Simpan Sabu di Dapur, Pemuda Kelumpang Tengah Kotabaru Ditangkap Catat Tanggalnya, BPJN Kalsel Tutup Jembatan Paringin Selama Perbaikan Jaringan Internet Telkom Down, Panitia Tes SKD CPNS HSS Tak Kehabisan Akal Ciaatt! Serunya Lomba Lawang Sakepeng Seni Bela Diri Dayak Ngaju di Kapuas Masih Berlangsung! Penggeledahan KPK di Kantor Dinas PUP HSU

Dukung Penerapan Syariah, Bank Mandiri Pamit dari Aceh Mulai 30 Juli

- Apahabar.com     Kamis, 29 Juli 2021 - 12:32 WITA

Dukung Penerapan Syariah, Bank Mandiri Pamit dari Aceh Mulai 30 Juli

Bank Mandiri pamit dari Aceh per 30 Juli 2021. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pamit dari Aceh mulai 30 Juli nanti.

Saat ini Bank Mandiri tengah menuntaskan penutupan di Aceh sebagai bentuk dukungan perseroan kepada masyarakat Aceh.

Di mana Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS) Nomor 11 tahun 2018 akan efektif diterapkan pada 4 Januari 2022 di wilayah tersebut.

Artinya, lembaga keuangan di Aceh masih memiliki waktu hingga tahun 2022 untuk secara penuh menerapkan praktik dan prinsip keuangan syariah.

Rencananya, Bank Mandiri akan menghentikan operasional tiga kantor cabang terakhirnya pada 30 Juli 2021.

Ketiga cabang tersebut berlokasi di wilayah Banda Aceh, Lhokseumawe dan Langsa.

Direktur Jaringan dan Retail Banking Bank Mandiri Aquarius Rudianto mengatakan, langkah tersebut menjadi bagian akhir dari rangkaian penutupan seluruh 52 kantor cabang di Aceh yang dilakukan sejak awal proses sosialisasi Qanun LKS.

Tak hanya itu, Bank Mandiri juga telah menyerahkan sejumlah aset perseroan kepada Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai representasi Mandiri Group di Provinsi Aceh, mengkonversi 35 cabang ke dalam jaringan kantor BSI dan mengalihkan rekening Dana Pihak Ketiga (DPK) maupun kredit ke BSI.

“Atas penghentian operasional cabang terakhir ini, kami ingin mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Aceh atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan kepada Bank Mandiri. Kami optimis Provinsi Aceh dapat terus tumbuh dan berkembang menjadi provinsi yang makmur dan sejahtera,” ujar Aquarius seperti dilansir Antara, Rabu (28/7) kemarin.

Agar dapat memenuhi kebutuhan dan pelayanan nasabah terkait penerapan Qanun LKS tersebut, lanjut Aquarius, Bank Mandiri akan membentuk kantor fungsional di tiga lokasi yaitu Banda Aceh, Lhokseumawe dan Langsa.

“Keberadaan kantor fungsional ini diharapkan dapat membantu melayani transisi penyelesaian hak dan kewajiban para nasabah Bank Mandiri,” kata Aquarius.

Sekadar diketahui, mengacu pada Pasal 2 dalam Qanun tersebut menjelaskan, setiap lembaga keuangan yang beroperasi di Aceh wajib menerapkan prinsip syariah. Aqad keuangan di Serambi Mekah pun wajib menggunakan prinsip syariah.

Selanjutnya di dalam pasal 65 aturan tersebut dijelaskan, lembaga keuangan yang beroperasi di Aceh wajib menyesuaikan dengan Qanun tersebut paling lama sejak aturan tersebut diundangkan.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Gelaran Pemilu Sukses, Industri Manufaktur Diyakini Bakal Meningkat
BJB

Ekbis

Yuk, Intip Sederet Pola Kemitraan Bank Bjb yang Berandil Majukan UMKM
Obligasi

Ekbis

Imbal Hasil Obligasi AS Turun, Rupiah Berpeluang Menguat
apahabar.com

Ekbis

Kotabaru (Masih) Menanti Dana Bagi Hasil Migas di Blok Sebuku
apahabar.com

Ekbis

Pacu Ekspor, Kemenperin Genjot Industri Smeler Nikel
apahabar.com

Ekbis

UU Cipta Kerja Dinilai Bisa Perkuat Produksi Pangan Domestik
Per Hari Ini, Harga Pertamax di Kalsel Jadi Rp 9.200

Ekbis

Per Hari Ini, Harga Pertamax di Kalsel Jadi Rp 9.200
Bjb

Ekbis

Majukan Sektor UMKM, Bank bjb Jadikan Perusahaan Mitra sebagai Off Taker
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com