Aksi #SaveKPK Banjarmasin Panas, Kepala Kasatlantas Kena Pentung Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Memanas Lagi, 7 Mahasiswa Dirawat! Gugatan Korban Banjir Vs Gubernur Kalsel, Pemprov Sibuk Siapkan Tangkisan Investasi Rp 300 Triliun Oman di Kotabaru Dinanti Ratusan Pencari Kerja Prostitusi Online di Banjarmasin Seret Anak-Anak, Sudah Puluhan Remaja Terjaring!

Vonis 2 Residivis Bandar Sabu di Banjarbaru Lebih Rendah dari Tuntutan Jaksa

- Apahabar.com Rabu, 2 Juni 2021 - 19:55 WIB

Vonis 2 Residivis Bandar Sabu di Banjarbaru Lebih Rendah dari Tuntutan Jaksa

Ilustrasi penangkapan tersangka sabu. Foto-net

apahabar.com, BANJARBARU – Vonis 2 residivis bandar narkoba jenis sabu di Banjarbaru lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rabu (2/6/2021) sore.

Tadinya dua terdakwa, baik M Qalbi dan Herman, dituntut 10 tahun 6 bulan penjara oleh JPU dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Banjarbaru.

Berdasarkan fakta hukum persidangan kedua tersangka M Qalbi dan Herman dinyatakan bersalah.

Fakta hukum yang terungkap di persidangan, keduanya dinyatakan bersalah dengan melakukan permufakatan jahat menyimpan dan memiliki narkotika golongan 1.

Hal yang memberatkan kedua terdakwa M Qalbi dan Herman adalah keduanya merupakan residivis yang pernah menjalani hukuman di Lapas Kotabaru dengan perkara yang sama.

Namun, Hakim Ketua Benny Sudarsono bersama hakim anggota Marshias M Ginting dan Rieya Apriyanto memutuskan lebih rendah dari tuntutan jaksa.

“Memutuskan terdakwa satu M Qalbi dan terdakwa dua Herman bersalah dan memenuhi pasal pasal 112 ayat 2 juncto pasal 132 ayat 1 UU RI No 35 tahun 2019. Serta menjatuhkan pidana kepada Terdakwa Satu M Qalbi 9 tahun kurungan penjara dan denda Rp1 Miliar, jika tidak dibayar diganti 3 bulan kurungan penjara. Juga Terdakwa dua selama 7 tahun 3 bulan dan denda Rp 1 Miliar,” ujar Hakim Ketua Benny Sudarsono.

Dalam vonis persidangan, terdakwa satu menerima putusan majelis Hakim. Sedangkan terdakwa Herman mengambil keputusan pikir-pikir.

Bandar Sabu

JPU Riza Pamudya Maulana dan Fachri. Foto: apahabar.com/Hasan

Di lain pihak, JPU Riza Pamudya Maulana dan Fachri Doha Mulya mengambil sikap pikir-pikir.

“Kami sebagai JPU memang menuntut tinggi kedua terdakwa, 10 tahun 6 bulan. Karena kami menilai keduanya residivis dan pernah menjalani hukuman di Lapas Kotabaru dengan kasus yang sama,” kata Riza.

JPU menilai barang bukti narkotika jenis sabu yang dimiliki kedua terdakwa merupakan jumlah yang besar.

“Atas putusan ini kami pikir-pikir dan akan melaporkan kepada pimpinan. Pikir-pikir selama 7 hari untuk kami, nantinya menyatakan sikap, apakah akan menerima atau melakukan banding,” tegasnya.

JPU Fachri menanggapi putusan majelis hakim yang berbeda kepada kedua terdakwa, menurutnya hal ini merupakan sudut pandang hakim dari berbagai pertimbangan fakta hukum di persidangan, alat bukti dan keterangan para pelaku.

“Sebelumnya tuntutan kami sebagai JPU, menuntut kedua Terdakwa 10 tahun 6 bulan ini berdasarkan pasal primer: pasal 112 ayat 2 juncto pasal 132 ayat 1 UU RI No 35 tahun 2019. Serta subsider pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI No 35 tentang tahun 2019 Narkotika juncto pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP,” bebernya.

Sebagai informasi, kasus ini bermula ditangani pihak Polsek Banjarbaru Kota saat melakukan penggeledahan di rumah terdakwa Herman, Jalan Pondok Labu Kelurahan Loktabat Utara, Kota Banjarbaru.

Saat pengeledahan ditemukan 7 paket sabu, dengan rincian 2 paket besar dan 5 paket kecil, total berat bersihnya sebanyak 93,08 gram.

Sabu tersebut ditemukan polisi di plafon toilet rumah tersangka Herman.

Berdasarkan fakta dipersidangan terdakwa M Qalbi dan terdakwa Herman, baru 2 minggu menghirup udara segar.

Di mana sebelumnya keduanya menjalani pidana selama 6 tahun di Lapas Kotabaru, karena perkara penjualan narkotika.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

PSBB Berakhir, Borneo Indoor Futsal Tawarkan Promo Menarik
Nestapa Ribuan Karyawan Hotel di Banjarmasin, Ada Kena PHK dan Dirumahkan

Kalsel

Nestapa Ribuan Karyawan Hotel di Banjarmasin, Ada Kena PHK dan Dirumahkan
Mayat Telaga Biru

Banjarmasin

Mayat di Telaga Biru Banjarmasin, Ternyata Sopir Ekspedisi Sayur Luar Daerah
apahabar.com

Kalsel

Demo Setahun Jokowi di Banjarmasin: 5 Remaja Diamankan, Mahasiswa Respons Santuy
apahabar.com

Kalsel

Pengumuman Serentak CPNS 2019 Diumumkan Hari ini, Kalsel Terisi 435 Formasi
apahabar.com

Kalsel

Syekhermania hingga Slankers Larut dalam Lantunan Selawat
apahabar.com

Kalsel

Waspada! Dua Wilayah di Banjarmasin Rawan Karhutla
Petugas KPPS

Kalsel

Genjot Partisipasi Pemilih, Petugas KPPS 03 Kelayan Dalam ‘Jemput Bola’ ke Rumah Warga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com