Update Pemakaman Istri Guru Ijai: Sekumpul Lengang, Polisi Berjaga di Puluhan Titik Banjarmasin PPKM Berjilid-jilid: Prokes Malah Jeblok, Kematian Pecah Rekor! Ditegur Saat Minum Miras, Dua Pemuda Banjar Bacok Pria di Banjarmasin Timur Hoaks Jenazah Covid-19 di Banjarbaru Diburu Polisi, Kadinkes Doakan Pelaku Insyaf “Kalsel Lagi Sakit”, Aktivis Lingkungan Beri Catatan Kritis ke BirinMU

Dilema PTM di HST, dari Tren Kasus Covid-19 Hingga Guru Menolak Divaksin

- Apahabar.com     Jumat, 16 Juli 2021 - 19:52 WITA

Dilema PTM di HST, dari Tren Kasus Covid-19 Hingga Guru Menolak Divaksin

Pemeriksaan kesehatan kepada siswanya saat simulasai PTM 21 Juni 2021 lalu. Foto-dok/apahabar.com/Lazuardi

apahabar.com, BARABAI – Di tengah upaya Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah ingin melaksanakan Pembalajaran Tatap Muka (PTM) justru dihadapkan sebuah dilema.

Pertama, soal tren kasus Covid-19 HST yang cenderung meningkat. Kedua, terdapat tenaga pendidik menolak divaksin.

Meski saat ini tidak seluruh wilayah HST berstatus zona merah, namun jika tenaga pendidikan belum seluruhnya divaksin, otomatis PTM tidak bisa digelar.

Sebab, hal itu merupakan salah satu syarat digelarnya PTM yang tetapkan pemerintah pusat bagi sekolah di zona hijau atau oranye.

Langkah tegas pun terpaksa diambil Pemkab HST. Pj Sekda HST, M Yani menegaskan akan memberikan sanksi administrasi hingga pemutusan kontrak kerja bagi tenaga pendidik yang menolak vaksin.

Yani mengetahui masih ada beberapa guru yang menolak divaksin tanpa alasan medis.

“Yang menolak vaksin dengan alasan ideologis akan kami putus kontrak kerjanya. Kita akan buat instrumennya. Contoh kasus di Taman Kanak-kanak ada satu guru kontrak yang menolak divaksin. Kalau masih tidak mau, kita putus kontraknya,” kata Yani kepada apahabar.com, Jumat (16/7).

Yani menambahkan Pemkab HST tak akan memberikan izin sekolah jika ada guru dan tenaga pendidik di satuan pendidikan yang belum divaksin.

“Kecuali punya alasan medis. Misal punya riwayat penyakit atau komorbit itupun dibuktikan dengan surat. Kita juga akan mencarikan solusinya bagi guru yang hamil,” ungkap Yani.

Soal vaksinasi, Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) HST, M Anhar merincikan sudah ada 3.438 atau 81,58 persen guru yang divaksin.

Angka ini melebihi vaksinasi dari dua pekan lalu yang hanya 61 persen.

Memang, kata Anhar, ada beberapa sebab non medis dan medis sehingga guru belum mau divaksin.

Di antaranya ada 103 yang hamil dan yang komorbid sebanyak 207.

“Jika digabung, sudah 88,94 persen capaian vaksinasi,” terang Anhar.

Stok Vaksin HST

Lantas, bagaimana dengan stok vaksin di HST? Pemkab HST, kata Yani, sudah meminta 10.000 dosis.

Namun sayangnya, yang datang hanya 3.000 dosis. “Memang saat ini vaksin sedang sulit tapi kita terus mengupayakan supaya pasokan aman,” ungkap Yani.

Rencana PTM yang dijadwalkan per 19 Juli ini pun harus ditunda. Pasalnya trend kasus Covid-19 meningkat. Penundaannya mencapai sepekan.

Padahal, per 19 Juli ini ada beberapa satuan pendidikan yang diambil sampelnya untuk simulasi PTM.

Di bawah Disdik HST, dari sampel sekolah yang diajukan ada 39 sekolah yang memenuhi syarat.

