Duduk Perkara Heboh Piton Patuk Majikan di Q-Mall Banjarbaru Drama #SAVEKPK di Banjarmasin, Supian HK Dicari-cari Mahasiswa Kalsel Kalah Jumlah, Polisi Pastikan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Kondusif Skenario Kelolosan di Grup B dan C: Harapan Terakhir Denmark, Ukraina Cari Imbang Isi Tuntutan Lengkap Demo #SAVEKPK di Banjarmasin: Pecat Firli hingga Ketua BKN!

Stok Vaksin Banjarmasin Hampir Habis, Ratusan Ribu Masyarakat Telah Disuntik

- Apahabar.com Senin, 7 Juni 2021 - 20:30 WIB

Stok Vaksin Banjarmasin Hampir Habis, Ratusan Ribu Masyarakat Telah Disuntik

Stok vaksin di Banjarmasin hampir habis, ratusan ribu masyarakat telah disuntik. Foto-dok

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemkot Banjarmasin menyatakan stok vaksin tahap kedua hampir habis.

Saat ini stok vaksin Banjarmasin hanya tersisa 726 vial atau sebanyak 7.260 dosis.

Padahal, Pemkot Banjarmasin menerima sebanyak 11.533 vial dengan sasaran para lansia dan petugas pelayanan publik.

Jika melihat jumlah vaksin yang tersisa, maka artinya vaksin yang sudah terpakai sebanyak 10.807 vial atau 108.070 dosis disuntikkan ke masyarakat.

“Kami targetkan, vaksin yang tersisa itu akan habis dalam waktu sebulan ke depan,” ujar Kepala Dinkes Kota Banjarmasin, Machli Riyadi, Senin (7/6/2021).

Selain menghabiskan sisa vaksin itu, pihaknya akan mengusulkan penambahan vaksin ke Pemerintah Provinsi Kalsel.

Yang jumlahnya nanti, disesuaikan dengan kebutuhannya sekitar 500 vial.

Sementara itu, terkait capaian vaksinasi lansia, memang masih sangat rendah.

Dari data yang dirilis Dinkes hingga Minggu (6/6/2021) tadi, untuk dosis pertama mencapai 13, 77 persen atau sebanyak 7.671 orang.

Sedangkan dosis kedua, mencapai 11,82 persen. Atau sebanyak 6.584 orang. Padahal, yang ditargetkan dinkes mencapai sebanyak 55.720 lansia.

Terkait hal tersebut, Machli mengakui bahwa hingga kini pihaknya masih terus menggenjot capaiannya.
Sasaran utamanya pun juga masih tidak berubah. Alias tetap para lansia.

“Kami meminta generasi muda untuk ikut membantu Pemko Banjarmasin, agar bisa meraih capaian target vaksinasi tersebut,” harapnya.

Kemudian, Machli juga kembali menyampaikan surat edaran yang dikeluarkan Kemenkes RI melalui Dirjen P2P pada 28 Mei lalu.

Yang isinya menjelaskan, bahwa sasaran vaksinasi kini tidak hanya untuk lansia dan petugas pelayanan publik saja.

Tapi, juga untuk pra lansia atau orang yang berusia 50 sampai 59 tahun.

Di surat itu juga diberikan kelonggaran bagi generasi muda untuk bisa mendapatkan vaksin. Utamanya mereka yang berusia 18 hingga 49 tahun.

Namun syaratnya mesti membawa dua orang yang berusia 50 tahun ke atas.

“Jadi bagi mereka yang usianya termasuk dalam surat edaran itu bisa langsung mendatangi puskesmas di wilayahnya masing-masing,” tuturnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarmasin

Rumah di Gunung Sari Banjarmasin Disatroni Maling, Penghuninya Dipukul Pakai Keramik
Banjarmasin

Banjarmasin

Lebih Dulu Terendus, Tim Ibnu-Ariffin Beber Dugaan Permainan DPT Jelang PSU Banjarmasin
Banjarmasin

Banjarmasin

Menang PSU, AnandaMu Kembali Gugat Hasil Pemilu Banjarmasin ke Mahkamah Konstitusi!
PDAM Bandarmasih

Banjarmasin

Terbukti Teladan, Empat Pelanggan PDAM Bandarmasih Raih Motor 150 cc
Buaya

Banjarmasin

Tak Diberi Makan, Buaya Seberat 25 Kg Diamankan BPBD Banjarmasin
Banjarmasin

Banjarmasin

Viral Putri Tidur di Banjarmasin, Sempat Kejang Kejang hingga Dirujuk ke Rumah Sakit
Gas 3 Kg

Banjarmasin

Warga Teriak, Harga Gas 3 Kg di Banjarmasin Sudah ‘Mencekik’ Langka Pula
Yayasan Haji Maming

Banjarmasin

Warga Sekitar Apahabar.com Ketiban Rezeki Bantuan Yayasan Haji Maming
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com