Kucurkan Miliaran Rupiah, PPKM Level IV Banjarmasin Tanpa Jam Malam Tok! Banjarmasin Esok PPKM Level IV, Berikut Ketentuannya Meninggal di Rumah, Guru Khalil Sempat Tak Sadarkan Diri Sejak Kamis Dikenal Karismatik, Alumni Ponpes Darussalam Sukses Jadi Bupati Banjar Kini Telah Tiada Ibnu Sina Ingin Penerapan PPKM Level IV Banjarmasin Lebih Humanis

Banjarmasin Sekolah Tatap Muka Lagi, Sederet SMP-SD Batal !

- Apahabar.com     Senin, 19 Juli 2021 - 10:13 WITA

Banjarmasin Sekolah Tatap Muka Lagi, Sederet SMP-SD Batal !

Penyebaran Covid-19 yang masih mengancam di zona oranye membuat sejumlah sekolah batal melanjutkan PTM yang sedianya sudah dimulai sejak pekan lalu. apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Kota Banjarmasin kembali menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terhitung mulai pagi ini, Senin (19/7).

Namun begitu, penyebaran Covid-19 yang masih mengancam di zona oranye membuat sejumlah sekolah batal melanjutkan PTM yang sejatinya sudah dimulai sejak pekan lalu.

Dikonfirmasi, Kepala Dinas Pendidikan Banjarmasin, Totok Agus Daryanto membenarkan hal tersebut.

“Iya, ada [batal PTM],” ujarnya diwawancarai sebelum mengikuti rapat di Disdik Banjarmasin.

Meski begitu, Totok mengaku tidak hafal jumlah sekolah yang batal melanjutkan PTM pada pekan ini.

Yang pasti, PTM hari ini tidak semua diikuti oleh satuan pendidikan. Terlebih yang berada di zona oranye penyebaran Covid-19.

Untuk diketahui, Banjarmasin masih memiliki zona oranye penyebaran Covid-19. Mengorek data Dinas Kesehatan, Banjarmasin memiliki 24 zona oranye, 450 zona kuning, dan 1.111 zona hijau.

Guru-Murid Terpapar Covid-19, Disdik Banjarmasin Ungkap Pemicunya, PTM Jalan Terus

Praktis, yang menggelar PTM hanya 26 SMPN dari 35 satuan pendidik tingkat menengah. Misalnya, SMPN 19, SMPN 8, SMPN 33, SMPN 27 dan SMPN 35.

Sedangkan dari 208 Sekolah Dasar Negeri (SN), lebih dari setengahnya atau 196 SDN menggelar PTM.

Satuan pendidik yang tidak menggelar PTM umumnya berada di zona oranye. Zona oranye terbanyak berada di Sungai Lulut, dan Sungai Miai, masing-masing 4 kasus dan 3 kasus.

“Yang diperbolehkan itu zona hijau dan kuning. Kalau mereka oranye untuk sementara kita tunda,” kata Totok.

Karenanya, tak menutup kemungkinan jumlah sekolah yang menggelar PTM bisa berkurang atau bertambah.

Disdik akan merapatkan kembali rencana PTM dengan Kegiatan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) pada hari ini.

Hal itu untuk menentukan apakah sekolah melanjutkan PTM atau tidak, seiring bertambahnya zona oranye di Banjarmasin.

“Selain itu ada indikator vaksinasi guru. Jadi bisa jadi berkurang itu,” ucapnya.

Syarat PTM

Disdik Banjarmasin resmi memperpanjang PTM hingga sepekan ke depan sejak hari ini. Perpanjangan berdasar hasil rapat evaluasi Sabtu (17/7) malam. Namun ada sejumlah syaratnya.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya: 

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarmasin

Banjarmasin

Alokasi Rp 1,5 M, Kawasan Siring Piere Tendean Banjarmasin Bakal Dipagar
banjir kalsel

Banjarmasin

Memprihatinkan, Penampungan Pengungsi Banjir di Terminal Tipe B Banjarmasin Over Kapasitas

Banjarmasin

Pertamina Geber Program Langit Biru, 16 SPBU di Banjarmasin Sediakan Pertalite Harga Diskon
Banjarmasin

Banjarmasin

Polisi Olah TKP Penemuan Mayat Terlilit Rumput di Gatot Subroto Banjarmasin
Kebakaran

Banjarmasin

Kebakaran Pelambuan, Puluhan Rumah Dekat Gudang Karet Ludes
Banjarmasin

Banjarmasin

Siap-Siap! Banjarmasin Godok Perwali Khusus BPK Buntut Kematian Oktavia

Banjarmasin

Polisi Selidiki Hasil Tes Covid-19 Palsu di Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin

Banjarmasin

Catat! Lansia di Banjarmasin Bisa Batal Divaksin Covid-19, Berikut Alasannya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com