BREAKING! Gugatan Jilid II Denny Indrayana Rontok, MK Kuatkan Kemenangan BirinMu Coffee Shop Banjarmasin Dibobol Maling, Terekam CCTV Pelaku Telanjang Bulat PPKM Level IV, Covid-19 di Banjarmasin-Banjarbaru Malah Naik…. LEGAWA! Tim H2D Ucapkan Terima Kasih ke Warga Kalsel MK Jelaskan Insiden Cegat Mobil di Gugatan Jilid II Denny Indrayana

Banjarmasin Gelar PTM Terbatas Senin Depan, Simak Syarat yang Mesti Dipenuhi Sekolah

- Apahabar.com     Kamis, 8 Juli 2021 - 16:45 WITA

Banjarmasin Gelar PTM Terbatas Senin Depan, Simak Syarat yang Mesti Dipenuhi Sekolah

Ilustrasi. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Metode pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas di Kota Banjarmasin resmi digelar pada Senin mendatang (12/7).

Dinas Pendidikan (Disdik) telah mengeluarkan surat pelaksanaan PTM untuk tahun ajaran 2021/2022.

Surat bernomor 800/3214-Sekr/Dipendik/2021 ini mengacu pada hasil Rapat Koordinasi Mitigasi resiko PTM di LPMP Kalsel tanggal 1-2 Juni lalu.

Pertimbangan lainnya adalah hasil rakor evaluasi penanganan Covid-19 dan pelaksanaan vaksinasi tanggal 5 Juni lalu.

Keduanya memberikan izin penyelenggara PTM pada jenjang PAUD, SD dan SMP dibawah naungan Disdik Banjarmasin.

Tanggal 12-13 Juli dilaksanakan orientasi protokol kesehatan (Prokes) selama PTM bagi seluruh siswa.

Izin PTM jenjang PAUD, jumlah siswa per rombongan belajar (Rombel) maksimal 5 orang dengan waktu pembelajaran 2 jam per hari

Jenjang SD, jumlah siswa per Rombel maksimal 18 orang dengan waktu pembelajaran 3 jam per hari.

Khusus jenjang SMP, jumlah siswa per Rombel maksimal 18 orang dengan waktu pembelajaran 4 jam per hari.

Setiap sekolah agar menyusun jadwal PTM dengan shifting dan panduan untuk mitigasi resiko selama PTM. Satuan pendidikan yang melaksanakan PTM wajib menjaga Prokes secara ketat dan displin.

Mereka harus membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19.

Mulai dari tim pembelajaran, psikososial dan tata ruang. Tim kesehatan, kebersihan dan keamanan. Terakhir, tim pelatihan dan humas.

Sebelum pelaksanaan PTM, Satuan Pendidikan wajib melakukan pendataan terhadap kondisi kesehatan siswa.

Siswa yang sedang dalam kondisi sakit, terutama penyakit yang memiliki gejala mirip Covid-19 (flu, demam, sesak nafas, hilang rasa/pembau, dll) tidak diperkenankan mengikuti PTM.

Guru yang diizinkan melaksanakan PTM adalah guru yang sudah divaksin Covid-19.

Bagi guru yang belum vaksin diizinkan melaksanakan PTM dengan syarat melaksanakan Tes Swab PCR dengan hasil Negatif.

Guru dan Siswa (SD dan SMP) usia 12 tahun ke atas yang belum vaksin Covid- 19 dapat mengikuti Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas terdekat.

Hal ini agar seluruh sekolah yang melaksanakan PTM dapat menerapkan Protokol Kesehatan secara ketat dan disiplin dengan pengawasan dari Tim Satgas Penanganan Covid-19 yang dibentuk di satuan pendidikan.

Sekolah diwajibkan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka secara berkala minimal 1 minggu sekali.

Bagi siswa yang orang tuanya masih belum setuju untuk mengikuti Pembelajaran Tatap Muka, guru tetap wajib memfasilitasi pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) melalui Belajar Dari Rumah (BDR).

Apabila dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka ditemukan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Satuan Pendidikan, maka Satuan Pendidikan akan ditutup kembali dan dilarang melaksanakan pembelajaran tatap muka hingga batas waktu yang ditentukan oleh Tim Gugus Tugas Covid-19.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Api Mengamuk di Alalak, 3 Rumah Terpapar
apahabar.com

Kalsel

Blender 2,8 Kg Sabu, Polda Kalsel Selamatkan Puluhan Ribu Jiwa
apahabar.com

Kalsel

Nobar Debat, BPD Prabowo-Sandi Sajikan Durian
apahabar.com

Kalsel

Harga ‘Si Putih” Berangsur Turun, “Si Hijau” Merangkak Naik
apahabar.com

Kalsel

Video ‘Banjarmasin of Thousand Rivers’ Banjir Kritik: Promo Wisata Apa Pejabat?
apahabar.com

Kalsel

BJ Habibie Wafat, Syafruddin H Maming: Dedikasimu Tak Terlupakan
apahabar.com

Borneo

KPU Serahkan APK 278 Lembar
apahabar.com

Kalsel

Kejari Kotabaru Terima Kado Jelang Akhir Tahun
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com