Kucurkan Miliaran Rupiah, PPKM Level IV Banjarmasin Tanpa Jam Malam Tok! Banjarmasin Esok PPKM Level IV, Berikut Ketentuannya Meninggal di Rumah, Guru Khalil Sempat Tak Sadarkan Diri Sejak Kamis Dikenal Karismatik, Alumni Ponpes Darussalam Sukses Jadi Bupati Banjar Kini Telah Tiada Ibnu Sina Ingin Penerapan PPKM Level IV Banjarmasin Lebih Humanis

Aksi Demo PPKM Ricuh, Polisi Amankan Sejumlah Mahasiswa

- Apahabar.com     Kamis, 22 Juli 2021 - 16:13 WITA

Aksi Demo PPKM Ricuh, Polisi Amankan Sejumlah Mahasiswa

Seorang mahasiswi turut diamankan petugas ke Mapolresta Balikpapan. Foto- apahabar.com / istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – Aksi demonstrasi menolak Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Balikpapan berujung ricuh.

Unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Balikpapan digelar di simpang TL Plaza Balikpapan pada Kamis (22/7) sekira pukul 13.00 Wita.

Aksi demo berujung ricuh saat polisi hendak membubarkan massa karena dinilai melanggar protokol kesehatan.

Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Turmudi, mengatakan pihaknya telah mengimbau kepada mahasiswa untuk tidak berkerumun dan mengedepankan protokol kesehatan.

“Tapi mahasiswa tidak mengindahkan. Atas pertimbangan keselamatan masyarakat, kita lakukan upaya pembubaran. Pembubaran berjalan lancar, meski sedikit ricuh,” ujar Turmudi.

Ia mengatakan mahasiswa menuntut agar PPKM segera dihentikan. Mahasiswa menilai pemerintah tidak berempati kepada masyarakat.

Menyikapi permintaan itu, polisi kemudian berkoordinasi dengan perguruan tinggi dan Wali Kota Balikpapan untuk menggelar audiensi.

“Pak Wali menyanggupi untuk bertemu setelah zuhur, tapi di lapangan mereka tidak menghendaki adanya audiensi dan negosiasi. Malah justru menghendaki wali kota ke lokasi demo. Nah, ini ‘kan nggak bisa. Makanya kami ambil tindakan pembubaran,” ungkapnya.

Atas kejadian itu, 15 mahasiswa diamankan di Mapolresta Balikpapan untuk dimintai keterangan.

“Kita amankan 15 orang untuk dilakukan Rapid Test Antigen, memang begitu prosedurnya,” pungkasnya.

Dalam aksi, massa menuntut pemerintah segera mencabut aturan PPKM yang memberatkan masyarakat. Mereka menilai poin-poin didalam aturan PPKM berdampak cukup serius pada masyarakat.

“PPKM Darurat itu dianggap bentuk pelarian pemerintah terhadap Undang-Undang Karantina yang mewajibkan negara menjamin kebutuhan masyarakat,” ujar salah satu mahasiswa saat orasi.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Konsumsi Narkoba, Empat Honorer Panajam Putus Kontrak
apahabar.com

Kaltim

Kaltim Jadi DKI Jakarta Baru, Hadi Optimistis Pacu Pembangunan
Penjual Sate

Kaltim

Ajak Tidur Istri Orang, Penjual Sate di Balikpapan Dihadiahi Balok Kayu
Kasus Covid-19

Kaltim

Kasus Covid-19 di Balikpapan Kembali Melonjak, Hari Ini Tambah 47
Raja Jambret

Kaltim

Keluar Masuk Penjara, Raja Jambret di Balikpapan Ditangkap Lagi

Kaltim

Cegah Covid-19, Penumpang Bus Tujuan Kalsel Diperiksa Menggunakan GeNose

Kaltim

Bobol Konter Hp, Maling di Balikpapan Cuma Curi Parfum Murahan
apahabar.com

Kaltim

Tekad Pemkab Paser Lanjutkan Pembangunan Bandara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com