Gelar Aksi Saat Jokowi ke Banjarmasin, BEM Kalsel: Hanya Kebetulan Kecelakaan Maut di Sepagar Kotabaru, 2 Orang Tewas di Tempat Besok Jokowi ke Tanbu, Pangdam VI Mulawarman Turun Cek Pasukan Datang ke Banjarmasin, Jokowi Bakal Disambut Unjuk Rasa Kedok Perusahaan Pinjol Kotabaru Terbongkar: Nagihnya Pakai Ancaman, Kantor Jadi Tontonan

Covid-19 Melonjak, Kalsel Tak Masuk Zona Merah

- Apahabar.com     Rabu, 7 Juli 2021 - 10:26 WITA

Covid-19 Melonjak, Kalsel Tak Masuk Zona Merah

Ilustrasi pembatasan mobilitas masyarakat. Foto-detikcom

apahabar.com, BANJARBARU – Dinas Kesehatan Kalsel melaporkan daerah di Banua rata-rata sudah masuk zona oranye dan kuning.

“Tapi setiap pekan ada perubahan. Tergantung perkembangan kasus Covid-19 di masing-masing daerah,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, M Muslim, Rabu (7/7).

Meski begitu, lonjakan kasus Covid-19 masih terjadi. Muslim menuturkan sebagian besar merupakan klaster keluarga. Juga tidak terlepas dari mobilitas masyarakat.

“Faktor ini yang masih perlu diperhatikan,” bebernya.

Banua juga harus mewaspadai pergerakan masyarakat dari daerah Jawa dan Bali, kata dia, sebab dua pulau ini tengah terjadi lonjakan kasus Covid-19 cukup tinggi.

“Harus waspada dengan selalu meningkatkan prokes, jika tak berkepentingan, tidak perlu mobilitas keluar,” imbaunya.

Lantas bagaimana regulasi pembatasan mobilitas yang kini tengah diterapkan?

Muslim menjawab, Kalsel masih berpedoman dengan aturan pada PPKM mikro.

Kasus Covid-19 di Banua terus membubung. Sepekan terakhir, kasus positif Covid-19 di Kalsel naik 87,9 persen. Sedangkan kasus aktif bertambah 45,1 persen, Selasa (6/7).

Terdapat penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 55 orang dari 9 kabupaten/kota di Banua.

Dari 9 daerah itu 15 berasal dari Tanah Bumbu, 13 Batola, 9 Tanah Laut, 6 Banjarbaru, 4 HSU, 3 di Tapin-HST serta 1 orang di Kabupaten Banjar dan HSS.

Adapun pasien sembuh dari Covid-19, kata dia, ada 69 orang. Terdiri dari 22 dari Banjarbaru, 18 Tanah Bumbu, 13 Tanah Laut, 7 HST, 5 Kabupaten Banjar, 3 Kotabaru dan 1 dari Batola.

“Sedangkan korban meninggal, ada 3 orang. 2 dari Batola dan 1 Kabupaten Tapin,” ujar Muslim.

Sementara, pasien dirawat saat ini sebanyak 2,88 persen.

Muslim terus mengimbau kepada masyarakat agar tetap mengedapankan prokes Covid-19 demi menekan penyebaran virus corona.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

SMP Swasta Tutup, Guru PNS Dialokasikan ke Negeri
Cetak KIA Terbanyak di Kalsel, Pemkab Tanbu Terima Penghargaan

Kalsel

Cetak KIA Terbanyak di Kalsel, Pemkab Tanbu Terima Penghargaan
apahabar.com

Kalsel

Hasil Swab Belum Keluar, Data Covid-19 Tabalong Tak Bergerak
apahabar.com

Kalsel

Malam Hari, Desa Bati-Bati Tanah Laut Merah Membara
Tim SAR

Kalsel

Dukung Operasi Cepat, Basarnas Banjarmasin Latih Puluhan Tim SAR
Badut Jalanan

Kalsel

Duh, Badut Jalanan Mulai Marak di Batola
apahabar.com

Kalsel

Buntut Pernyataan Presiden Perancis, Sejumlah Massa Demo di DPRD Kalsel Siang Ini
apahabar.com

Kalsel

BREAKING NEWS..!!! Api Bikin Geger Kampung Jawa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com