Update Covid RI 15 Oktober, Kalsel Sembilan Terbawah, Jakarta Teratas PDIP Pamer Jago Capres 2024: Puan, Ganjar hingga Mardani H Maming KPK Tinggalkan Markas Brimob Tabalong, Penyidikan Berlanjut Acil Pasar Terapung Siap-Siap, Siring Piere Tendean Bakal Dibuka Lagi! OTT Amuntai, Enam Mobil Tiba di Brimob Tabalong

Heboh Bear Brand, IDI Komentari Isi Kandungan Susu Beruang

- Apahabar.com     Senin, 5 Juli 2021 - 09:11 WITA

Heboh Bear Brand, IDI Komentari Isi Kandungan Susu Beruang

Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Profesor Zubairi Djoerban. Foto-istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Bear Brand atau susu beruang dari Nestle baru-baru ini tengah menjadi buruan masyarakat. Susu ini dipercaya banyak orang di Indonesia mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit termasuk Covid-19.

Masyarakat pun ramai-ramai memborong susu tersebut. Susu steril dari Swiss itu mulai langka di pasaran dan harganya yang melonjak mahal baik di offline maupun e-commerce.

Bila dilihat kandungan gizi yang ada dalam produk susu kemasan di pasaran sama antara satu produk dan lainnya. Kandungan gizi yang ada di dalam susu beruang seperti protein, karbohidrat, kalium, bahkan garam.

Bahkan, beberapa susu kemasan juga mencantumkan kandungan vitamin dan mineral yang terdapat dalam produk susu cairnya.

Lantas bagaimana sebenarnya khasiat mengonsumsi susu beruang dan benarkah bisa menyembuhkan atau tangkal Covid-19?

Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Profesor Zubairi Djoerban membantah susu beruang bisa menyembuhkan Covid-19. Kandungan dalam susu disebut tidak bisa membunuh virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 dalam tubuh.

“Susu beruang untuk mengobati Covid-19, ya tentu saja tidak bisa, susu beruang tak bisa mematikan virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19,” kata Zubairi.

Zubairi juga menjelaskan apa yang dibutuhkan masyarakat saat ini untuk terlindung dari pandemi tidak hanya konsumsi susu. Dibutuhkan konsumsi sayuran, buah, karbohidrat, vitamin, serta mineral yang didapatkan dengan makan makanan beragam.

“Sebenarnya mau minum susu beruang atau susu bubuk lainnya itu silahkan saja. Tidak ada yang lebih baik atau lebih buruk, kecuali susu kental manis yang proteinnya rendah,” katanya.

“Tapi untuk mendapatkan nutrisi yang baik itu harus makan mengandung sayur, buah, karbohidrat, vitamin, dan mineral, jadi enggak cuman susu,” ujarnya lagi.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Hari Kedua, Deretan Calon Menteri yang Dipanggil Jokowi
apahabar.com

Nasional

Jokowi: BRIN Agar Identifikasi Riset Strategis dan Solutif
apahabar.com

Nasional

Mereka yang Menjunjung Tinggi Kode Etik Jurnalistik, Nyawa Pun Dipertaruhkan
Relawan Bengkel Kula Kula Selamatkan Kendaraan Jemaah yang Bermasalah

Nasional

Relawan Bengkel Kula Kula Selamatkan Kendaraan Jemaah yang Bermasalah
apahabar.com

Nasional

Minyak Turun di Asia, Ketegangan Perdangangan Picu Kecemasan Ekonomi
Batik Air

Nasional

Kronologi Pesawat Batik Air Tabrak Garbarata di Bali
apahabar.com

Nasional

BREAKING NEWS: Jokowi Teken UU Ciptaker 1.187 Halaman, Nomor 11 Tahun 2020
apahabar.com

Nasional

Dor! Mantan Kepala BPN Denpasar Tembak Dirinya Sendiri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com