Simpan Sabu di Dapur, Pemuda Kelumpang Tengah Kotabaru Ditangkap Catat Tanggalnya, BPJN Kalsel Tutup Jembatan Paringin Selama Perbaikan Jaringan Internet Telkom Down, Panitia Tes SKD CPNS HSS Tak Kehabisan Akal Ciaatt! Serunya Lomba Lawang Sakepeng Seni Bela Diri Dayak Ngaju di Kapuas Masih Berlangsung! Penggeledahan KPK di Kantor Dinas PUP HSU

Covid-19 Ganas, Australia akan Pulangkan Ratusan Warganya dari Indonesia

- Apahabar.com     Sabtu, 31 Juli 2021 - 11:11 WITA

Covid-19 Ganas, Australia akan Pulangkan Ratusan Warganya dari Indonesia

Ilustrasi. Foto-Net

apahabar.com, CANBERRA – Meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia, membuat otoritas Australia berencana memulangkan sekitar 780 warganya yang ada di Indonesia.

Ratusan warga Australia itu meminta bantuan pemerintahan Perdana Menteri (PM) Scott Morrison setelah kesulitan mem-booking penerbangan komersial dari wilayah Indonesia.

Seperti dilansir Detik.com dari The Australian Financial Review, Sabtu (31/7), penerbangan pemulangan warga Australia dari Indonesia, tepatnya dari Bali, direncanakan akan diberangkatkan pada 18 Agustus mendatang, dengan tujuan Darwin, Northern Territory.

“Penerbangan direncanakan berangkat dari Denpasar pada 18 Agustus, masih membutuhkan persetujuan akhir,” sebut seorang juru bicara Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT).

“Kami terus mengeksplorasi opsi-opsi bagi warga Australia untuk kembali,” imbuhnya.

Pada Rabu (28/7) waktu setempat, seperti dilansir Sydney Morning Herald, seorang juru bicara DFAT menyatakan pihaknya tengah ‘mencari semua opsi yang tersedia untuk membantu warga Australia yang rentan di Indonesia untuk kembali’.

“Kami bekerja sama dengan Qantas dalam opsi penerbangan komersial yang difasilitasi bagi warga Australia yang rentan untuk meninggalkan Indonesia,” ujar juru bicara tersebut.

“Sekitar 780 warga Australia (termasuk warga negara dan permanent resident) di Indonesia saat ini terdaftar dengan Departemen Luar Negeri dan Perdagangan ingin kembali dan sekitar 350 orang di antaranya dianggap rentan. Jumlah warga Australia yang terdaftar sering berubah menurut kondisi orang-orang,” terangnya.

Diketahui bahwa saat ini tidak ada penerbangan komersial yang beroperasi dari Bali menuju Australia. Pemerintah Singapura yang biasanya menjadi pilihan transit warga negara asing, telah melarang para penumpang transit yang terbang dari Indonesia.

Satu penerbangan langsung mingguan yang tersisa untuk rute Jakarta-Australia sudah penuh di-booking hingga akhir tahun.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Longsor Sukabumi, Sudah 15 Korban Ditemukan Tewas
apahabar.com

Nasional

Aturan Baru TBA, Garuda Susah Kejar Target Untung

Nasional

84 Penerbangan Dari dan Menuju Bali Dihentikan Sementara
apahabar.com

Nasional

Pertama di Eropa, Slovenia: Good Bye Corona!

Nasional

VIDEO: Geram Dengan UU KPK, Hacker Indonesia Serang Situs Resmi Kemendagri
apahabar.com

Nasional

Tsunami Selat Sunda: Menhub Kunjungi Posko Basarnas di Labuan, 19 Korban Kembali Ditemukan
Kilang

Nasional

Dahsyatnya Kebakaran Kilang Balongan: 3 Terpental, 1 MD, Ratusan Jiwa Mengungsi
Bella Hadid

Internasional

Dukung Palestina, Bella Hadid Dikritik Pemerintah Israel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com