Sssttt.. Catcalling Mahasiswi di Banjarmasin Cuma Satu dari Sekian Banyak Kasus KPK Rilis Hasil Penggeledahan Kedua di Amuntai HSU Kritik Pedas Pengamat Soal Komunitas Moge Lintasi Jembatan Alalak Baru Dua Hari Menghilang, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Bawah Kolong Rumah Banjarmasin Utara Nekat Buka Lahan, Dua Penambang Ilegal di Kukar Kaltim Ditangkap

Catat! Imbas Pandemi, Sanksi Administrasi Pajak di Banjarmasin Dihapuskan

- Apahabar.com     Kamis, 29 Juli 2021 - 09:28 WITA

Catat! Imbas Pandemi, Sanksi Administrasi Pajak di Banjarmasin Dihapuskan

Ilustrasi salah satu restoran di Banjarmasin. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemkot Banjarmasin memutuskan untuk menghapuskan sanksi administrasi bagi sektor wajib pajak.

Sanksi itu dihapus demi meringankan beban pengusaha terdampak Pandemi Covid-19.

Peringanan melalui Peraturan Wali Kota (Perwali) Banjarmasin Nomor 31 Tahun 2021 tentang pembebasan sanksi administrasi pajak daerah dari sejumlah sektor.

Antara lain, PBB (Pajak Bumi dan Bangunan), reklame, hotel, restoran dan tempat hiburan. Peringanan ini berlaku hingga 31 Desember mendatang.

Kepala Bakeuda Banjarmasin, Subhan Noor Yaumil menuturkan dikeluarkannya Perwali tersebut tak lain untuk membantu meringankan para pelaku usaha yang selama ini mengalami penunggakan saat bayar pajak.

“Jadi bagi pelaku usaha apabila masih ada tunggakan sampai dengan 2020 ke bawah, berapa kali belum bayar itu kita bebaskan sanksi administrasinya,” ujarnya kepada apahabar.com, Kamis (29/7).

Menurutnya, dari seluruh sektor yang mempunyai tunggakan, sektor PBB lah yang paling banyak terkena sanksi administrasi pajak selama ini.

“PBB yang sampai saat ini masih sektor yang paling banyak tunggakannya,” ungkapnya.

Subhan menjelaskan, jika telat membayar pajak hingga tertunggak, maka akan dikenakan 2 persen dari pajak yang dibayarkan oleh pelaku usaha.

“Dihitung saja kalau sebulan 2 persen dikenakan sanksi administrasi di kali misalnya berapa tahun belum dibayar. Jadi itu lumayan juga dari tunggakan yang ia bayarkan,” tuturnya.

Maka dari itu, ia berharap pelaku usaha bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk membayar pajak yang tertunggak agar terbebas dari beban bunga yang membengkak selama ini.

Di sisi lain, pembebasan sanksi administrasi pajak ini juga turut membantu pelaku usaha yang terdampak.
Setidaknya pelaku usaha bisa sedikit bernafas lega di kondisi yang sulit seperti sekarang ini.

“Diharapkan dari tunggakan-tunggakan itulah yang paling tidak bisa memberikan kontribusi untuk menutupi sektor-sektor lain yang mengalami penurunan,” tambahnya.

Meskipun hal ini akan berdampak pada pendapatan Pemko Banjarmasin, namun disisi lain ia yakin hal ini dapat menarik para pelaku usaha untuk sesegeranya membayar pajak.

“Pasti kurang pendapatan karena adanya PPKM ini juga berpengaruh pada penerimaan kita. Dengan adanya program ini kita lihat juga memang ada tidak tunggakan kalau tidak ada itu tidak tercatat lagi di kita,” pungkasnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Aji Biro Banjarmasin

Banjarmasin

Bedah Problem Pemberantasan Korupsi, AJI Biro Banjarmasin Putar KPK End Game
pasar kuripan banjarmasin

Banjarmasin

Pemilik Dideadline Pukul 16.00 WITA, 14 Kios Pasar Kuripan Banjarmasin Dibongkar Malam Ini

Banjarmasin

Sempat Viral, Dua Pemuda Pembuat Onar di Coffe Break Kertak Hanyar Diringkus Polisi
Banjarmasin

Banjarmasin

Kabar Terkini! Test Antigen Masuk Banjarmasin Tak Lagi Diberlakukan
KIP Kalsel

Banjarmasin

Libatkan 9 Informan Ahli, KIP Kalsel Gelar FGD
Ibnu Sina

Banjarmasin

Jika Resmi Dilantik, Ibnu Sina Fokus Penanganan Banjir dan Covid-19 di Banjarmasin
Bandarmasih

Banjarmasin

Hilang Untung Miliaran, PDAM Bandarmasih Diminta Jangan Cuma Pikir Setoran

Banjarmasin

Ketua DPRD Kalsel Pamer Masker Mewah, Segini Harganya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com