Cek di Sini! Hasil Menteri Basoeki Tinjau Kelayan Barat Banjarmasin Gelar Aksi Saat Jokowi ke Banjarmasin, BEM Kalsel: Hanya Kebetulan Kecelakaan Maut di Sepagar Kotabaru, 2 Orang Tewas di Tempat Besok Jokowi ke Tanbu, Pangdam VI Mulawarman Turun Cek Pasukan Datang ke Banjarmasin, Jokowi Bakal Disambut Unjuk Rasa

Soroti Program JKN-KIS, Sipir di Tanjung Minta BPJS Kesehatan Upayakan Perbaikan

- Apahabar.com     Senin, 28 Juni 2021 - 13:58 WITA

Soroti Program JKN-KIS, Sipir di Tanjung Minta BPJS Kesehatan Upayakan Perbaikan

Hendra dan istri saat mengurus kepesertaan sang mertua di BPJS Kesehatan Cabang Barabai. Foto-Istimewa

apahabar.com, BARABAI – Komandan Jaga Lapas Kelas III Tanjung, Hendra Wardhana (41) menyoroti program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Dia berharap program yang digawangi BPJS Kesehatan itu dapat terus berlangsung. Sebab KIS masih bisa terus menjadi program jaminan kesehatan bagi masyarakat Indonesia.

“Sampai saat ini menjadi andalan sebagian masyarakat untuk mendapat jaminan kesehatan,” ungkap Hendra saat mencetak kartu kepesertaan di BPJS Kesehatan Cabang Barabai di Hulu Sungai Tengah (HST) belum lama tadi.

Upaya untuk mempertahankan KIS itu, kata Hendra perlu terus dilakukan. Misalnya upaya-upaya perbaikan.

Pria asal Desa Kalibaru Kecamatan Batu Benawa ini menyebutkan hal itu ditujukan agar layanan dan jaminan yang diberikan kepada masyarakat semakin baik.

“Review kebijakan harus selalu dilakukan oleh BPJS Kesehatan dan juga pihak-pihak terkait agar ketentuan-ketentuan juga bisa mengikuti perkembangan yang ada di masyarakat kita. Apabila ada regulasi yang dirasa memberatkan peserta dapat ditinjau ulang berdasarkan masukan dari peserta langsung,” papar Hendra.

Saat mengurus kartu kepesertaan milik sang mertua saat itu, Hendra mengatakan memiliki JKN-KIS adalah upaya preventif.

“Pertama tentu kami sebagai keluarga yang taat akan ketentuan hukum maka sudah sepantasnya mengikuti peraturan yang berlaku untuk mendaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan,” kata Hendra.

Dengan mendaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, lanjut Hendra, keluarganya menjadi punya jaminan. Terutama dalam pelayanan kesehatan.

“Meski begitu, saya harapkan semuanya sehat terus,” kata Hendra.

Mengenai gaji per bulan dipotong untuk premi BPJS Kesehatan, Hendra merasa tidak memberatkan. Sebab potongan tersebut sudah mencakup seluruh anggota keluarganya.

“Begitu juga dengan premi pembayaran iuran mandiri milik mertua saya, supaya terhindar dari lupa bayar dan juga denda pelayanan maka mekanisme pembayarannya langsung saya auto debit melalui rekening saya,” tambah Hendra.

Sebagai seseorang yang berprofesi dan bersentuhan dengan pelayanan masyarakat, Hendra terus mendukung pelaksanaan program JKN-KIS

“Terus berikan peningkatan pada segala lini pelayanannya agar semuanya menjadi lebih baik,” tutup Hendra.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

BPJS Kesehatan Barabai

Kehadiran Bayi Laki-Laki, Rasminah Terbantu KIS PBI APBN
HST Terbantu Aplikasi P-Care BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan Barabai

Petugas Vaksinasi di HST Terbantu Aplikasi P-Care BPJS Kesehatan
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Merasa Tenang Pegang JKN-KIS, Didik: Manfaatnya Besar
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Berkat Kartu Hijau, Terapi Buah Hati Ihsan Bisa Dilanjutkan
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Operasi Jantung Senilai 200 Juta Tanpa Biaya?
Jaminan

BPJS Kesehatan Barabai

Pengalaman Dirawat dengan Biaya 15 Juta, Maria Akui Jaminan dari BPJS Kesehatan
RSUD Badaruddin

BPJS Kesehatan Barabai

Tak Dibeda-bedakan, Rasunah Puas Pelayanan RSUD Badaruddin Tabalong Pakai KIS

BPJS Kesehatan Barabai

Tak Protes Gaji Dipotong, Syaiful Rasakan Manfaat JKN-KIS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com