Duduk Perkara Heboh Piton Patuk Majikan di Q-Mall Banjarbaru Drama #SAVEKPK di Banjarmasin, Supian HK Dicari-cari Mahasiswa Kalsel Kalah Jumlah, Polisi Pastikan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Kondusif Skenario Kelolosan di Grup B dan C: Harapan Terakhir Denmark, Ukraina Cari Imbang Isi Tuntutan Lengkap Demo #SAVEKPK di Banjarmasin: Pecat Firli hingga Ketua BKN!

Tolak Pelepasan Kawasan Hutan di Tanbu, Walhi: Kalsel Darurat Tata Ruang

- Apahabar.com Senin, 7 Juni 2021 - 20:37 WIB

Tolak Pelepasan Kawasan Hutan di Tanbu, Walhi: Kalsel Darurat Tata Ruang

Direktur Walhi Kalsel, Kisworo Dwi Cahyono (Cak Kis). Foto-apahabar.com/Hasan

apahabar.com, BANJARBARU – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalsel menolak keras atas pelepasan kawasan hutan di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) oleh Dinas Kehutanan.

Direktur Walhi Kalsel, Kisworo Dwi Cahyono mengatakan alasan pihaknya menolak pelepasan kawasan hutan itu.

“Kondisi Kalsel sekarang dalam darurat ruang dan bencana ekologis,” ujar Cak Kis sapaan akrab Direktur Walhi, Senin (7/6/2021).

Cak Kis kepada apahabar.com mengungkapkan, saat ini rakyat saja masih banyak yang belum diakui Wilayah Kelola Rakyat (WKR)-nya, kenapa harus perusahaan terus yang difasilitasi.

“Penggantian di HSU atau daerah lain itu di mana dan untuk apa?” tanya Kis.

Walhi juga mendesak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk meninjau kembali dan membatalkan pelepasan kawasan hutan di Tanbu tersebut.

“Banua lagi sakit, seharusnya pemerintah fokus untuk pemulihan dan tidak menambah kerusakan lingkungan dan hilangnya tutupan hutan serta lahan,” ketus pria gondrong itu.

Sebelumnya, Dinas Kehutanan Kalsel melepas puluhan ribu hektare kawasan hutan di Kabupaten Tanbu untuk perkebunan sawit.

Kabid Perencanaan dan Pemanfaatan Kawasan Hutan (PPKH) Warsita melalui Kasi PPKH Dinas Kehutanan Kalsel Alif mengatakan pelepasan kawasan hutan sudah dilakukan sejak 2020.

“Ini arahan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI,” ujarnya kepada apahabar.com, Senin (7/6).

Menurut Alif pelepasan itu merupakan bagian dari bentuk dukungan pemerintah di daerah kepada pemerintah pusat.

Sebab, kata dia, pemerintah provinsi sudah tidak memiliki kewenangan untuk mengatur hal tersebut.

Dia sendiri tak mengingat secara detil berapa banyak kawasan hutan uang dilepas untuk perkebunan.
Namun, dia menyebut kawasan hutan yang dilepas tak sampai ratusan ribu hektare.

Sebagai gantinya, pihak kementrian memberikan kawasan hutan lain di Kabupaten Hulu Sungai Utara dan Provinsi Kalimantan Tengah.

“Kalau ada yang dilepaskan, berarti ada penggantinya. Ya, yang di Kabupaten HSU dan Kalteng ini,” ucapnya.

Demi Sawit, Dishut Kalsel Lepas Puluhan Ribu Hektare Kawasan Hutan di Tanbu

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tekan Angka Penderita DBD di 2020, Dinkes Banjarbaru Upayakan Antisipasi Sejak Dini

Kalsel

Bupati Sukamta Tegaskan Elpiji 3 Kg untuk Masyarakat Miskin
apahabar.com

Kalsel

Refleksi Akhir Tahun Banjarmasin, Apa Saja yang Dicapai Ibnu-Hermansyah pada 2019
apahabar.com

Kalsel

Menengok Rumah Aspirasi Syafruddin H Maming, Cuncung Sediakan Wifi Gratis
Sabu

Kalsel

Fakta Baru! Pelaku Pemukulan Istri di Tanbu Ternyata Juga Budak Sabu

Kalsel

ASKS ke-XVII di Tabalong Resmi Ditutup, Berikut Para Juaranya
apahabar.com

Kalsel

Dit Resnarkoba Polda Kalsel Akan Menggelar Penyuluhan dan Edukasi Berbasis Online
apahabar.com

Kalsel

Spesial, Menu Kue Khas Banjar saat Nonton Debat Capres
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com