Armada Batu Bara Nebeng Fasum, Puluhan Pemuda Kotabaru Turun ke Jalan Megaproyek 4 Smelter Haji Isam, Prof Mutia Bilang Begini  Kata Pemprov Soal Megaproyek 4 Smelter Haji Isam di Kalsel Bersih-bersih Badut Jalanan di Kapuas, Satu dari Banjarmasin Terjaring Resmi Dubes, Pengganti ‘Urang Banua’ Jadi Jubir Jokowi Masih Tanda Tanya

Dear Bunda, Ahli Gizi Ungkap Alasan Penting Anak 5-12 Tahun Wajib Bergerak Aktif

- Apahabar.com     Kamis, 29 Juli 2021 - 08:19 WITA

Dear Bunda, Ahli Gizi Ungkap Alasan Penting Anak 5-12 Tahun Wajib Bergerak Aktif

FOTO: Dear Bunda. anak usia sekolah atau 5-12 tahun setidaknya harus melakukan aktivitas fisik selama 60 menit per hari, lho. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Dear Bunda. Anak usia sekolah atau 5-12 tahun setidaknya harus melakukan aktivitas fisik selama 60 menit per hari, lho.

Alasannya karena dapat mempengaruhi tumbuh kembang tulang, otot dan otaknya.

Ketua Indonesia Asosiasi Ahli Gizi Olahraga (ISNA), Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes mengatakan tulang dan otot anak memang telah diatur sedemikian rupa untuk terus bergerak agar tulang dan ototnya bertumbuh.

Akan tetapi, setiap gerakan anak harus dilakukan dengan baik yakni yang terukur dan teratur.

“Gerakan yang seperti itu akan mengoksigenisasi jaringan tubuh anak. Kalau jaringan tubuh anak ada tulang, ada otot, ada sel, otak kalau teroksigenisasi dengan baik maka tulang akan bertumbuh dengan baik, otot juga berkembang dengan baik maka pertumbuhan tinggi badannya akan maksimal apalagi kalau dia mengkonsumsi kalsium sesuai kebutuhan dia,” ujar dr. Rita dilansir Antara, Kamis (29/7).

Untuk proses belajar juga demikian. Sebab, otak anak membutuhkan energi yang didapatkan dari karbohidrat kompleks sekaligus butuh oksigen untuk bisa membuat otak tersebut melakukan proses berpikir.

Oksigen akan didistribusikan ke otak kalau seorang anak aktif bergerak.

“Jadi gerakan itu sangat menentukan bagaimana mengoptimalisasi pertumbuhan anak dan juga optimalisasi berpikirnya anak, juga untuk memorinya anak,” kata peraih gelar Doktor dari Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia itu.

“Tidak hanya itu gerakan yang terstruktur dan terukur juga berdampak pada imunitas anak. Setiap gerakan anak akan menstimulasi aktivitas di dalam saluran cerna,” lanjut dr. Rita.

Lebih lanjut dr. Rita menjelaskan, di dalam saluran certa terdapat mikrobiota yang bertanggung jawab untuk mengaktifkan kerja imunitas.

Ini juga bertanggung jawab menyerap zat gizi yang bertuhas untuk mengeluarkan hormon bahagia pada otak.

“Jadi semakin rajin bergerak dengan yang terukur dan terstruktur anak akan makin happy dan pencernaannya makin baik, imunitas makin tinggi,” ujar dr. Rita.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Covid-19

Nasional

Duh, 1 dari 19 Dokter Terinfeksi Covid-19 Meninggal Dunia
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi: Pembatasan Sosial Perlu Didampingi Kebijakan Darurat Sipil
LIDA 2021

Gaya

Grand Final LIDA 2021: Ratna Dapat Standing Applause Seluruh Juri, Soimah Doakan Juara 1

Gaya

Diblokir Twitter dkk, Eks Presiden Amerika Serikat Donald Trump Bikin Medsos Sendiri
apahabar.com

Gaya

Jalan-Jalan ke E & Kopi, Tempat Ngopi dan Diskusi Masyarakat Satui
apahabar.com

Nasional

Pinangki Akui Cerita Pertemuan dengan Djoko Tjandra ke Sesama Jaksa
apahabar.com

Nasional

Sosok Emen, Buruh Pembunuh PSK Online Gara-Gara Tisu Magic
apahabar.com

Nasional

Polisi Selidiki Keberadaan Sunda Empire di Lhokseumawe
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com