Paman Birin Doktor Kehormatan, Mahasiswa Bergerak ‘Kuningkan’ ULM Bali-Singapura Buka Penerbangan, Kadinkes Banjarmasin Waswas Kata Para Pelaku Usaha di Banjarbaru Soal Wajib PCR Penumpang Pesawat Diadili, Pemenggal Kepala Ibu Muda di Belda Banjarmasin Polemik Gelar Doktor Kehormatan untuk Paman Birin, Alumnus Tantang Uji Publik!

BPOM Terbitkan Izin Darurat Vaksin Covid-19 Moderna

- Apahabar.com     Jumat, 2 Juli 2021 - 13:28 WITA

BPOM Terbitkan Izin Darurat Vaksin Covid-19 Moderna

BPOM menerbitkan izin penggunaan darurat untuk vaksin Covid-19 Moderna. Foto-iStock/FilippoBacci

apahabar.com, JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah memberikan emergency use of authorization (EUA) atau izin darurat untuk vaksin Covid-19 asal Amerika Serikat, Moderna untuk digunakan di Indonesia.

“Kemarin kami tambah satu jenis vaksin yang sudah dapat EUA dari BPOM yaitu Moderna,” kata Kepala BPOM Penny Kusumastuti Lukito dalam konferensi pers, Jumat (2/7).

Penny menjelaskan Moderna merupakan vaksin mRNA pertama yang mendapat izin darurat dari BPOM. Vaksin tersebut diproduksi di AS.

“Vaksin ini pertama yang dapat EUA dari BPOM yang menggunakan mRNA, vaksin ini didapat dari Covac Facility dan diprodusi di USA,” ujarnya, kutip dari CNNIndonesia.com.

Dalam kesempatan itu, Penny menyebut penggunaan vaksin Moderna ini tak terlepas dari kerja sama yang telah dilakukan pemerintah Indonesia dengan berbagai negara.

Pemerintah, kata dia, sengaja mendatangkan berbagai jenis dan merk vaksin dari berbagai produsen agar cakupan dan target vaksinasi bisa tercapai.

“Kami sampaikan apresiasi atas upaya yang sudah dilakukan. Antara kementerian dan lembaga terkait,” katanya.

Penny mengatakan secara umum keamanan vaksin Moderna ini bisa ditoleransi. Kejadian pascasuntikan juga tergolong biasa yakni sebatas nyeri, kelelahan, nyeri di tempat suntik, sakit kepala, hingga nyeri otot sendi.

“Biasanya setelah vaksin kedua,” ujarnya.

Pemerintah terus menggenjot vaksinasi Covid-19 untuk menekan laju penularan virus corona. Presiden Joko Widodo menargetkan vaksinasi 1 juta dosis per hari pada Juli. Kemudian naik menjadi 2 juta dosis per hari sepanjang Agustus 2021.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Temukan Uang di Laci Menteri Agama, KPK Usut dari Mana Asalnya
apahabar.com

Nasional

Motif Eks Murid Perkosa dan Bunuh Guru di Sumsel
apahabar.com

Nasional

Lalai, Jemaah Haul Guru Sekumpul Kehilangan Barang
Bupati

Nasional

Bupati Luwu Timur Thoriq Husler Meninggal Dunia, Covid-19?
Terkendala Longsor

Nasional

Terkendala Longsor, Warga Gotong Jenazah hingga 15 Kilometer
apahabar.com

Nasional

Kemenkes: Hingga Maret 2020, 94 Orang Meninggal Akibat DBD
apahabar.com

Nasional

Diresmikan Jokowi Jadi RS Darurat, Wisma Atlet Siap Tampung 3.000 Pasien
Rizieq

Nasional

Jelang Sidang Praperadilan Rizieq Shihab Besok, Aparat Polisi Dikerahkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com