Simpan Sabu di Dapur, Pemuda Kelumpang Tengah Kotabaru Ditangkap Catat Tanggalnya, BPJN Kalsel Tutup Jembatan Paringin Selama Perbaikan Jaringan Internet Telkom Down, Panitia Tes SKD CPNS HSS Tak Kehabisan Akal Ciaatt! Serunya Lomba Lawang Sakepeng Seni Bela Diri Dayak Ngaju di Kapuas Masih Berlangsung! Penggeledahan KPK di Kantor Dinas PUP HSU

Karhutla di Tapin Terjadi Lagi, 2 Hektare Lahan Nonproduktif Terbakar

- Apahabar.com     Sabtu, 31 Juli 2021 - 17:46 WITA

Karhutla di Tapin Terjadi Lagi, 2 Hektare Lahan Nonproduktif Terbakar

Kondisi lahan yang terbakar di Desa Sungai Rutas Hulu, Kecamatan Candi Laras Selatan, Kabupaten Tapin. Foto-Pusdalops-PB BPBD Tapin for apahabar.com

apahabar.com, RANTAU – BPBD Kabupaten Tapin melakukan groundcheck atau pengecekan lapangan ke lokasi dua titik panas atau hotspot potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Candi Laras Selatan.

Operator Pusdalops-PB BPBD Tapin, Ridha Wahyudin mengatakan bahwa ada dua titik panas yang mereka temukan di Desa Sungai Rutas Hulu di kecamatan tersebut.

“Dari 2 laporan yang diterima, setelah dilakukan groundcheck ternyata merupakan 1 titik yang sama yang berada di Desa Sungai Rutas Hulu. Kami mendapatkan laporan kejadian sekitar pukul 14.00 Wita,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dua titik panas yang terpantau satelit tersebut ada di Desa Sungai Rutas Hulu, Kecamatan Candi Laras Selatan, dan keduanya berada di satu area.

“Yang terbakar jenis lahan Semak Belukar [nonproduktif]. Luas lahan terbakar kurang lebih 2 hektare. Lokasi titik api ada di perbatasan lahan sawit PT. KIU dan PT. KAP,” ujar Ridha.

Namun demikian, Personil dari PT. KAP dan PT. KIU sempat melakukan pemadaman dan bersiaga di sekitar lokasi. Beruntung di lokasi lahan yang terbakar sempat turun hujan.

“Di Area kebakaran sempat turun hujan dengan intensitas ringan-sedang. Alhamdulillah kondisi terkini api berangsur padam,” tutupnya.

Diwartakan sebelumnya, BPBD Kabupaten Tapin melakukan groundcheck atau pengecekan lapangan ke lokasi dua titik panas atau hotspot potensi terjadinya Karhutla, Rabu (28/7) lalu.

“Objek yang terbakar semak belukar, di titik Koordinat -2.8766 115.1696 kurang lebih satu hektare sedangkan di koordinat -2.8748 115.1669 kisaran setengah hektare,” jelas Operator Pusdalops-PB BPBD Tapin, Muhammad Ikhsan

Lebih lanjut, dua 2 hotspot yang terpantau satelit tersebut ada di Kelurahan Bitahan, Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin dan keduanya berada di satu area.

Setelah dilakukan pemeriksaan, memang ada lahan semak belukar yang terbakar. “Kondisi api sudah padam,” ujar Ikhsan.

 

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Tanbu: 2 PDP dari Simpang Empat
apahabar.com

Kalsel

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Optimis Pertahankan Akreditasi

Kalsel

VIDEO: Lomba Jukung Berlatar Jembatan Ambruk Meriahkan HUT RI ke-74
apahabar.com

Kalsel

Iduladha Perdana Tanpa Sang Guru, Masjid Jami Diserbu Peziarah
apahabar.com

Kalsel

Kunjungi Kampung Tangguh di Meratus, Kapolda Kalsel: Upaya 3T Harus Didukung Masyarakat
apahabar.com

Kalsel

Pemkot Tetap Revitalisasi Pasar Sudimampir Baru Meski Ditolak Pedagang
apahabar.com

Kalsel

Bupati HSS Minta Kades Karasikan Buat Program Mensejahterakan Masyarakat
apahabar.com

Kalsel

357 Penderita DBD, 1 Meninggal, Dinkes Belum Tetapkan Kalsel KLB
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com