Setelah Viral Kisah Perjuangan Istri Alm Brimob Kalsel Hidupi 8 Anak Banjarmasin Bebas PPKM Level IV, Tracing Covid-19 Kok Turun? Perampokan Bos Emas Banjar-Batulicin: Korban Disekap, Dibacok, Diseret Bak Binatang Obok-Obok Rutan Barabai: Petugas Dites Urine, Temukan Silet hingga Batu Resmi, PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang 3 Pekan

Usulan Terbaru! PPKM Mikro Darurat Bakal Dilaksanakan 2 Juli

- Apahabar.com     Rabu, 30 Juni 2021 - 06:56 WITA

Usulan Terbaru! PPKM Mikro Darurat Bakal Dilaksanakan 2 Juli

Pemerintah akan menerapkan PPKM Mikro Darurat untuk menahan laju penyebaran Covid-19. Foto-Ilustrasi/tirto.id

apahabar.com, JAKARTA – Pemerintah akan kembali mengambil langkah pengetatan demi menahan laju penyebaran virus Covid-19. Salah satunya dengan menerapkan PPKM Mikro Darurat.

“Ada usulan pengetatan yakni Pengetatan PPKM Mikro Darurat. Direncanakan 2 Juli sampai 20 Juli 2021,” ucap sumber yang dikutip dari CNBC Indonesia, Selasa (29/6/2021).

Pemerintah di bawah KPCPEN atau Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional membagi tahapan atau level PPKM Mikro.

Yakni PPKM Mikro darurat dengan atau level I di mana rata-rata kasus harian 20.000/hari dan Bed Ocupancy Rate (BOR) di atas 70%.

Kemudian yang kedua PPKM Mikro Ketat dengan kasus 10.000-20.000 per hari dan BOR 50-70%,

Sementara PPKM Mikro Sedang di level III dengan kasus 5000-20.000 kasus/hari dengan BOR 30-50%.

Kemudian level IV yakni PPKM Mikro terbatas dengan kasus kurang dari 5.000/hari dan BOR di bawah 30%.

“2 Juli kemungkinan akan ditetapkan PPKM Mikro Darurat atau level I,” terang sumber tersebut.

Usulan Perubahan PPKM Mikro Darurat 2 – 20 Juli 2021

Kegiatan Perkantoran nantinya yang di zona merah dan oranye wajib 75% WFH dan 25% WFO sementara selain zona merah dan oranye WFH 50% dan WFO 50%.

Sementara kegiatan belajar mengajar di zona merah dan oranye wajib daring. Sedangkan zona hijau masih menanti pengaturan Kemendikbud ristek.

Nantinya restoran, warung makan sejenisnya, dibatasi hingga pukul 17.00 WIB dan masih boleh makan di tempat 25% kapasitas.

Restoran yang melayani pesan antar saja diizinkan beroperasi 24 jam. Adapun di mal operasional hanya sampai pukul 17.00 WIB dan kapasitas 25%.

Ibadah juga ditiadakan di masjid, musala dan gereja serta lainnya di zona merah dan oranye. Zona hijau menanti aturan dari Kemenag.

Zona merah dan oranye juga harus menutup area publik, fasum, tempat wisata.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Covid-19

Nasional

Jokowi Bakal Bagikan Paket Obat Covid-19 Gratis, Catat Syaratnya
apahabar.com

Nasional

Tertembak Saat Demo Hong Kong, Jurnalis Indonesia Buta Permanen
apahabar.com

Nasional

Istri Ade Jigo Jadi Korban Tsunami di Selat Sunda

Nasional

Selama 7 Bulan, 6.248 Jenazah di Jakarta Dimakamkan dengan Protap Covid-19
apahabar.com

Nasional

Pabrik Minyak Saudi Diserang, Dunia Hadapi Krisis Pasokan
Situs Palsu

Nasional

Waspada! Ada Situs Palsu Kartu Prakerja
Mayat Covid-19

Nasional

Viral! Bocah Tidur Bersama Mayat Covid-19 di Rumah Sakit Bekasi
apahabar.com

Nasional

Terkait Natuna, Jokowi Tegaskan Tak Ada Tawar-menawar soal Kedaulatan Teritorial RI
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com