Sssttt.. Catcalling Mahasiswi di Banjarmasin Cuma Satu dari Sekian Banyak Kasus KPK Rilis Hasil Penggeledahan Kedua di Amuntai HSU Kritik Pedas Pengamat Soal Komunitas Moge Lintasi Jembatan Alalak Baru Dua Hari Menghilang, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Bawah Kolong Rumah Banjarmasin Utara Nekat Buka Lahan, Dua Penambang Ilegal di Kukar Kaltim Ditangkap

Fakta Sejarah Jembatan Barito: Sempat Ingin Diberi Nama Soeharto hingga Terpanjang di Asia Tenggara

- Apahabar.com     Sabtu, 24 Juli 2021 - 15:14 WITA

Fakta Sejarah Jembatan Barito: Sempat Ingin Diberi Nama Soeharto hingga Terpanjang di Asia Tenggara

Jembatan Barito. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Jembatan Barito termasuk ikon Kalimantan Selatan (Kalsel).

Tepat Jumat (23/7) kemarin, jembatan penghubung antara Kalsel-Kalteng ini telah berusia 24 tahun.

Namun, tahukah Anda terdapat sejumlah fakta menarik terkait peresmian dan pemberian nama Jembatan Barito?

1. Terpanjang di Asia Tenggara pada masanya

Jembatan Barito diresmikan langsung oleh Presiden kedua Republik Indonesia, Soeharto pada Rabu, 23 April 1997.

Pada masa itu, Jembatan Barito masuk nominasi jembatan terpanjang di Asia Tenggara. Dengan panjang
1.082 meter dan lebar 10 meter.

Berhadir pula sejumlah menteri pada peresmian Jembatan Barito.

Di antaranya Mendagri Moh Yogie SM, Mensesneg Moerdiono, Menristek BJ Habibie, Mensas lnten Soeweno dan Menteri PU Radinal Moochtar.

2. Sempat ingin diberi nama Jembatan Soeharto

Dalam sambutannya, Presiden Soeharto mengungkapkan, DPRD Tingkat I Kalsel telah mengambil keputusan untuk mengusulkan nama Jembatan Soeharto kepada jembatan tersebut.

Presiden Soeharto pun menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehormatan itu.

“Namun pemberian nama jembatan dengan nama Soeharto ditolak beliau karena khawatir dapat menimbulkan sikap kultus individu,” ucap Dosen Prodi Pendidikan Sejarah FKIP ULM, Mansyur kepada apahabar.com, Sabtu (24/7).

“Oleh karena itu, Presiden Soeharto mengganti nama Jembatan Soeharto menjadi Jembatan Barito,” sambungnya.

Presiden Soeharto berharap agar akses lalu-lintas jalur darat menuju Kalteng, Kalbar, dan Kaltim bisa berjalan lancar.

“Berarti terbukanya peluang bagi kemajuan perekonomian dan pengembangan wilayah Kalsel,” kata Mansyur menirukan pernyataan Presiden Soeharto.

3. Kontruksi tahan 1 abad

Mansyur menyebutkan kabel baja Jembatan Barito dipesan khusus dari Kanada. Sedangkan rangka bajanya dari Australia.

Untuk bagian kontruksi tower, konstruksi beton dan sebagainya dibuat langsung di Indonesia. Jembatan ini dijamin berkekuatan 100 tahun.⁣

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Gugatan Korban Banjir

Banjarmasin

Tak Mengaku Salah, Pemprov Kalsel Minta PTUN Tolak Gugatan Korban Banjir
apahabar.com

Kalsel

Resmikan Hutan Pers, Jokowi Tanam Pohon Raksasa di HPN 2020
apahabar.com

Kalsel

KPU Kalsel Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pemula Lewat Lomba Band Pentas Musik Jingle Pemilu 2019
Jembatan Gorong-gorong

Kalsel

Jembatan Gorong-gorong Jalan Raya Batakan Tala Terancam Ambruk
apahabar.com

Kalsel

PWNU Kalsel Minta Aparat Usut Tuntas Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber
apahabar.com

Kalsel

Badan Restorasi Gambut Targetkan 2 Juta Hektar Lahan di Kalimantan Dipulihkan
apahabar.com

Kalsel

Ringankan Beban Warga, Forpam Jual Sembako Murah Pelanggan PDAM Bandarmasih

Kalsel

Kepergok Lalai Bertugas di Idulfitri, Dua Oknum Dishub Banjarmasin Dimutasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com