Cuaca Kalsel Hari Ini: Tak Ada Peringatan Dini, Semua Wilayah Cerah! Cari Keadilan untuk Rekannya, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kejati Kalsel Akhirnya, Pelaku Pembunuhan Guru di RM Wong Solo Tanbu Tertangkap Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta

Gandeng EFI, Batola Gadang Produk Baru Fesyen dari Purun

- Apahabar.com     Jumat, 23 Juli 2021 - 17:33 WITA

Gandeng EFI, Batola Gadang Produk Baru Fesyen dari Purun

Sejumlah warga Desa Asia Baru, Kecamatan Kuripan, melakukan penanaman ribuan bibit purun. Foto: Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Meningkatkan ketersediaan bahan baku, Pemkab Barito Kuala dan Eco Fesyen Indonesia (EFI) melakukan penanaman purun di Kecamatan Kuripan, Kamis (23/7).

Terdapat total 200.000 bibit atau masing-masing 50.000 bibit yang ditanam di atas lahan seluas 1 hektar di Desa Asia Baru, Jarenang, Kabuau dan Jambu.

“Penanaman ini merupakan upaya meningkatkan komitmen masyarakat dalam menjaga lahan purun sebagai bagian dari tata ruang desa,” papar Merdi Sihombing, pendiri dan CEO EFI.

“Di sisi lain, pemanfaatan purun sudah menjadi bagian kearifan lokal masyarakat, serta telah menjadi salah satu sumber penghasilan rumah tangga,” imbuhnya.

Seiring penanaman dalam skala besar, EFI menargetkan purun tidak lagi hanya dianyam menjadi tikar, bakul atau topi.

“Faktanya purun dapat dikembangkan menadi produk fesyen bernilai ekonomi tinggi. Tentu semuanya membutuhkan pendampingan dan penguatan pengrajin purun, serta penyediaan sarana dan prasarana,” urai Merdi.

“EFI juga akan melakukan strategi branding melalui pembuatan film bertajuk sustainable fashion dengan latarbelakang budaya Dayak Bakumpai,” tambahnya.

EFI sendiri dipercaya melaksanakan program inkubator Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) sejak 2020.

Program ini didanai Pemerintah Norwegia dan dikelola United Nations Office for Project Services(UNOPS).

Selain di Batola, program restorasi gambut ini telah dilaksanakan di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Sementara salah satu kegiatan rutin yang dilakukan EFI adalah Eco Fashion Week Indonesia. Event ini pertama kali diselenggarakan pertengahan 2018 di Gedung Stovia Jakarta.

“Melalui kerjasama ini, kami berharap ke depan pengrajin purun di Batola mampu memproduksi berbagai barang, terutama yang menyangkut fesyen,” sahut Bupati Hj Noormiliyani AS.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pemkab Batola

Jelang Penerapan PPKM Level 4 di Batola, Pj Gubernur Kalsel Beri Penekanan
apahabar.com

Pemkab Batola

Kejar Penunggak Pajak Sarang Walet, Batola Gandeng Kejaksaan
apahabar.com

Pemkab Batola

Mengoptimalkan Gedung Bekas, Batola Diapresiasi Ombudsman

Pemkab Batola

Semarak Resepsi Hari Jadi Batola, Dari Karnaval Daur Ulang Hingga Band Radja

Pemkab Batola

Songsong 2021, Barito Kuala Prioritaskan Pelayanan Publik
apahabar.com

Pemkab Batola

Relaksasi PSSB, Destinasi Wisata di Batola Masih Ditutup

Pemkab Batola

Sempat Terkendala Server, Batola Sah Capai Target Vaksinasi 70 Persen
apahabar.com

Pemkab Batola

SAKIP Batola 2018, Distan TPH Pecah Rekor
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com