Resmi, PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang 3 Pekan Setelah Viral Kisah Perjuangan Istri Alm Brimob Kalsel Hidupi 8 Anak Kronologi Lengkap Pembunuhan di Pelambuan Gara-Gara Istri Diganggu Fakta Baru Duel Maut di Sungai Miai Banjarmasin, Hanya Gara-Gara Rumput Laka di Kapar HST: Pengendara Vario Nyungsep ke Kolong Colt L-300

Gelar Munassus, SekNas Jokowi Bentuk Kepengurusan Baru

- Apahabar.com     Selasa, 27 Juli 2021 - 11:59 WITA

Gelar Munassus, SekNas Jokowi Bentuk Kepengurusan Baru

Ilustrasi. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Pascameninggalnya Ketua Umum M. Yamin (22/3/2019) dan Sekjen Dedy Mawardi (7/7/2021), Sekretariat Nasional Jaringan Organisasi dan Komunitas Indonesia (SekNas Jokowi) menggelar Munas Khusus (Munassus) untuk membentuk kepengurusan baru (2021-2023).

Dalam surat keterangan yang diterima apahabar.com, Selasa (27/7), Munassus tersebut digelar secara virtual dan diikuti oleh pengurus DPN, DPW, Organisasi Sayap dan Para Deklarator pada Minggu 25 Juli 2021.

Dibuka oleh Deputi II Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi BNPB, Harmensyah, sekaligus membahas penanganan Covid-19 nasional dan keterlibatan SekNas Jokowi di dalamnya.

Pada Munassus tersebut menetapkan Rudiantara (Mantan Menteri Kominfo Kabinet Kerja 2014-2019) sebagai Dewan Penasehat SekNas Jokowi, Guruh Hermawan menjadi Ketua Umum DPN, dan Tumpak Sitorus menjadi Sekjen DPN.

Kepengurusan baru SekNas Jokowi merupakan satu kesatuan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) yang bersifat kolektif dan kolegial, dalam melaksanakan tugas bersifat kolektif kolegial dilaksanakan oleh 11 Dewan Pimpinan Nasional (DPN) terdiri 7 unsur DPW.

Dalam pembukaan Munassus tersebut, Pjs. Ketua Umum Sereida Tambunan mengatakan, “Munassus ini merupakan upaya penyelamatan organisasi sejak kekosongan kepemimpinan. Sekarang ini, SekNas Jokowi seharusnya ikut serta dalam membantu pemerintah menangani pandemi Covid-19 ini.”

“Pjs Ketum Sereida Tambunan meminta agar SekNas Jokowi mengesampingkan kepentingan pribadi dan golongan, tetapi harus bersama pemerintah gotong royong di masa pandemi Covid-19 ini. Pandemi Covid-19 ini sudah menimbulkan banyak korban, ekonomi merosot dan semua ini membutuhkan pertolongan serius,” katanya.

Menurut Sereida, Pemerintah Joko Widodo sudah melakukan upaya terbaik dalam penanganan pandemi Covid-19, tetapi tetap diperlukan semangat kemanusiaan dan jiwa gotong royong. Dia mengharapkan, semua kader SekNas siap bersama pemerintah dan BNPB/BNPBD untuk terjun langsung ke masyarakat. Sebab, banyak persoalan muncul dari berbagai daerah mulai dari keterbatasan vaksin sampai dengan oksigen.

Selain itu, ada persoalan pendidikan dan juga stunting harus mendapat perhatian. Untuk itu, kata Sereida, SekNas Jokowi harus mendukung program pemerintah.

Sementara itu, Harmensyah dari BNPB sangat mengapresiasi sikap SekNas Jokowi yang ikut terlibat dan bekerjasama dengan BNPB/BNPBD dalam sosialisasi dan edukasi mengenai pandemi Covid-19.

Dia juga mengajak, SekNas Jokowi untuk berkolaborasi dengan relawan pandemi Covid-19 yang ditangani BNPB. “Kami juga ada relawan, yang tentu sangat baik untuk saling bekerja sama,” katanya.

Harmensyah juga membeberkan berbagai upaya yang dilakukan pemerintah untuk menangani pandemi Covid-19. Dia menegaskan, kalau stok vaksin mencukupi untuk melakukan vaksinasi sesuai dengan sasaran. Dia juga mengharapkan, bantuan dari SekNas Jokowi untuk menyampaikan kepada pemerintah mengenai temuan di lapangan.

“Saat ini, pemerintah sedang berusaha untuk mendirikan tempat isolasi mandiri (isoman) terpusat. Kita mengharapkan baik pemerintah, swasta dan komunitas bersama mendirikan tempat isoman terpusat,” katanya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Pasca Bencana Tsunami, Tim Gabungan Terus Cari Korban
apahabar.com

Nasional

BPD Aceh Sebut Mardani H Maming Layak Pimpin HIPMI
apahabar.com

Nasional

Hukum Mati LGBT di Brunei, Inggris Minta Warganya Tak Diganggu
apahabar.com

Nasional

Survei LSI: Pemerintahan Jokowi Punya Modal Besar Atasi Intoleransi
apahabar.com

Nasional

Temukan Coretan Soal Teror di New Zealand, Polisi Menduga Masjid di AS Dibakar
FPI

Nasional

Laskar FPI Tewas Ditembak Polisi, Komnas HAM Bentuk Tim Investigasi

Nasional

Nadiem Nyatakan Semua Guru Honorer Berpeluang Jadi P3K pada 2021
apahabar.com

Nasional

Mahfud Tanggapi Isu Wabup Nduga Mundur Sebagai Manuver Politik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com