Duduk Perkara Heboh Piton Patuk Majikan di Q-Mall Banjarbaru Drama #SAVEKPK di Banjarmasin, Supian HK Dicari-cari Mahasiswa Kalsel Kalah Jumlah, Polisi Pastikan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Kondusif Skenario Kelolosan di Grup B dan C: Harapan Terakhir Denmark, Ukraina Cari Imbang Isi Tuntutan Lengkap Demo #SAVEKPK di Banjarmasin: Pecat Firli hingga Ketua BKN!

Soroti Arogansi Firli Cs, ICW Minta SK 75 Pegawai Via Jokowi

- Apahabar.com Selasa, 1 Juni 2021 - 14:52 WIB

Soroti Arogansi Firli Cs, ICW Minta SK 75 Pegawai Via Jokowi

Ilustrasi Gedung KPK. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana menilai ada arogansi pimpinan KPK yang tetap akan melantik sejumlah pegawai KPK menjadi ASN di tengah pro-kontra tes wawasan kebangsaan (TWK).

“ICW berpandangan pelantikan pegawai KPK menjadi ASN yang kabarnya digelar hari ini merupakan bentuk nyata dari arogansi Pimpinan KPK,” kata Kurnia dalam keterangannya, dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (1/6).

Menurut Kurnia, arogansi itu terlihat jelas, lantaran sejumlah aturan bahkan instruksi Presiden Joko Widodo mengenai alih status pegawai KPK dihiraukan oleh para pimpinan.

“Bahkan, perintah Presiden dianggap angin lalu oleh Pimpinan KPK. Potret pelanggaran etika atas pertanyaan dalam TWK yang diajukan kepada sejumlah pegawai juga tidak digubris,” ungkapnya.

Kurnia mengatakan melihat hal ini semakin jelas dan terang benderang bahwa TWK sekadar alat oleh pimpinan KPK dan kelompok tertentu untuk kebutuhan agenda di luar lingkup pemberantasan korupsi.

“Atas dasar itu maka ICW mendesak agar Presiden segera mengeluarkan surat keputusan untuk mengangkat 75 pegawai yang sedianya dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat untuk menjadi Aparatur Sipil Negara,” tuturnya.

Sebelumnya, Pegawai Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Wahyu Prestianto mengatakan permintaan penundaan pelantikan para pegawai KPK sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) ditolak oleh pimpinan komisi antirasuah tersebut.

Dikabarkan ada ratusan pegawai KPK yang lolos TWK sempat meminta penundaan pelantikan yang dijadwalkan pada Selasa (1/6) sore ini.

Sumber di internal KPK menyebut para pegawai masih menyayangkan proses pelantikan pegawai menjadi ASN yang digelar pada Selasa (1/6).

Menurut sumber tersebut, sedikitnya 500 pegawai diketahui meminta pimpinan KPK menunda proses pelantikan di tengah polemik TWK.

Menurut sumber itu, pimpinan ngotot untuk menggelar pelantikan ketika menggelar audiensi dengan para pegawai. Namun kepada pegawai, pimpinan mengaku akan berdialog dengan 75 pegawai lain yang dinyatakan tak memenuhi syarat (TMS) yang gagal lulus asesmen.

Sebanyak 1.349 pegawai KPK telah mengikuti TWK untuk alih status menjadi ASN. Dari jumlah itu, ada 1.274 pegawai dinyatakan memenuhi syarat usai lolos TWK. Sementara 75 pegawai lainnya dinilai tidak memenuhi syarat.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Harumkan Nama Bangsa, ITB ke Final Huawaei ICT Competition Tingkat Dunia
apahabar.com

Nasional

Jokowi Berikan Target Kepada Menteri untuk 100 Hari Kerja
apahabar.com

Nasional

BMKG: Hujan Guyur Jabodetabek hingga Minggu Depan
Wartawan Pingsan

Nasional

Duh, Usai Divaksin Covid-19 Sejumlah Wartawan Pingsan

Nasional

Belasan Juta Jiwa Penduduk Indonesia Telah Divaksinasi Dosis Pertama
apahabar.com

Nasional

Presiden Nantikan Kontribusi ITB untuk Kemajuan bangsa
apahabar.com

Nasional

Baku Tembak di Papua: 1 Prajurit TNI Tewas, 2 Polisi Terluka
apahabar.com

Nasional

Jokowi Minta Dana Desa Dipakai Mulai Januari 2020: Utamakan Padat Karya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com