukan SIK menerangkan, kedua tersangka masuk DPO sejak seminggu lalu, karena dugaan kasus pembunuhan terhadap nenek Hj Kamriah.

Kronologisnya, terang Kasat Reskrim, Rabu 09 Juni 2021 sekitar pukul 16.00 WIB, di kebun karet Sosial, Rt V, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara telah terjadi peristiwa penemuan mayat berjenis kelamin perempuan yang kemudian diketahui bernama Hj Kamriah.

Pada awalnya, kata Tommy, korban (Kamriah) sekitar pukul 06.00 WIB diantar cucu nya YY ke kebun karet tersebut untuk menyadap karet.

Kemudian sekitar pukul 11.00 WIB cucu korban menjemputnya di pinggir jalan menuju kebun karet, karena dari kebiasaan sehari-hari korban dijemput pulang.

Kemudian setelah cucu korban cukup lama menunggu sang nenek namun tidak keluar dari kebun tersebut. Dia pun pulang dan memberitahukan kepada Didi (anak korban).

Mendengar kabar tersebut, Didi beserta pihak keluarga lainnya mencari korban ke kebun karet. Setelah dilakukan pencarian, sekitar pukul 16.00 WIB korban ditemukan tergeletak tak bernyawa di samping pohon karet.

Pada saat ditemukan, anting emas yang dipakai tidak lagi terpasang di telinga, dan handphonenya juga tidak ada.

Kemudian pada saat korban di bawa ke rumah korban di Jl. Inpres, Rt. 03, Kecamatan Teweh Baru, pihak keluarga melihat kamar milik nenek malang itu berantakan.
Mengetahui kejanggalan tersebut pihak keluarga melaporkan kejadian ke Polres Barito Utara.

Kecurigaan pun mengarah pada Hajeryanor (32) dan Reviyani (24) cucu korban sendiri. Karena dari informasi beberapa keluarga korban bahwa ada melihat cucu korban Hajeryanor berada di rumah korban saat belum ditemukan.

Padahal sebelumnya, cucunya itu berkunjung, setelah sang kakek (suami korban) meninggal dunia sekitar setahun yang lalu.

Sejak ditemukan jenazah korban, Hajeryanor, Reviyani beserta anak istri Hajeryanor tidak pernah terlihat lagi oleh pihak keluarga.

Kemudian didapat informasi bahwa ada warga yang melihat Hajeryanor, Reviyani beserta istri dan anak menumpang truk menuju ke arah Benangin, Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara.

Setelah menindak lanjuti informasi tersebut ternyata keempat orang tersebut mendatangi keluarga yang berada di Camp Puti dan meminta untuk diantarkan ke Simpang Lampanang, jalan arah menuju Kutai Barat, Kalimantan Timur.

Selanjutnya anggota Unit Buser Satreskrim Polres Barito Utara dengan anggota Unit Buser Satreskrim Polres Kutai Barat dan anggota Polsek Teweh Timur berkoordinasi.

Polisi gabungan pun sukses melacak tersangka di di Camp Tanaiq, Desa Besiq, Kecamatan Damai, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. Keduanya pun diamankan, Jumat 18 Juni 2021 sekitar pukul 03.30 Wita.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Surat Antigen

Kalteng

Kronologi Oknum Perawat Banjarmasin Ditangkap Palsukan Surat Antigen di Kapuas

Kalteng

Angker! Warga Anjir Kalampan Kapuas Minta Jembatan Ini Dipasang Lampu Penerangan
masker

Kalteng

Tekan Penyebaran, Satgas Covid-19 Barito Utara Bagikan 10 Ribu Masker
apahabar.com

Kalteng

Wow! Aset Pemprov Kalteng yang Dibawa Mantan Pejabat Capai Rp 9 Triliun
Lamandau

Kalteng

Lamandau, Tuan Rumah Popnas Pencak Silat dan Tenis Meja
Tagana

Kalteng

Bantu Layanan Sosial dan Kesehatan, Tim Tagana dan PSC 119 Kapuas Sisir Lokasi Pengungsian
apahabar.com

Kalteng

RSUD Muara Teweh Ancam Batasi Layanan Terhadap Pasien

Kalteng

Sempat Dirawat di RS, Bos Pempek yang Ditabrak Pikap di Kalteng Meninggal Dunia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com