Kronologi Hilangnya Raysa, Gadis Kelua Tabalong yang Viral di Media Sosial Eks Sekretaris Baramarta Buka-bukaan: Nama Ajudan Eks Bupati hingga Oknum DPRD Terseret Kasus Oknum TNI Tembak Warga di Tanah Bumbu Masuk Babak Baru Sopir PT BKB Ditemukan Tewas di Tapin, Diduga Korban Pembunuhan Duh, Nelayan Dirgahayu Kotabaru Lenyap di Perairan Samber Gelap

Terungkap! Ini Besaran Gaji ke-13 Jokowi & Ma’ruf Amin

- Apahabar.com Selasa, 1 Juni 2021 - 17:42 WIB

Terungkap! Ini Besaran Gaji ke-13 Jokowi & Ma’ruf Amin

Presiden Joko Widodo. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Setelah tahun lalu tidak menerima gaji ke-13, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin dipastikan akan mendapatkan insentif tersebut tahun ini.

Melansir CNBC Indonesia, kepastian tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 42/PMK.05/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan THR dan Gaji ke-13 yang diteken Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Lantas, berapa kira-kira gaji ke-13 yang diterima kepala negara dan wakil kepala negara?

Gaji presiden telah diatur dalam Undang-Undang (UU) 7/1978 tentang Hak Keuangan/Administratif Presiden dan Wakil Presiden, serta Peraturan Pemerintah (PP) 75/2000 tentang Gaji Pokok Pimpinan Lembaga Tinggi Negara.

Dalam UU 71/1978, disebutkan bahwa gaji presiden ditetapkan sebesar enam kali gaji pokok tertinggi pejabat negara selain presiden dan wakil presiden. Sementara untuk gaji wakil presiden yaitu sebesar empat kali gaji pokok tertinggi pejabat negara.

Adapun gaji pejabat tertinggi negara selain presiden dan wakil presiden sebesar Rp 5,04 juta per bulan. Besaran tersebut merupakan gaji untuk pejabat tinggi negara setingkat Ketua DPR dan Ketua MPR.

Artinya, gaji presiden bisa mencapai Rp 30,24 juta atau dengan penghitungan 6 x Rp 5,04 juta per bulan. Sementara itu, gaji wakil presiden mencapai Rp 20,16 juta dengan penghitungan 4 x Rp 5,04 juta per bulan.

Sampai saat ini, belum ada revisi aturan terkait hal tersebut. Artinya, belum ada kenaikan gaji presiden dan wakil presiden sejak era kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid.

Selain gaji pokok, presiden dan wakil presiden juga memperoleh tunjangan jabatan yang diatur dalam Keputusan Presiden (Keppres) 68/2001 tentang Perubahan Atas Keppres 168/2000 tentang Tunjangan Jabatan Bagi Pejabat Negara Tertentu.

Adapun besaran tunjangan presiden ditetapkan sebesar Rp 32,5 juta per bulan. Sementara itu, wakil presiden juga mendapatkan tunjangan jabatan sebesar Rp 22 juta per bulan.

Komponen THR dan gaji ke-13 tahun ini mencakup gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan dalam bentuk uang, dan tunjangan jabatan atau jabatan umum. Ketentuan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 42/PMK.05/2021.

Artinya, presiden diperkirakan akan menerima gaji ke-13 sebesar Rp 125,48 juta. Sementara itu, wakil presiden akan menerima THR dan gaji ke-13 sebesar Rp 84,32 juta.

Editor: Muhammad Syahran - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Esok Tahun Ajaran Baru, Siswa Kuatir Belajar dari Rumah
apahabar.com

Nasional

PSBB Berlaku, Jokowi-Ma’ruf dan Para Menteri Tak Gelar Open House Idulfitri
apahabar,com

Nasional

Gempa M 5,1 Guncang Tuapejat Sumbar
apahabar.com

Nasional

ABK di Kotabaru Terindikasi Corona, Cuncung: RSUD Ulin Banjarmasin Harus Siap

Nasional

Waketum Dewan Masjid indonesia, Dorong Peran Pemuda untuk Kemakmuran Umat
apahabar.com

Nasional

Raja Malaysia Terima Pengunduran Diri PM Mahathir
Singgung Peristiwa 1965

Nasional

Singgung Peristiwa 1965, Megawati: Ayah Saya Dilengserkan!
apahabar.com

Nasional

Sri Mulyani: Sistem Penggajian PNS Perlu Dikaji Ulang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com