Namun di antaranya berada pada zonasi merah sehingga 7 sekolahan batal mengikuti PTM.

Sedangkan di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) ada sebanyak 36 madrasah. Di semua jenjang akan dilakukan simulasi PTM.

Penundaan ini merupakan yang kedua kalinya setelah sebelumnya direncanakan dibuka 12 Juli lalu.

“Di Kecamatan Barabai saja sudah masuk zona merah. Kalau kabupaten kita masuk zona oranye. Tapi indikator zona oranye dan merah itu sangat tipis. Jadi kesehatan dan keselamatan warga HST prinsip utama,” kata Yani.

Tren Kasus Covid-19

Perkembangan kasus Covid-19 yang dirilis Diskomino berdasarkan data Dinkes HST per hari ini, ada 18 orang terkonfirmasi positif Covid-19. HST pun masuk zona oranye atau sedang.

Secara kumulatif orang yang terkonfirmasi positif ada 1.339. Dari jumlah itu, 1.142 di antaranya sembuh, 4 orang suspek, 104 dalam perawatan dan meninggal 94 orang.

Sesuai dengan instruksi Bupati HST Aulia Oktafiandi, nantinya pembukaan PTM terbatas harus mendapat rekomendasi dari posko PPKM Mikro tingkat desa dan kelurahan.

“Jadi, mulai hari ini sudah dimulai pelaksanaan pendirian PPKM Mikro, sudah ada anggaran 8 persen alokasi dana desa yang bisa digunakan,” papar Pj Sekda HST, M Yani.

Keputusan pasti tanggal PTM terbatas dimulai akan diumumkan pada tanggal 23 Juli 2021.

“Dalam sepekan ini kita akan terus berupaya menekan penyebaran Covid-19,” tutup Yani.

Sementara itu Anhar menambahkan, ada ketetapan agar sekolah di bawah satuan pendidikan masing-masing instansi yang menaunginya bisa menggelar PTM diluar sampel atau yang ditunjuk.

Ketetapan itu yakni, jenjang setara pendidikan dini seperti PAUD atau RA diperbolehkan jika zonasinya desa atau kelurahan berada pada zona hijau.

Sementara untuk setingkat sekolah dasar yang berada pada zonasi desa berada pada zonasi hijau atau oranye.
Begitu pula dengan sekolah setingkat menengah pertama dan menengah atas maupun kejuruan di zonasi kecamatan.

“Ini akan dinamis. Jika zonasi pada satuan pendidikan mengalami zona merah maka akan ditutup. Rencananya seperti itu,” kata Anhar.

Selain itu, satuan pendidikan juga wajib melakukan pengajuan dengan memperbarui izin orang tua siswa, daftar periksa seperti vaksinasi guru dan zonasi dari Satgas Covid-19 per kecamatan.

“Untuk pengajuan ini, satuan pendidikan wajib menyerahkannya pada masing-masing instansi yang menaungi. Kemudian dari dinas mengajukan ke Satgas Covid-19 tingkat kabupaten. Termasuk satuan pendidikan di bawah naungan provinsi. Keputusannya berdasarkan Satgas nantinya,” terang Anhar.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Benawa HST

HST

Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Tersenyum Saat Dipindah ke Rutan Barabai
Kejari HST

HST

Selama 2021, Kejari HST Eksekusi Puluhan Terpidana Narkoba hingga Tipikor

HST

Suasana Haru Warnai Rehab Rumah Warga oleh Kodim 1002/HST

HST

Kafilah HST Targetkan Masuk 6 Besar di MTQ ke-33 Kalsel
apahabar.com

HST

Sepi, Penetapan Paslon Pilkada di HST Hanya Ditempel di Depan Kantor KPU
apahabar.com

HST

Simpan Ratusan Pil Jin, Warga Barabai Diciduk John Lee CS
apahabar.com

HST

Resmikan TPS-3R di Samhurang HST, Wabup Berry: Lahirkan Pemberdayaan Masyarakat

HST

Usai Nyabu, Dua Warga Gambah HST Diringkus John Lee CS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com