3 Profesor Bertarung di Pilrek UIN Antasari, DEMA-Senat Beri Sederet Catatan Kritis Arab Saudi Izinkan Wisatawan Asing Masuk Mulai 1 Agustus, Intip Syaratnya Siap-siap! Sejumlah Kawasan Banjarmasin Timur Bakal Alami Gangguan Air Bersih Jokowi: Lompatan Kasus Covid-19 Bisa Direm karena PPKM DITANGKAP! Pengeroyok-Penusuk Remaja di Warung Miras Banjarmasin

Kasus Covid-19 Kalsel, Pemerintah Mesti Buka Layanan Kesehatan Online

- Apahabar.com     Minggu, 18 Juli 2021 - 12:05 WITA

Kasus Covid-19 Kalsel, Pemerintah Mesti Buka Layanan Kesehatan Online

Ilustrasi pasien Covid-19. Foto-Shutterstock

apahabar.com, BANJARMASIN – Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel meminta kepada Gugus Tugas untuk membuka layanan kesehatan secara online bagi pasien Covid-19 yang tidak bergejala dan bergejala ringan yang melaksanakan isoman.

“Kita minta Gugas Tugas dapat membuka layanan medis online bagi pasien Isoman Covid-19,” kata Ketua Komisi IV M Lutfi Syaifuddin, Minggu (18/7) pagi.

Sebab, menurut politikus Gerindra ini, pasien Covid-19 yang Isoman juga membutuhkan penanganan medis. Sementara mereka sulit mendapatkan layanan konsultasi maupun pengobatan.

“Pemprov Kalsel bisa mengupayakan,” harapnya.

Politikus vokal ini bilang, meski Kalsel tidak termasuk zona merah, namun masih ada yang belum menerapkan protokol kesehatan (Prokes). Padahal prokes adalah cara untuk meminimalisir penularan. Apalagi sekarang sudah bermunculan varian baru, tidak mustahil merambah ke Kalsel.

“Makanya Pemprov Kalsel dan masyarakat harus sudah mempersiapkan diri dalam penanggulangan,” imbaunya

Mudahan di Kalsel yang kini berpenduduk lebih empat juta jiwa dapat mengantisipasi dan mempersiapkan diri. “Semoga Kalsel tidak seperti di Jakarta,” harapnya.

Dilaporkan orang terpapar Covid-19 di Kalsel kembali meningkat. Per Sabtu (17/7/2021) ada 645 orang dinyatakan positif Covid-19.
Jumlah ini meningkat dibanding beberapa hari lalu yang menyentuh 400 orang per hari.

Dari laporan Dinas Kesehatan Kalsel orang yang paling banyak tertular Covid-19 berasal dari Kota Banjarmasin yakni 179 orang, Banjarbaru 133 orang, Banjar 100 orang, Tanah Laut 85 orang.

Kemudian Kabupaten Barito Kuala 35 orang, Kotabaru 33 orang, Tanah Bumbu 25 orang, Hulu Sungai Tengah 20 orang, Tapin 19 orang, Tabalong 8 orang, Hulu Sungai Selatan 3 orang, Balangan 3 orang dan Kabupaten Hulu Sungai Utara 2 orang.

Sementara yang sembuh hanya 88 orang dan meninggal 6 orang. Orang yang meninggal ini dilaporkan sejak 15-16 Juli.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ungkap Kasus Sabu 65,2 Gram, Barbuk Langsung Dimusnahkan
apahabar.com

Kalsel

Pelajar di Tanah Bumbu Deklarasi Dukung Pelantikan Presiden
apahabar.com

Kalsel

Tak Bayar THR, Dua Perusahaan di Kalsel Dilaporkan !
apahabar.com

Kalsel

Mungkinkah Kalsel New Normal? Pengamat: Masyarakat Harus New Behavior Positive

Kalsel

Peringati Hari Buku Sedunia, Dispersip Kalsel Akan Gelar Webinar Bareng Andi Arsyil
apahabar.com

Kalsel

Darurat Covid-19, Kumpulkan Massa di Banjarbaru Dikenakan Pasal Berlapis
apahabar.com

Kalsel

Terima Ratusan Aduan, Ombudsman Kalsel: Didominasi Sengketa Agraria
Apahabar.com

Kalsel

Dilaporkan Berkali-kali, Tim Hukum BirinMu: Kaji Hukum Secara Holistik dan untuk Kebaikan!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com