Lebarkan Sayap, bjb Sekuritas Rambah Investasi Pasar Modal Jabar Siswa Tenggelam di Siring Banjarmasin Akhirnya Ditemukan Gugatan Jilid II Denny Indrayana Rontok, MK Kuatkan Kemenangan BirinMu Coffee Shop Banjarmasin Dibobol Maling, Terekam CCTV Pelaku Telanjang Bulat PPKM Level IV, Covid-19 di Banjarmasin-Banjarbaru Malah Naik….

Vaksin AstraZeneca untuk Usia 60 Tahun ke Atas Disetop, Ada Apa?

- Apahabar.com     Senin, 14 Juni 2021 - 00:20 WITA

Vaksin AstraZeneca untuk Usia 60 Tahun ke Atas Disetop, Ada Apa?

Proses vaksinasi Covid-19 di Amerika Serikat telah dimulai dan memprioritaskan para perawat. Foto-AP/Mark Lennihan

apahabar.com, MILAN – Kepala Satgas Covid regulator obat Uni Eropa meminta negara-negara juga harus menghentikan pemberian vaksin Covid-19 AstraZeneca pada orang di atas usia 60 tahun.

Hal itu menyusul di tengah kekhawatiran pembekuan darah langka dan saat persediaan vaksin lebih banyak.

Badan Pengawas Obat Eropa (EMA) menganggap suntikan Astrazeneca aman bagi semua kalangan usia. Namun, sejumlah negara anggota Uni Eropa menghentikan pemberian vaksin tersebut pada orang di bawah usia tertentu, biasanya berkisar antara 50-65 tahun, membatasi penggunaannya pada populasi yang lebih tua akibat kasus pembekuan darah langka, terutama di kalangan kaum muda.

“Dalam konteks pandemi, posisi kami adalah bahwa rasio risiko-manfaat tetap menguntungkan untuk semua kelompok usia,” kata Ketua Satgas Covid-19, Marco Cavaleri kepada surat kabar Italia La Stampa seperti dilansir Antara, Minggu (13/6).

Namun, saat jumlah kasus Covid-19 menurun dan dengan mempertimbangkan bahwa populasi yang lebih mudah kurang berisiko terinfeksi Covid-19.

Cavaleri mengatakan akan lebih baik menggunakan vaksin Covid-19 berdasarkan teknologi messenger RNA (mRNA), seperti vaksin Moderna dan Pfizer-BioNTech.

Ditanya apakah otoritas kesehatan harus menghindari pemberian vaksin Astrazeneca pada usia di atas 60 tahun, Cavaleri menjawab, “Ya, dan banyak negara, seperti Prancis dan Jerman, mempertimbangkannya mengingat ketersediaan vaksin mRNA yang lebih banyak.”

Pemerintah Italia pada Jumat (11/6) mengatakan akan membatasi penggunaan vaksin Covid-19 AstraZeneca pada orang di atas usia 60 tahun, setelah seorang remaja penerima vaksin tersebut meninggal akibat pembekuan darah langka.

Seperti banyak negara Eropa, Italia langsung menghentikan vaksinasi dosis AstraZeneca pada Maret atas kekhawatiran kasus langka pembekuan darah.

Vaksin digunakan kembali pada bulan berikutnya dengan rekomendasi bahwa produk tersebut “lebih disukai” digunakan untuk orang di atas usia 60 tahun, setelah EMA mengatakan khasiat vaksin lebih besar ketimbang risikonya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Menlu RI

Internasional

Menlu RI Minta China Kirim Vaksin Covid-19 Tepat Waktu
Hikmah

Internasional

Hikmah di Balik Covid-19, Emisi Karbon Dioksida Turun Catat Rekor

Global

Pria Berusia 111 Tahun Bocorkan Rahasia Umur Panjang
apahabar.com

Internasional

10 Peserta Terbaik IndonesiaNEXT 2018, Salah Satunya dari Kalimantan
apahabar.com

Internasional

Pelaku Penembakan di Masjid New Zealand Langsung Diadili
Olimpiade Tokyo 2020

Internasional

Olimpiade Tokyo 2020 Ditunda, Kerugian Jepang Diprediksi Mencapai Puluhan Triliun
apahabar.com

Internasional

AS Imbau Warganya Tak Pergi ke RI, Terutama Papua dan Sulteng
Bunga Sakura

Internasional

Bunga Sakura di Jepang Mekar Lebih Cepat, Ada Apa?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com