Dikenal Karismatik, Alumni Ponpes Darussalam Sukses Jadi Bupati Banjar Kini Telah Tiada Ibnu Sina Ingin Penerapan PPKM Level IV Banjarmasin Lebih Humanis Perkelahian di Lapo S Parman Banjarmasin, Seorang Pemuda Tertusuk Jadwal Olimpiade Tokyo 2020 Hari Ini: Angkat Besi Berpeluang Tambah Medali Indonesia BREAKING! Guru Khalil Eks Bupati Banjar Tutup Usia

BMKG Minta Kemensos: Waspada Gempa dan Tsunami di Pacitan

- Apahabar.com     Kamis, 22 Juli 2021 - 13:22 WITA

BMKG Minta Kemensos: Waspada Gempa dan Tsunami di Pacitan

Ilustrasi tsunami. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta jajaran Kementerian Sosial mengantisipasi skenario terburuk gempa dan tsunami, salah satunya berpotensi terjadi di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, yang diprakirakan bisa mencapai 25-28 meter.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan potensi tersebut lantaran dalam peta, Kabupaten Pacitan dekat dengan teluk yang mengumpulkan tenaga gelombang tinggi dan relatif dekat dengan letak episentrum gempa, sehingga dapat dikatakan menjadi zona merah.

“Misalnya peta daerah Pacitan, Jawa Timur, warna merah menunjukkan gelombang tinggi 10-14 meter, semakin merah semakin tinggi pula gelombang, warna kuning gelombang 2-3 meter, serta warna hijau gelombang setengah meter, ” ujar Dwikorita saat Menteri Sosial Tri Rismaharini, kutip Tempo.co.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyatakan bahwa ada 10 kajian ilmiah terkait prediksi bencana yang dijabarkan dalam sebuah peta untuk memudahkan memahami dengan tiga warna yakni merah, kuning dan hijau.

Pada kasus Kabupaten Pacitan, akses zona merah menuju zona hijau kemungkinan tercepat melalui sungai yang mengalir. Sayangnya jika terjadi tsunami, sungai tersebut menurut Dwikorita berpotensi menambah dampak kerusakan wilayah.

Sehingga diperlukan jalur yang dapat mengintegrasikan penduduk di zona merah agar dapat mengevakuasi diri ke jalur hijau. Dwikorita meminta agar seluruh jajaran di daerah dapat membangun infrastruktur tahan gempa sebagai jalur evakuasi warga.

Dwikorita mengingatkan agar jangan sampai infrastruktur evakuasi tidak kuat menghadapi bencana seperti yang terjadi di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Dia mengatakan infrastruktur evakuasi warga di Palu sebenarnya sudah dipersiapkan sejak 2009-2015 dan semua elemen masyarakat bersiap menghadapi situasi bencana alam, mulai dari Wali kota, Bapeda, Dinas Tata Ruang, pihak sekolah dan pihak-pihak terkait lainnya.

Namun lantaran tidak kuat menahan guncangan gempa, sehingga infrastruktur seperti jembatan, roboh. Akibatnya, banyak di antara anak-anak dan dewasa yang telah mempelajari cara evakuasi diri menjadi korban, karena tak tahu harus berbuat apa di kala infrastruktur evakuasi rusak parah.

Oleh karenanya, menurut Dwikorita, empat langkah strategis kesiapsiagaan bencana yang dipaparkan Menteri Sosial Tri Rismaharini perlu diterapkan sesegera mungkin.

Empat langkah tersebut adalah mempelajari kearifan lokal penduduk untuk mempermudah evakuasi, menggandeng pihak terkait komunikasi publik di saat putus komunikasi, tidak meremehkan prakiraan BMKG, dan agar jajaran Kementerian Sosial dan Dinas Sosial memahami kebutuhan warga setempat yang riskan terhadap dampak bencana untuk mengurangi korban anak-anak, lansia, hingga penyandang disabilitas.

“Saya setuju dengan apa yang disampaikan oleh Bu Mensos terkait kesiapsiagaan menghadapi bencana yang begitu strategis, serta juga perlu mempersiapkan bangunan yang dirancang tahan guncangan gempa hingga magnitudo 8,7,” kata dia.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

rolls royce

Nasional

Kejagung Pindahkan Rolls Royce, Mercy dan Teana Milik Tersangka Asabri
apahabar.com

Nasional

Driver Ojek Online Dapat “Orderan” Menuju Pelaminan
apahabar.com

Nasional

Telkomsel Pamasuka Gelar Pengumuman Lomba Karya Tulis dan Foto Jurnalistik 2020
apahabar.com

Nasional

Kecam Kekerasan Anak di Banjarbaru yang Viral di Medsos, Dewan: Stop Bullying
Ormas di Bekasi

Nasional

Ormas di Bekasi Bentrok, Polisi Tangkap Pembawa Senjata Tajam
Aksi Mesum

Nasional

Terkuak, Aksi Mesum Sesama Jenis Nakes-Pasien Covid-19 Wisma Atlet Ternyata di Toilet

Nasional

Puluhan Pengacara Bakal Dampingi Eks Sekum FPI Munarman
apahabar.com

Nasional

Malam Tahun Baru, Pemkot Bandung Gelar Zikir di Masjid
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com