BREAKING! Siswa Tenggelam di Siring Banjarmasin Akhirnya Ditemukan Selamat! bank bjb Raih Penghargaan Prestisius di Indonesia Financial Top Leader Award 2021 “Ritual Panggil Datu”, Siswa Hilang di Sungai Martapura Disebut Terjebak Detik-Detik Pembunuhan Brutal di Gambah HST, Korban Asyik Cabut Uban Mapolsek BAS HST Gempar! ODGJ Bawa Balok Ngamuk-Kejar Petugas

Aset Negara Naik Jadi Rp11.098 Triliun pada 2020

- Apahabar.com     Jumat, 16 Juli 2021 - 17:55 WITA

Aset Negara Naik Jadi Rp11.098 Triliun pada 2020

Ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan aset negara mencapai Rp11.098,67 triliun pada 2020. Angka itu meningkat sebesar 6,02 persen dibandingkan 2019 lalu yakni Rp10.467,53 triliun.

“Berapa sih aset kita di neraca tahun ini (2020)? Total aset kita Rp11.000 triliun naik dari, naik dari Rp10.467 triliun,” kata Direktur Barang Milik Negara (BMN) DJKN Encep Sudarwan diskusi Kenaikan Nilai Aset Tetap pada LKPP 2020, dikutip dari CNNIndonesia, Jumat (16/7).

Ia merincikan aset tersebut mayoritas terdiri dari aset tetap yakni Rp5.976,01 triliun. Selanjutnya, investasi jangka panjang sebesar Rp3.173,08 triliun, aset lainnya Rp1.225,1 triliun, aset lancar Rp665,16 triliun, dan piutang jangka panjang Rp59,32 triliun.

Dengan data itu, lanjutnya, maka sebagian besar aset negara dalam bentuk Barang Milik Negara (BMN).

“Aset tetapnya saja hampir Rp6.000 triliun, ditambah aset lancar karena BMN ada aset lancar ada aset tetap, total-total Rp6.000-an triliun lebih. Berarti, 60 persen neraca kita itu BMN,” imbuhnya.

Jika dilihat per kementerian/lembaga, ia menuturkan mayoritas BMN berada pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebesar 1.937,73 triliun. Disusul oleh Kementerian Pertahanan yang dipimpin oleh Prabowo Subianto, senilai Rp1.749,48 triliun.

“Aset yang paling kaya, siapa sih K/L yang paling besar? Itu pasti untuk sekarang ini paling kaya itu PUPR sebesar Rp1.900 triliun,” katanya.

Selanjutnya, secara berurutan Kementerian Sekretariat Negara sebesar Rp636,39 triliun, Kementerian Perhubungan Rp516,10 triliun, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Rp421,87 triliun, dan Polri Rp309,59 triliun.

Sementara, Kementerian Keuangan mengelola aset negara sebesar Rp114,25 triliun, Kementerian Agama Rp110,43 triliun, Kementerian Kesehatan Rp108,65 triliun, dan Kementerian Pertanian Rp81,28 triliun

“Jadi ini 10 K/L terbesar menguasai sekitar hampir 90 persen, kalau kita beres saja mengurus di 10 K/L terbesar, beres lah republik ini,” ujarnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jokowi Minta ke Raja Salman Tambahan Kuota Haji Jadi 250.000 Jemaah
apahabar.com

Nasional

Haedar: Penundaan Pembahasan RUU Kontroversial Sudah Tepat
apahabar.com

Nasional

Jadi KSAD, Andika Perkasa: ‘’Ngomong Apa saja Monggo’’

Nasional

Heboh! Pasien Covid-19 Mesum Sesama Jenis dengan Perawat RSD Wisma Atlet
apahabar.com

Nasional

Sumenep Diguncang Gempa, Terasa Hingga Jember

Nasional

KPK Serahkan Tanah Rampasan Puluhan Miliar ke TNI AL
apahabar.com

Nasional

Pemeran Video Mesum Mahasiswi Banjarmasin Diperiksa Polisi, Intip Pengakuannya
Opsi PTM

Nasional

Opsi PTM Terbatas Tahun Ajaran Baru, Tentu Ada Acuannya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com