Armada Batu Bara Nebeng Fasum, Puluhan Pemuda Kotabaru Turun ke Jalan Megaproyek 4 Smelter Haji Isam, Prof Mutia Bilang Begini  Kata Pemprov Soal Megaproyek 4 Smelter Haji Isam di Kalsel Bersih-bersih Badut Jalanan di Kapuas, Satu dari Banjarmasin Terjaring Resmi Dubes, Pengganti ‘Urang Banua’ Jadi Jubir Jokowi Masih Tanda Tanya

Harga Meroket, Pemerintah Berencana Razia Gudang Obat Covid-19

- Apahabar.com     Selasa, 6 Juli 2021 - 00:45 WITA

Harga Meroket, Pemerintah Berencana Razia Gudang Obat Covid-19

Ilustrasi obat untuk pasien Covid-19. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Pemerintah berencana melakukan razia ke gudang-gudang obat Covid-19 mulai Kamis mendatang (8/7).

Tindakan itu diambil lantaran harga obat di pasaran sudah melonjak naik dalam beberapa hari terakhir.

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah memberi kesempatan untuk para penjual obat mengembalikan harga obat seperti sedia kala.

“Apabila dalam tiga hari ke depan kami masih mendapatkan harga-harga obat cukup tinggi atau terjadi kelangkaan, maka kami akan mengambil langkah-langkah tegas dengan merazia seluruh gudang-gudang mereka yang sudah kami identifikasikan keberadaannya,” kata Luhut, kutip dari CNN Indonesia.

Dia menyebut harga jual sejumlah obat-obatan sudah meroket. Luhut mencontohkan harga Ivermectin yang semula di bawah Rp10 ribu, kini sudah dijual puluhan ribu Rupiah.

Luhut menyampaikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sudah membuat ketentuan harga eceran obat-obatan Covid-19. Dia meminta produsen dan penjual obat mengikuti ketentuan itu.

Dia menugaskan kepolisian untuk merazia gudang-gudang penimbun obat. Menurutnya, kepolisian bisa menyeret para penimbun ke jalur hukum.

“Kamis tidak boleh terjadi kelangkaan. Kita jangan diatur oleh orang-orang yang serakah,” ujarnya.

“Kita harus tindak tegas. Kita sudah peringatkan dan tidak mendengarkan peringatan kita, kita akan tindak tegas,” ujar Luhut.

Sementara itu, Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya bakal melakukan patroli bersama guna mencegah terjadinya kelangkaan obat-obatan di wilayah Jakarta. Wakapolda Metro Jaya Brigjen Hendro Pandowo mengatakan patroli ini merupakan tindak lanjut dari instruksi yang disampaikan Luhut.

Selain patroli, kata Hendro, pihaknya juga bakal menerjunkan personel untuk melakukan tindakan tegas jika terbukti ada oknum yang melakukan penimbunan.

“Juga menurunkan baik petugas terbuka maupun tertutup untuk melakukan tindakan tegas, penyidikan jika ada orang-orang yang masih memanfaatkan nyawa orang lain untuk menimbun keuntungan,” tuturnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nasional

Muhammadiyah Telah Salurkan Rp 1 Triliun untuk Tangani Covid-19
apahabar.com

Nasional

Mendiang Ani Yudhoyono Ternyata Penggemar Makanan Khas Inggris Fish and Chips
apahabar.com

Nasional

Cara Media Asing Beritakan Tsunami Selat Sunda
apahabar.com

Nasional

Bersiap Ikuti 2 Pameran Internasional, Jokowi: Tampilkan Wajah Indoensia
Polda

Nasional

Polda Metro Jaya Siap Bubarkan Aksi 1812
apahabar.com

Nasional

Jenguk Wiranto, Ryamizard Doakan Cepat Sembuh
apahabar.com

Nasional

Nama Amien Rais Terseret dalam Isu Lahan Prabowo  

Nasional

SBY ‘Tantang’ Airlangga, Luhut dan BIN Sebut Dalang Kerusuhan Demo Tolak UU Omnibus Law
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com