3 Profesor Bertarung di Pilrek UIN Antasari, DEMA-Senat Beri Sederet Catatan Kritis Arab Saudi Izinkan Wisatawan Asing Masuk Mulai 1 Agustus, Intip Syaratnya Siap-siap! Sejumlah Kawasan Banjarmasin Timur Bakal Alami Gangguan Air Bersih Jokowi: Lompatan Kasus Covid-19 Bisa Direm karena PPKM DITANGKAP! Pengeroyok-Penusuk Remaja di Warung Miras Banjarmasin

Insentif Untuk 23.000 Nakes Baru Sudah Disiapkan

- Apahabar.com     Sabtu, 17 Juli 2021 - 23:52 WITA

Insentif Untuk 23.000 Nakes Baru Sudah Disiapkan

Ilustrasi tenaga kesehatan. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Pemerintah sudah menyiapkan insentif untuk tenaga kesehaan (nakes) yang baru.

Masing-masing untuk 3.000 dokter dan 20 ribu perawat yang akan direkrut guna menghadapi pandemi Covid-19.

Insentif nakes diberikan tambahan karena Rumah Sakit darurat membutuhkan tenaga dokter dan tenaga kesehatan.

“Akan direkrut 3.000 dokter baru dan 20 ribu perawat, di mana insentifnya harus disediakan, maka kami menambahkan Rp1,08 triliun,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers virtual di Jakarta seperti dilansir Antara, Sabtu (17/7) malam.

Insentif tersebut akan melengkapi anggaran insentif sebelumnya Rp 17,3 triliun. Sehingga total insentif kepada nakes sebesar Rp18,4 triliun.

“Nanti percepatan untuk pencairan Bapak Menteri Kesehatan yang bisa menjelaskan, tapi kita sudah sediakan anggarannya,” kata Bendahara Negara itu.

Kementerian Keuangan, kata Sri Mulyani, telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 1,17 triliun untuk pengadaan obat dan vitamin.

Semua itu akan dibagikan gratis kepada pasien Covid-19 yang sedang melakukan isolasi mandiri di rumah.

“Kita mengalokasikan Rp1,17 triliun. Yang tadinya Rp770 miliar, kita tambah Rp400 miliar sehingga akan mencapai Rp1,17 triliun. Ini paket obat yg untuk isolasi mandiri, beda dengan di perawatan di RS,” ujarnya.

Sedangkan untuk anggaran konversi gedung menjadi rumah sakit darurat seperti Wisma Haji di Pondok Gede, Jakarta, kemudian di Surabaya, Boyolali, Bandung dan Yogyakarta, akan mencapai Rp2,75 triliun.

“Bapak menteri kesehatan dan jajaran membangun berbagai pusat rumah sakit darurat di dalam mengantisipasi kenaikan jumlah Covid-19 ini. Asrama-asrama haji dikonversi menjadi rumah sakit darurat di Pondok Gede, di Surabaya, di Boyolali, di Bandung, di Yogyakarta. itu membutuhkan anggaran Rp2,75 triliun,” kata Menkeu.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Abu Janda

Nasional

Hari Ini, Abu Janda Diperiksa Bareskrim Soal Cuitan ‘Islam Arogan’
TNI-KKB

Nasional

BREAKING! Baku Tembak TNI-KKB di Intan Jaya, 1 Tewas
apahabar.com

Nasional

KPK Soroti Praktik Korupsi Sektor Swasta di Pilkada
Tes Kumur

Nasional

Kemenkes: Tes Kumur Deteksi Covid-19 Kantongi Izin Edar
apahabar.com

Nasional

Jika Kalsel Jadi Ibu Kota, Paman Birin Janji Keruk Sungai Martapura

Nasional

Soroti Arogansi Firli Cs, ICW Minta SK 75 Pegawai Via Jokowi
apahabar.com

Nasional

Penyanyi Yopie Latul Meninggal Dunia karena Covid-19
apahabar.com

Nasional

Viral di Sosmed, Aksi Heroik Bocah 10 Tahun Rela Merenggang Nyawa Lindungi Ibunya dari Pemerkosaan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com