Siapkan Kejutan di Gugatan MK Jilid II, H2D: Mohon Bersabar Sebulan… Raisya, Gadis Kelua Tabalong yang Hilang Sempat Ingin Mondok Alokasi Rp 1,5 M, Kawasan Siring Piere Tendean Banjarmasin Bakal Dipagar Dimotori Arul Efansyah, Eks Power Metal Dirikan Band XREAL Ditertibkan, Belasan Supeltas di Alalak Batola Diingatkan Jangan Pungli

Sinovac Disetujui WHO, Erick Thohir Berharap Arab Saudi Membuka Diri Terkait Haji

- Apahabar.com Rabu, 2 Juni 2021 - 15:35 WIB

Sinovac Disetujui WHO, Erick Thohir Berharap Arab Saudi Membuka Diri Terkait Haji

Menteri BUMN, Erick Thohir. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Vaksin Sinovac mendapat persetujuan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Menteri BUMN Erick Thohir pun berharap hal itu dapat mempermudah mobilisasi masyarakat Indonesia yang sudah mendapatkan vaksin, termasuk perjalanan luar negeri, seperti Haji

Erick menuturkan persetujuan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) vaksin Sinovac untuk penggunaan darurat menunjukkan kualitas vaksin tersebut.

Dengan persetujuan itu, dua vaksin impor dari China yang digunakan Indonesia, yaitu Sinovac dan Sinopharm telah mengantongi izin penggunaan darurat dari WHO.

“Kami senang hari ini membuktikan bahwa pilihan vaksin impor yang kami lakukan bukan kaleng-kaleng, tapi vaksin beneran,” ujar Erick di Gedung Kementerian BUMN, seperti dilansir CNN Indonesia Rabu (2/6).

Ia berharap izin dari WHO tersebut dapat mempermudah mobilisasi masyarakat Indonesia yang sudah mendapatkan vaksin, baik perjalanan di dalam dan luar negeri.

Salah satunya, kegiatan umrah dan haji. Namun, ia menegaskan ihwal izin ibadah umrah dan haji tersebut merupakan domain pembahasan di Kementerian Luar Negeri.

“Paling tidak dengan Sinovac dan Sinopharm masuk list WHO kami berharap pemerintah Arab Saudi membuka diri karena kan semua vaksin yang sudah masuk list WHO mestinya friendly,” ujarnya.

Pemberian izin penggunaan darurat tersebut diberikan WHO pada Selasa (1/6). Dengan persetujuan itu, Sinovac menjadi vaksin kedua asal China yang menerima lampu hijau dari WHO setelah Sinopharm.

“WHO hari ini memvalidasi vaksin Sinovac-CoronaVac Covid-19 untuk penggunaan darurat,” kata WHO dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari AFP.

Izin WHO ini memberikan kepastian bahwa Sinovac telah memenuhi standar internasional untuk keamanan, kemanjuran, dan manufaktur. Kepastian ini berlaku bagi negara, penyandang dana, lembaga pengadaan, dan masyarakat yang mendapatkan vaksin tersebut.

Selain vaksin asal China, WHO juga telah memberikan persetujuan penggunaan darurat untuk vaksin yang dibuat oleh Pfizer/BioNTech, Moderna, Johnson & Johnson, dan AstraZeneca yang diproduksi di India dan Korea Selatan.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Peringatan Maulid Nabi di Balangan; Habib Syakir Al Baar Tekankan Pentingnya Persatuan Umat
apahabar.com

Habar

37 Masjid di Singapura Keluarkan 600 Ribu Dolar untuk Buka Puasa Warganya
apahabar.com

Habar

Pantau Persiapan Haul Guru Sekumpul, Bupati Banjar: Hormati Tamu, Mereka Saudara Kita
apahabar.com

Habar

Langgar PSBB, Polres Bogor Terapkan Hukum Baca Alquran
apahabar.com

Habar

Kabar Gembira, Kubah Basirih Kembali Dibuka dengan Protokol Covid-19
apahabar.com

Habar

Ziarah Sekumpul, Kiai Ma’ruf Didampingi Guru Wildan
apahabar.com

Habar

Riwayat Masjid Al Jihad (1), “Rebutan” Membangun Tempat Ibadah
apahabar.com

Habar

Sudah 500 Relawan Kebersihan Haul Abah Guru Sekumpul Terdaftar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com