BREAKING! Gugatan Jilid II Denny Indrayana Rontok, MK Kuatkan Kemenangan BirinMu Coffee Shop Banjarmasin Dibobol Maling, Terekam CCTV Pelaku Telanjang Bulat PPKM Level IV, Covid-19 di Banjarmasin-Banjarbaru Malah Naik…. LEGAWA! Tim H2D Ucapkan Terima Kasih ke Warga Kalsel MK Jelaskan Insiden Cegat Mobil di Gugatan Jilid II Denny Indrayana

IDI Panggil Dokter Lois Soal Pernyataan Tak Percaya Covid-19

- Apahabar.com     Minggu, 11 Juli 2021 - 12:50 WITA

IDI Panggil Dokter Lois Soal Pernyataan Tak Percaya Covid-19

Ilustrasi Covid-19. Foto-Pixabay

apahabar.com, JAKARTA – Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Ikatan Dokter Indonesia (MKEK IDI) memanggil dokter Lois Owien terkait pernyataannya soal Covid-19.

Pernyataan dokter Lois viral terkait Covid-19 saat menjadi narasumber di acara Hotman Paris Show.

“MKEK sedang panggil yang bersangkutan,” ucap Daeng dikutip CNNIndonesia.com, Minggu (11/7).

Saat ini, MKEK IDI sedang menunggu respons dari dr. Lois. Daeng mengatakan belum ada kepastian kapan diskusi MKEK IDI dengan Lois akan dilakukan.

“Kami menunggu respons yang bersangkutan,” imbuh Daeng.

Ia juga belum dapat memastikan apakah pihaknya akan membawa hal ini ke jalur hukum atau tidak. Menurutnya, semua ini akan bergantung dengan diskusi MKEK IDI dengan Lois.

Sementara Daeng menyebut keanggotaan Lois sudah kedaluwarsa. Artinya, Lois tak lagi anggota IDI saat ini.

“Keanggotaannya sudah kedaluwarsa,” jelas Daeng.

Sebelumnya, pernyataan Lois soal covid-19 menjadi perbincangan warganet di media sosial. Mengutip salah satu video di Youtube channel Miftah’s TV, terdapat salah satu wawancara pengacara Hotman Paris.

Hotman bertanya apakah Lois percaya dengan covid-19 dalam acara tersebut. Lalu, Lois menjawab tidak percaya.

“Menurut Ibu yang dikubur dengan cara protokol kesehatan Covid-19, menurut ibu dokter apakah itu meninggal karena virus corona atau tidak?” tanya Hotman dalam tayangan tersebut.

Dokter Lois Owien menjawab “bukan”. Menurutnya, mereka yang dikubur dengan tata cara protokol kesehatan Covid-19 meninggal karena interaksi antar obat.

 

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Nadiem: 2020 UN Masih Diselenggarakan
apahabar.com

Nasional

Jokowi Mau Tambah Menteri, Ketua KPK: Sudah Terlalu Banyak
1812

Nasional

Amankan Demo 1812, Sebanyak 5.000 Personel Gabungan Dikerahkan
apahabar.com

Nasional

Kadivhumas Polri Nostalgia di Polresta Banjarmasin
Mahkamah Konstitusi

Nasional

KPU Sebut Jabatan Ma’ruf Amin di Bank Syariah Tak Langgar Hukum

Nasional

OPM Ultimatum Pekerja Indonesia Segera Tinggalkan Papua
apahabar.com

Nasional

Bupati Lampung Utara Mundur dari NasDem Usai Terkena OTT KPK
apahabar.com

Nasional

Survei LSI: Pemerintahan Jokowi Punya Modal Besar Atasi Intoleransi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com