Update Pemakaman Istri Guru Ijai: Sekumpul Lengang, Polisi Berjaga di Puluhan Titik Banjarmasin PPKM Berjilid-jilid: Prokes Malah Jeblok, Kematian Pecah Rekor! Ditegur Saat Minum Miras, Dua Pemuda Banjar Bacok Pria di Banjarmasin Timur Hoaks Jenazah Covid-19 di Banjarbaru Diburu Polisi, Kadinkes Doakan Pelaku Insyaf “Kalsel Lagi Sakit”, Aktivis Lingkungan Beri Catatan Kritis ke BirinMU

Jelang IdulAdha, Satgas Covid-19 HSS Pastikan Tak Ada Penutupan Tempat Ibadah

- Apahabar.com     Senin, 19 Juli 2021 - 15:18 WITA

Jelang IdulAdha, Satgas Covid-19 HSS Pastikan Tak Ada Penutupan Tempat Ibadah

Masjid Agung Taqwa Kandangan, salah satu tempat ibadah yang melaksanakan salat IdulAdha dengan prokes ketat. Foto-apahabar.com/Nuha

apahabar.com, KANDANGAN – Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) memastikan bahwa tempat ibadah tidak ditutup menjelang pelaksanaan Salat IdulAdha 1442 hijriah besok, Senin (19/7).

Hal ini disampaikan setelah rapat koordinasi Satgas Covid-19 bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSS di Aula Rakat Mufakat.

Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten HSS Achmad Fikry mengatakan, umat Islam diharapkan menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan penyebaran Covid-19 secara ketat dalam melaksanakan Salat Ied.

“Saya minta laksanakan sesuai prokes termasuk saat penyembelihan hewan kurban, besok masih bisa salat,” terangnya.

Achmad Fikry meminta supaya panitia pelaksana pembagian daging kurban tidak dilakukan dalam bentuk penyerahan kupon.

“Lebih baik diantar ke rumah langsung. Kalau kupon, meskipun dibatasi masih ada kemungkinan penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Selaku Bupati HSS, Achmad Fikry juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar menjaga kerukunan atara sesama satu dengan yang lainnya.

Sementara itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten HSS menyampaikan tentang pelaksanaan IdulAdha 1442 hijriah sesuai edaran Kementerian Agama Republik Indonesia.

Menurut Sekretaris MUI HSS Khairani, pelaksanaan maksimal 50 persen dari kapasitas tempat ibadah masing-masing dengan khutbah IdulAdha paling lama 15 menit.

“Jemaah wajib menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan sebelum masuk masjid serta membawa peralatan salat sendiri,” kata Khairani.

Selanjutnya, waktu pelaksanaan penyembelihan hewan kurban dilakukan selama tiga hari yakni 11 hingga 13 Dzulhijjah dan disarankan di Rumah Pemotongan Hewan Ruminasia (RPH R)

“Kalau penuh bisa diluar RPH R dengan prokes ketat, kami minta hanya dilakukan panitia dan saksi yang berkurban,” tandasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

Tunggu Keputusan MK, Warga Banjarmasin Diimbau Bersatu Memajukan Banua
apahabar.com

Kalsel

Bangunan Baru Ponpes Ummul Qura di Amuntai Utara Ambruk, Tiga Pekerja Terluka
CPNS Kalsel 2021

Kalsel

CPNS Kalsel 2021 Kembali Dibuka, Formasi Guru Paling Banyak

Kalsel

TMMD 2020 di Banjar Siap Dilaksanakan, Pangdam Ingatkan Protokol Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Kawal TPS Pemilu 2019, GP Ansor Kalsel Jamin Tak Terjadi Gesekan
apahabar.com

Kalsel

Tangkapan 300 Kg Sabu, Kapolda Kalsel Bersyukur Anggotanya Tak Tergiur
apahabar.com

Kalsel

Tahun Baru, Banjir dan Puting Beliung Ancam Banua
apahabar.com

Kalsel

Soal PJU-TS di Tanah Bumbu, Pengamat: SHM Berperan Besar!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com