Duel Maut, Kakek Aniaya Tetangga hingga Tewas di Banjarmasin Terancam Hukuman Berat Ke Kalsel, Jokowi Tak Hanya Resmikan Jembatan Sei Alalak Prokes Dilonggarkan, Arab Saudi Hapus Aturan Jaga Jarak di Masjidil Haram Geger! Warga Hilir Kotabaru Temukan Mayat Bayi dalam Kardus Setelah Kakak, Sang Adik yang Hilang di Hampang Kotabaru Ditemukan Meninggal

Hari Pertama Penyekatan di Perbatasan Kapuas, Puluhan Kendaraan Putar Balik

- Apahabar.com     Senin, 5 Juli 2021 - 20:47 WITA

Hari Pertama Penyekatan di Perbatasan Kapuas, Puluhan Kendaraan Putar Balik

Kapolsek Kapuas Timur Iptu Eko Sutrisno melakukan pemeriksaan terhadap dokumen perjalanan yang dibawa oleh salah satu sopir truk. Foto-Irfansyah

apahabar.com, KUALA KAPUAS – Hari pertama penyekatan perjalanan di perbatasan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah di Kabupaten Kapuas, sebanyak puluhan kendaraan terpaksa putar balik arah, Senin (5/7).

“Ini hari pertama kami melakukan penyekatan, hingga pukul 16.00 Wib ada sebanyak 40 kendaraan yang ingin masuk ke wilayah Kalteng kami putar balikan,” kata Kapolsek Kapuas Timur Iptu Eko Sutrisno.

Eko bilang, puluhan kendaraan pelaku perjalanan tersebut diminta putar balik arah karena tidak melengkapi syarat perjalanan yaitu surat tes bebas Covid-19 yang di tunjukan hasil negatif tes RT-PCR yang waktunya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam.

Atau hasil negatif rapid tes antigen dalam kurun waktu pengambilan 1 x 24 jam sebelum keberangkatan dengan stempel basah atau barcode di klinik pemerintah atau swasta yang terdaftar di Dinkes provinsi atau kabupaten tempat asal pelaku perjalanan.

“Karena tidak bisa menunjukan syarat perjalanan itu maka mereka tidak bisa masuk ke wilayah Kalteng dan kegiatan penyekatan ini kami lakukan secara ketat guna mencegah lonjakan kasus Covid- di wilayah Kalteng,” ujar Eko.

Mantan Kapolsek Kapuas Barat ini pun berharap masyarakat dapat mengerti terhadap pelaksanaan tugas penyekatan yang dilakukan pihaknya di perbatasan Kalsel-Tengah tersebut guna mencegah penyebaran Covid-19 yang semakin masif di wilayah Kalteng.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar mengurangi atau tidak melakukan mibilisasi yang sekiranya tidak perlu, karena ada persyaratan yang harus dipenuhi ketika melaksanakan perjalanan baik keluar maupun masuk ke wilayah Kalteng,” pungkas Eko Sutrisno.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Minim Pendaftar, Lelang Jabatan Sekda Kapuas Diperpanjang
apahabar.com

Kalteng

Kemunculan Anak Buaya Resahkan Karyawan Perkebunan Sawit di Pulang Pisau

Kalteng

Ini Jam Kerja ASN di Kapuas Selama Ramadan

Kalteng

Kotim Mulai Sekolah Tatap Muka, Hanya SMP Ini Diizinkan Satgas Covid-19
apahabar.com

Kalteng

Dua Pasein Covid-19 di Barut Sembuh, Selangkah Lagi Kembali ke Zona Kuning

Kalteng

Sebar Video Asusila dengan Pacar, Pemuda di Kapuas Ditangkap, Motifnya Sakit Hati
apahabar.com

Kalteng

Sepekan Direndam Banjir, Getek Jadi Primadona di Barut
apahabar.com

Kalteng

Kisah Babinsa yang Sumbangkan 4 Sepatu Boots di Musim Karhutla
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com