‘Banyu’ Naik, Remaja Tewas Tersetrum di Siring Amuntai Kala Tapin Siap Jadi Lumbung Pangan IKN Baru di Kaltim Rangkaian Hari Menanam Indonesia, Wali Kota dan DLH Banjarbaru Tanam Ribuan Pohon Ternyata Rumah Ambruk di Gatot Subroto Banjarmasin tidak Kantongi IMB Kebanjiran Terus, Kalsel Siapkan Megaproyek Kolam Regulasi, Wabup HST Bantah Ilegal Logging

Upayakan Peningkatan Ekonomi Desa, BUMDes Suput Kembangkan Kebun Durian

- Apahabar.com     Kamis, 17 Juni 2021 - 10:48 WITA

Upayakan Peningkatan Ekonomi Desa, BUMDes Suput Kembangkan Kebun Durian

Camat Haruai, Handi Yanuardi, didampingi unsur Muspika, Kades Suput, menyerahkan bibit durian musang king kepada warga saat mencanangkan Desa Suput sebagai kampung durian. Foto-Istimewa.

apahabar.com, TANJUNG – Sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) Suput mengembangkan kebun durian.

Bibit durian yang dikembangkan jenis musang king yang berasal dari Jogjakarta.

Bibit durian ditanam di lahan milik desa yang dikelola BUMDes setempat.

“Ada 100 bibit yang ditanam di lahan desa dengan dikelola BUMDes,” kata Kepala Desa Suput, Muhammad Yusuf kepada apahabar.com, Kamis (17/06).

Selain pengembangan durian oleh BUMDes, lanjut Yusuf, pihak melakukan gebrakan inovasi terbaru peningkatan ekonomi desa dengan penanaman 1.000 bibit pohon durian.

Penanaman oleh warga di pekarangan rumah maupun kebun mereka.

“Setiap rumah diberi 1 bibit durian, ini sudah di data oleh ketua RT setempat,” beber Yusuf.

“Inovasi ini merupakan langkah nyata pihaknya dalam menanggulangi harga buah durian yang semakin mahal pada masyarakat ekonomi ke bawah untuk membelinya,” tandasnya.

Inovasi Pemerintah Desa Suput ini disambut baik warganya.

“Saya menyambut baik dan bangga atas program yang telah dilakukan pemerintah desa tersebut,” kata Husaini, warga setempat.

Terpisah, Camat Haruai Handi Yanuardi mengatakan, dipilihnya durian musang king, karena isi buahnya tebal dan rasanya manis. Selain itu, rendah kolesterol serta sudah berbuah dalam jangka waktu 4 tahun.

Penanaman 1.000 bibit durian tersebut merupakan inovasi dari desa Suput setelah ditunjuk sebagai desa percontohan di wilayahnya.

Program ini juga menyambut ditunjuknya Kecamatan Haruai sebagai kawasan industri.

“Ikhtiar ini juga untuk menyiapkan menyambut kepindahan Ibu Kota Negara (IKN) yang baru, sebagai upaya memenuhi kebutuhan buah di sana,” kata Handi.

Dengan penanaman bibit durian asal Jogjakarta ini, nantinya akan menambah sektor perkebunan yang sudah ada.

“Sektor perkebunan memang menjadi sektor unggulan di Desa Suput dan program durian Musang King ini adalah salah satu pengembangan di sektor yang sudah ada, seperti karet, aren, cabe, terong, tomat, padi dan lainnya, ” jelas Handi.

Handi berharap, kedepan inovasi Desa Suput ini bisa menjadi destinasi wisata kampung durian.

“Semoga ke depan ikhtiar masyarakat di Desa Suput ini akan menjadi destinasi wisata kampung durian, yang tentunya akan berdampak positif membangun geliat ekonomi dan mampu meningkatkan kesejahteraan mereka,” pungkas Handi.

Reporter : Muhammad Al-Amin

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tabalong

Kasus Covid-19 di Tabalong Melandai, Pasien Sembuh Bertambah 8 Orang

Tabalong

Kadin Tabalong Gelar Vaksinasi Covid-19, Seribu Warga Ikut Ambil Bagian
Tabalong

Tabalong

Terus Cegah Sebaran Covid-19, Fasilitas Umum di Tabalong Disemprot Disinfektan
Banjarmasin

Tabalong

PENGUMUMAN! PHK Massal PAMA di Tabalong Berlaku Hari Ini
KDRT

Tabalong

KDRT Tak Harus Terjadi, Aktivis Tabalong: Kalau Tidak Cocok Lebih Baik Cerai
Petugas UTD PMI Tabalong mengambil darah dari pendonor di Desa Lok Batu, Haruai. Foto - apahabar.com/Muhammad Al-Amin

Tabalong

Gelar Kegiatan di TMMD 110, PMI Tabalong Kumpulkan Puluhan Kantong Darah
sabu

Kalsel

Dari Nyanyian MHR Polisi Tabalong Tangkap Penjual Sabu, Tinggal Pemasok Diburu
BKSDA Kalsel

Kalsel

Nasib Kukang Temuan Warga Tabalong Penuh Luka Kini di Tangan BKSDA Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com