3 Profesor Bertarung di Pilrek UIN Antasari, DEMA-Senat Beri Sederet Catatan Kritis Arab Saudi Izinkan Wisatawan Asing Masuk Mulai 1 Agustus, Intip Syaratnya Siap-siap! Sejumlah Kawasan Banjarmasin Timur Bakal Alami Gangguan Air Bersih Jokowi: Lompatan Kasus Covid-19 Bisa Direm karena PPKM DITANGKAP! Pengeroyok-Penusuk Remaja di Warung Miras Banjarmasin

Jadi Budak Sabu, Suami Istri di Tabalong Masuk DPO

- Apahabar.com     Jumat, 16 Juli 2021 - 14:06 WITA

Jadi Budak Sabu, Suami Istri di Tabalong Masuk DPO

Ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, TANJUNG – Polres Tabalong menetapkan pasangan suami istri (Pasutri) warga Desa Murung Karangan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait penyalahgunaan narkotika.

Blandis dan istri ditetapkan sebagai DPO terkait pengungkapan kasus narkotika jenis sabu-sabu dengan tersangka AZ (27) warga kelurahan Sulingan Kecamatan Murung Pudak, Tabalong yang ditangkap 13 Juli, dengan barang bukti 2 paket sabu seberat 0,11 gram.

Kapolres Tabalong AKBP M Muchdori melalui Kasubag Humas Iptu Mujiono mengatakan penetapan keduanya sebagai DPO berdasarkan pengakuan AZ yang membeli sabu dari tangan Blandis.

“Blandis sendiri sudah tiga kali ditahan atas tindak pidana penyalahgunaan narkotika,” jelasnya, Kamis (15/7).

Selain sudah tiga kali menjalani tahanan, Blandis juga pernah masuk DPO.

“Blandis juga masuk DPO Polres Tabalong sebanyak dua kali,” ungkap Iptu Mujiono.

Kasus yang menyeret Blandis dan istrinya bermula dari Satresnarkoba Polres Tabalong menangkap seorang warga Sulingan Kecamatan Murung Pudak.

Pria berinisial AZ (27) ditangkap karena memiliki narkotika jenis sabu-sabu.

Kapolres Tabalong AKBP M Muchdori melalui Kasubag Humas Iptu Mujiono mengatakan dari penangkapan tersebut Satresnarkoba menyita barang bukti dua paket yang berisikan serbuk kristal warna bening diduga sabu-sabu seberat 0,11 gram dan juga satu unit handphone android.

“Barbuk diduga sabu-sabu disita dari dalam saku celana depan bagian kanan dan kursi ruang tengah di sebuah toko miliknya,” ungkapnya.

Penangkapan pelaku bermula dari laporan warga bahwa sering terjadi pesta narkoba di sebuah toko milik AZ.

Mendapat laporan tersebut petugas yang dipimpin Kasat Resnarkoba Iptu Sutargo, langsung mendatangi toko yang dimaksud dalam informasi tersebut.

Saat itu pelaku terlihat gugup dan takut atas kehadiran polisi.

“Setelah digeledah ditemukan 1 paket diduga sabu di kantongnya, kemudian petugas menemukan lagi 1 paket di kursi ruang tengah,” jelas Mujiono.

Menurut pengakuan AZ, sabu itu diperolehnya dengan cara membeli dari seseorang bernama Blandis, Warga Desa Murung Karangan Kecamatan Muara Harus, Tabalong.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pengamanan di Gereja

Tabalong

Lakukan Pengamanan di Gereja, Polsek Tanta Imbau Jemaat Patuhi Prokes Covid-19

Tabalong

Puluhan Kades di Tabalong Akhiri Masa Tugas, Sementara Dijabat ASN Kecamatan

Tabalong

Puluhan Guru di Tabalong Divaksin Dosis Kedua, Polisi Lakukan Pengamanan
apahabar.com

Tabalong

Siswa Ikuti Proses Belajar di Kebun, Koramil Muara Uya Lakukan Pendampingan

Tabalong

Dirawat di Sambang Lihum, Wahyu Warga Tabalong Sudah Stabil

Tabalong

Lima Warga Tabalong Kepergok Langgar Prokes Covid-19
apahabar.com

Tabalong

Kunker ke Tabalong, Plt Gubernur Kalsel Kunjungi Ruang Isolasi Covid-19
Hari Guru Nasional

Tabalong

Hari Guru Nasional di Tabalong, Bupati Anang Syakhfiani Berikan Penghormatan Khusus
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com