Bupati HSU Nonaktif Abdul Wahid Bakal Divonis Siang Ini BMKG: Kalsel Berpotensi Hujan Berpetir Teror Perampasan Motor di Banjarmasin, Pelaku Ternyata Oknum Polisi! Sentuh Ratusan Juta, Perputaran Uang di Festival Pasar Terapung 2022 Norman Marciano Apresiasi Priska Medelyn Usai Juara Tunggal dan Ganda W15K Monastir
agustus

Bank Kalsel Tanjung Laporkan Kinerja Bagus di Tengah Pandemi

Pandemi Covid-19 membuat kondisi ekonomi banyak negara rontok, tak terkecuali bisnis perbankan. Namun Bank Kalsel Cabang Tanjung malah mampu
- Apahabar.com     Jumat, 30 Juli 2021 - 23:16 WITA

Bank Kalsel Tanjung Laporkan Kinerja Bagus di Tengah Pandemi

Bank Kalsel Tanjung saat menerima kunjungan anggota Komisi II DPRD Kalsel. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Pandemi Covid-19 membuat kondisi ekonomi banyak negara rontok, tak terkecuali bisnis perbankan. Namun Bank Kalsel Cabang Tanjung malah mampu memicu kinerja yang menggembirakan pada semester I 2021.

Kepala Kantor Cabang Bank Kalsel Tanjung Akhmad Riadi saat menerima kunjungan kerja dari Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalsel belum lama tadi.

“Pada semester I di Tahun 2021 ini tercatat aset kami tumbuh sebesar Rp862.600.670 atau naik 11,99 persen. Lalu laba juga tumbuh sebesar 3,53 persen. Sedangkan untuk angka Non Performance Loan (NPL) juga masih masuk kategori mana karena masih di bawah 5 persen,” ungkapnya.

Tidak hanya pertumbuhan bisnisnya yang menggembirakan, di tengah pandemi Covid-19 Bank Kalsel Cabang Tanjung juga aktif melakukan sejumlah terobosan untuk menekan biaya operasional agar lebih efisien.

“Salah satu diantaranya adalah pemangkasan perjalanan dinas yang diganti dengan melaksanakan rapat virtual,” tambahnya.

Terkait pencapaian tersebut, anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalsel Haryanto SE mengapresiasi kinerja yang mampu dicapai oleh Bank Kalsel Cabang Tanjung di tengah situasi ekonomi yang tidak menentu akibat Pandemi Covid-19.

Namun walau bisnisnya tumbuh, dirinya tetap mengingatkan agar Bank Kalsel Cabang Tanjung tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menjalankan bisnisnya, utamanya penyaluran kredit.

“Memang bagus NPL di bawah 5 persen. Namun kita minta ini bisa diturunkan lagi hingga mencapai 2,5 persen pada akhir tahun. Itu supaya pendapatan di sektor kredit bisa makin optimal,” harap Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Dalam kesempatan ini dirinya juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Tabalong atas penanaman modal ke Bank Kalsel yang relatif besar, yakni sebesar Rp111,8 Miliar atau yang terbesar kedua setelah Kota Banjarmasin.

“Kita sangat apresiasi, terlebih juga di APBD Perubahan Tahun ini Pemkab Tabalong juga akan menambah sahamnya sebesar Rp15 milyar, ini kita patut apresiasi,” tukasnya. (*)

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Bank Kalsel

Bank Kalsel

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bank Kalsel Gandeng Taspen di Tahun 2021
apahabar.com

Bank Kalsel

Bupati Banjar Ingin Pembayaran Pajak dan Retribusi Daerah Secara Online
RUPS

Bank Kalsel

Laporan RUPS, Hanawijaya: Bank Kalsel Perkasa di Tengah Pandemi 
apahabar.com

Bank Kalsel

Teken MoU Pengelolaan Pajak dan Retribusi untuk Banjarbaru
apahabar.com

Bank Kalsel

Menuju Ketahanan Pangan Nasional, Bank Kalsel Ajak Petani Batola Gathering
Bank Kalsel

Bank Kalsel

Bank Kalsel Raih Top Number 1 Best Choice Award
apahabar.com

Bank Kalsel

Gandeng Bank Kalsel, Masyarakat Bisa Bayar PBB di Aplikasi Gojek
apahabar.com

Bank Kalsel

Bayar Sekolah Bisa “di Rumah Aja” Pakai Aplikasi Bank Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com